• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Rabu, Oktober 7, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Teknologi

Layanan Bank Harus Lebih Human-Centered

Sekarang ini human centered design selalu dikaitkan dalam program pengembangan di berbagai industri, termasuk perbankan

by Stella Gracia
16 Juli 2020 - 21:59
535
VIEWS
Layanan Bank Harus Lebih Human-Centered
0
SHARES
535
VIEWS

JAKARTA, Stabilitas – Tujuan bisnis pada akhirnya adalah untuk kemaslahatan umat manusia. Meskipun ada banyak sumber daya lain dan ragam perangkat lain, pada umumnya tetap bersentuhan dengan manusia, baik sebagai pengguna maupun desainer. Itu berarti proses bisnis, sistem, aplikasi, produk dan layanan mempertimbangkan psikologi, fisiologi, sosiologi dan ilmu lainnya.

Revolusi industri 4.0 telah menciptakan banyak kemajuan bagi umat manusia, tetapi apakah telah mencapai atau mengarah kepada tujuan-tujuan tersebut di atas? Mengabaikan tujuan-tujuan tersebut, hanya fokus bisnis semata dapat “memperdalam frustasi sosial”. (WEFORUM, 2017).

  • Baca juga: Bom Waktu Disruption of Trust: Saat Algoritma AI Menguji Tata Kelola dan Kredibilitas Institusi

Oleh karena itu, organisasi (pemerintah/korporasi/nir laba) perlu membangun pendekatan baru agar kemajuan teknologi menempatkan manusia dan standar hidupnya menjadi pusat kebijakan ekonomi/bisnis. Di era merebaknya produk dan layanan digital di berbagai sektor ekonomi, bagaimana organisasi meningkatkan kompetensi modal manusia (human capital) untuk menjadi human-centered organization?

BERITA TERKAIT

Uang Primer Adjusted Tembus Rp2.353 Triliun: BI Catat Lonjakan Uang Kartal 11,8 Persen

Tahan Gejolak Global: Cadangan Devisa Indonesia Stabil di Angka US$146 Miliar

Perkuat Sistem Pembayaran Kawasan: SEACEN Rumuskan Tiga Prioritas Bank Sentral di Era AI

Tindak Lanjut Putusan MK: Menaker Beberkan Poin Kunci UU Pelindungan Ketenagakerjaan Anyar

Berangkat dari hal tersebut, hari ini Majalah Stabiltas dan Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) menggelar virtual seminar bertema “Human-Centered Digitalization & Services” Menghadirkan pembicara Taswin  Zakaria, President Director Maybank Indonesia dan Danton Sihombing, Founder & CEO Inkara Brand Consulting.

Dalam paparannya, Taswin Zakaria mengatakan, Sumber Daya Manusia (SDM) di era human centered design banyak dibicarakandi berbagai industri, termasuk perbankan. “Sekarang ini human centered design selalu dikaitkan dalam program pengembangan di berbagai industri, termasuk perbankan,” papar Taswin dalam virtual seminar LPPI itu. Human centered design dilakukan untuk perbaikan-perbaikan di infrastruktur teknologi informasi yang nantinya berguna bagi konsumen atau market mereka.

  • Baca juga: Bidik Pasar Asia hingga Latin, Alibaba Hadirkan Agen AI QwenWork untuk Produktivitas Enterprise

Taswin mengungkapkan, istilah human centered dalam layanan perbankan yang terlihat keren itu, bukanlah “barang baru”. Perbankan sudah lama mengenalnya dengan istilah consumer centris atau consumer focus, yang menjadi panduan bagi industri, khususnya perbankan dalam program development. Hanya saja, human-centered dulu belum sarat dengan pemanfaatan teknologi seperti sekarang ini yang beraktifitas berdasar data. “Mungkin juga dulu consumer focus tidak terlalu canggih dan seksi karena technology computing masih terbatas, data belum diolah dengan baik dan masih tersebar di berbagai organisasi,” terangnya.

Untuk pengolahan data tersebut, kemampuan (capability) dan kompetensi SDM karena tidak semua data tidak semua bisa dipakai, ada juga dan yang bersifat “sampah”.  “Nah, untuk memanfaatkan data yang baik dan benar itu diperlukan kompetensi SDM, yang mengerti behavior konsumen dan menganalisanya. Inilah yang kami kembangkan di Maybank, yang kami sebut Digital Ready” lanjut dia.

Dalam kesempatan yang sama Danton Sihombing, seorang konsultan brand dan desain produk  mengungkapkan, istilah human centered design lebih tepat disebut dengan design thinking.

Menurutnya, dalam desain ada suatu metodologi, orang mendesain dari siapa untuk siapa, dari manusia untuk manusia.  Memang benar esensinya dari manusia untuk manusia. Wilayah human-nya besar,” kata Danton.

  • Baca juga: Gandeng CrowdStrike, Telkom Perkuat Ketahanan Siber dan Standarisasi Platform Falcon

Yang menarik dalam mendesain, sambung Danton, wilayah pertama adalah berempati. Empati kepada siapa?  Tentu desain yang berpusat kepada manusia.

Danton mencontohkan kepada pengembang properti yang menjual kavling pemakaman bernama San Diego Hills. Saat itu, orang Indonesia belum terbiasa dengan behavior membeli lahan makam lebih dahulu padahal dia belum meninggal. “Pengembang makam itu mengubah pola pikir masyarakat kita. Dan value creation-nya susah direplika oleh pelaku bisnis serupa,” paparnya

 
 
 
 
 
Previous Post

SIG Gelar Arisan Jago Bangunan 2.0, Bagi Tenaga Konstruksi

Next Post

Amartha Targetkan Pendanaan ke 150 Ribu UMKM

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Bom Waktu Disruption of Trust: Saat Algoritma AI Menguji Tata Kelola dan Kredibilitas Institusi

Bom Waktu Disruption of Trust: Saat Algoritma AI Menguji Tata Kelola dan Kredibilitas Institusi

by Sandy Romualdus
21 September 2026 - 22:44

IABC Indonesia menyoroti krisis kepercayaan publik imbas disrupsi AI. Otoritas dan korporasi dituntut menerapkan tata kelola informasi yang ketat guna...

Bidik Pasar Asia hingga Latin, Alibaba Hadirkan Agen AI QwenWork untuk Produktivitas Enterprise

Bidik Pasar Asia hingga Latin, Alibaba Hadirkan Agen AI QwenWork untuk Produktivitas Enterprise

by Stella Gracia
2 September 2026 - 12:38

Alibaba meluncurkan QwenWork versi internasional, platform AI agent all-in-one berbasis model Qwen3.8 Flash untuk tingkatkan produktivitas kerja global. Stabilitas.id —...

Gandeng CrowdStrike, Telkom Perkuat Ketahanan Siber dan Standarisasi Platform Falcon

Gandeng CrowdStrike, Telkom Perkuat Ketahanan Siber dan Standarisasi Platform Falcon

by Stella Gracia
31 Agustus 2026 - 11:17

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) dan CrowdStrike menandatangani MoU untuk mendorong transformasi keamanan siber berbasis AI di Indonesia. Stabilitas.id...

Orkestrasi Keuangan Digital Menjinakkan Gelombang Kripto dan AI

Orkestrasi Keuangan Digital Menjinakkan Gelombang Kripto dan AI

by Sandy Romualdus
27 Agustus 2026 - 19:20

Ledakan akun kripto dengan transaksi triliunan memantik regulator dan pelaku industri merumuskan kompas kehati-hatian tanpa mematikan roket inovasi anak bangsa...

Serangan Cloud Melonjak 171%, CrowdStrike Peringatkan Risiko Integrasi AI di Perusahaan

Serangan Cloud Melonjak 171%, CrowdStrike Peringatkan Risiko Integrasi AI di Perusahaan

by Stella Gracia
12 Agustus 2026 - 14:53

CrowdStrike rilis Threat Hunting Report 2026. Laporan mengungkap AI kini jadi senjata, target, sekaligus pengganda efektivitas serangan siber modern. Stabilitas.id...

Bukan Sekadar Konsumen, Menko Airlangga Tegaskan Indonesia Siap Jadi Pemain AI Global

Bukan Sekadar Konsumen, Menko Airlangga Tegaskan Indonesia Siap Jadi Pemain AI Global

by Sandy Romualdus
22 Juli 2026 - 12:01

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto tegaskan Indonesia siap jadi pemain utama AI global di WAIC 2026 Shanghai dan susun National AI...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Uang Primer Adjusted Tembus Rp2.353 Triliun: BI Catat Lonjakan Uang Kartal 11,8 Persen

Tahan Gejolak Global: Cadangan Devisa Indonesia Stabil di Angka US$146 Miliar

Perkuat Sistem Pembayaran Kawasan: SEACEN Rumuskan Tiga Prioritas Bank Sentral di Era AI

Tindak Lanjut Putusan MK: Menaker Beberkan Poin Kunci UU Pelindungan Ketenagakerjaan Anyar

Gandeng Pelita Jaya Basket: Bank Jakarta Padukan Edukasi Finansial dan Olahraga di SMAK 1 Penabur

Cetak Pemimpin Bank Berwawasan Global: LPPI Resmi Tutup Program Sespibank Angkatan 83

Siapkan 22 Pemimpin Cabang Pembantu: Bank NTT Gandeng LPPI Gelar Pelatihan Manajemen Eksekutif

Garap Ekonomi Sepak Bola: Bank BSN Gandeng Persikad dan Persiraja Perkuat Ekosistem Syariah

Bidik Target Gamers Muda, BRI Rilis Kartu Debit Junio Edisi Khusus Mobile Legends

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Amartha Salurkan Rp970M Dana Khusus Perempuan

Amartha Targetkan Pendanaan ke 150 Ribu UMKM

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance