• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Jumat, Oktober 9, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Market

Kencana Energi Siap Lepas 25% Saham ke Publik

by Admin Stabilitas
22 Juli 2019 - 00:00
5
VIEWS
Kencana Energi Siap Lepas 25% Saham ke Publik
0
SHARES
5
VIEWS

JAKARTA, Stabilitas – PT Kencana Energi Lestari Tbk telah memastikan bakal melepas sebagian sahamnya ke publik melalui mekanisme Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offering/IPO).Rencananya jumlah saham yang bakal dilepas sebanyak-banyaknya 977.683.300 lembar saham atau setara dengan 25 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Saham tersebut ditawarkan dengan kisaran harga Rp250 hingga Rp420 per saham, sehingga dana segar yang bisa diraup perusahaan dari aksi korporasi ini bisa diperkirakan sebesar Rp255 miliar hingga Rp410 miliar.

  • Baca juga: Investor Muda Tembus 55 Persen Tapi Kuasai Aset Minim, Analis Ingatkan Risiko Saham Rp1 dan Short Selling

“Proses IPO ini akan kami lakukan pada 20 Agustus 2019 mendatang. Persiapan sudah kami lakukan dengan beberapa aspek, yaitu menggunakan laporan keuangan konsolidasi yang diaudit untuk cut off 31 MAret 2019, lalu juga perijinan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI),” ujar Chief Financial Officer (CFO) PT Kencana Energi Lestari Tbk, Giat Widjaja, dalam public expose perusahaan, di Jakarta, Jumat (19/7) lalu.

BERITA TERKAIT

No Content Available

Dalam proses IPO kali ini, menurut Giat, pihaknya juga berencana melakukan employee stock allocation (ESA) sebanyak-banyaknya dua persen dari jumlah saham yang bakal dilepas, atau sekitar 19,55 juta saham. Guna membantu proses yang ada, perusahaan telah menunjuk RHB Sekuritas, Bahasa Sekuritas dan Mirae Asset Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi perusahaan.

  • Baca juga: Lindungi Investor: BEI Wajibkan Saldo Laba Positif di Papan Utama dan Hapus Batas Minimal Harga IPO

Terkait prospek atas respon pasar terhadap sahamnya, Giat meyakini bakal mendapatkan respon yang bagus dari kalangan investor Tanah Air. “Kami memiliki profil usaha yang unik dengan business model penyediaan energi terbarukan (renewable energy) yang didukung dengan kontrak penyediaan listrik jangka panjang power purchase agreement (PPA) kepada PLN. Kerjasama ini berlaku selama 20 tahun hingga 30 tahun sejak dioperasikannya pembangkit listrik tenaga air. Dengan konsep bisnis semenarik ini, saya yakin respon investor bakal sangat bagus,” tutur Giat.

Senada dengan Giat, Chief Executive Officer sekaligus chairman PT Kencana Energi Lestari Tbk, Henry Maknawi, meyakini bahwa profil perusahaannya bakal diminati investor lantaran memiliki prospek bisnis yang sangat menjanjikan. Tak hanya itu, peluang pengembangan usaha di sektor yang digelutinya juga masih sangat luas dan menggiurkan.

  • Baca juga: Himpun Dana Rp186 Triliun: OJK Pacu Reformasi Struktural Pasar Modal dan Inovasi Produk Baru

“Sehingga dengan terbukanya peluang kepemilikan modal oleh publik, maka kami juga berkesempatan untuk dapat mengakses alternative pembiayaan lain, yang bakal memperkuat potensi pertumbuhan usaha,” papar Henry.

Nantinya, sebesar 55 persen dari dana hasil IPO ini rencananya bakal digunakan untuk mendukung pengembangan usaha hydro power plant dan energi terbarukan lain. Lalu sekitar 25 persen lagi bakal dimanfaatkan sebagai modal kerja. “Terakhir, sekitar 20 persen akan kami gunakan untuk belanja modal,” tandas Henry.

Tags: #kencaenergilestaritbk, #bursa, #ipo, #saham, #bei, #emiten
 
 
 
 
 
Previous Post

Reksadana Filantropi Pertama di Asia Tenggara Resmi Diluncurkan

Next Post

Inspirasi CIMB Niaga lewat Gerakan #KejarMimpi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Investor Muda Tembus 55 Persen Tapi Kuasai Aset Minim, Analis Ingatkan Risiko Saham Rp1 dan Short Selling

Investor Muda Tembus 55 Persen Tapi Kuasai Aset Minim, Analis Ingatkan Risiko Saham Rp1 dan Short Selling

by Stella Gracia
9 Oktober 2026 - 14:03

EBC Financial Group mengingatkan 55 persen investor muda di BEI untuk mewaspadai aturan saham Rp1, short selling, dan pengumuman indeks...

Tanggapi Hasil Review MSCI, OJK Sebut Daya Tahan Investor Lokal Mampu Redam Outflow

Lindungi Investor: BEI Wajibkan Saldo Laba Positif di Papan Utama dan Hapus Batas Minimal Harga IPO

by Sandy Romualdus
9 Oktober 2026 - 10:45

BEI memperketat aturan pencatatan saham melalui revisi Peraturan I-A tahap kedua dengan mewajibkan saldo laba positif di Papan Utama mulai...

Himpun Dana Rp186 Triliun: OJK Pacu Reformasi Struktural Pasar Modal dan Inovasi Produk Baru

Himpun Dana Rp186 Triliun: OJK Pacu Reformasi Struktural Pasar Modal dan Inovasi Produk Baru

by Stella Gracia
9 Oktober 2026 - 10:07

OJK memacu reformasi pasar modal di tengah capaian penghimpunan dana Rp186,03 triliun dan lonjakan jumlah investor yang menembus 32 juta...

Dukung Modal Kerja, Hartadinata (HRTA) Perpanjang Kredit Rp 2,175 Triliun dari Bank Mandiri

HRTA dan AMMN Pimpin Top Gainers LQ45, IHSG Uji Penguatan di Awal Perdagangan

by Sandy Romualdus
9 Oktober 2026 - 09:42

IHSG dibuka rebound 0,15 persen ke level 6.040,52 pada perdagangan Jumat (9/10/2026) ditopang penguatan saham barang baku dan perbankan. Stabilitas.id...

Saham Melonjak 31 Persen: Bank Banten Buka Suara ke BEI dan Tegaskan Nihil Aksi Korporasi

Saham Melonjak 31 Persen: Bank Banten Buka Suara ke BEI dan Tegaskan Nihil Aksi Korporasi

by Sandy Romualdus
8 Oktober 2026 - 16:57

 Bank Banten membantah adanya fakta material tersembunyi dan memastikan nihil aksi korporasi usai volume saham BEKS melonjak hingga 590 juta...

Melesat 142 Persen di Tengah Likuiditas Ketat, BEI Tetapkan BSWD Masuk Radar Konsentrasi Tinggi

Melesat 142 Persen di Tengah Likuiditas Ketat, BEI Tetapkan BSWD Masuk Radar Konsentrasi Tinggi

by Stella Gracia
8 Oktober 2026 - 11:55

BEI tetapkan saham Bank of India Indonesia (BSWD) berstatus konsentrasi kepemilikan tinggi (HSC) 99,95%. Perdagangan disuspensi usai meroket 142 persen....

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Sambut MotoGP Mandalika: BNI Tebar Promo Cashback dan Permudah Transaksi via Wondr

Bukan Cuma Urusan Tim IT: Praktisi Teknologi BNI dan CIMB Niaga Ungkap Kunci Sukses Adopsi AI

Defisit APBN Tembus Rp319 Triliun per September 2026, Menkeu Pastikan Postur Fiskal Tetap Kredibel

Bank Raya Tunjuk Direktur Bisnis Baru di Tengah Pertumbuhan Kredit Digital 22 Persen

Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen: Pemerintah Butuh Investasi Rp2.258 Triliun pada 2027

Permintaan Emas RI Melonjak 40 Persen: Bank Mandiri Hadirkan Ekosistem Bulion Terpadu di Aplikasi Livin’

Investor Muda Tembus 55 Persen Tapi Kuasai Aset Minim, Analis Ingatkan Risiko Saham Rp1 dan Short Selling

Buka Akses Modal Mini: OJK Rancang Regulasi Aset Riil Tertokenisasi dan Stablecoin

Insentif Likuiditas Tembus Rp461 Triliun: BI Guyur Kredit Perumahan Rp68 Triliun Serap 500 Ribu Pekerja

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post

MDRT Didorong Jadi Standard Kualifikasi Agen Asuransi Jiwa

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance