• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Minggu, Oktober 18, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Kolom

Strategi Penerapan Keamanan Siber di Perbankan

by Sandy Romualdus
11 Agustus 2023 - 12:32
530
VIEWS
Strategi Penerapan Keamanan Siber di Perbankan
0
SHARES
530
VIEWS

Oleh : Novita Yuniarti, Assistant Programmer LPPI

SERANGAN siber memiliki dampak yang serius dan menjadi isu kritis dalam digitalisasi keuangan dan perbankan. Seiring dengan makin meningkatnya penggunaan teknologi informasi dan internet saat ini, perbankan menjadi lebih rentan terhadap serangan siber. Sebut saja serangan malware, pencurian data pribadi hingga pelanggaran privasi yang meluas.

  • Baca juga: Membedah Gap Adopsi AI: Antara Investasi Teknologi dan Realisasi ROI Perusahaan

Oleh sebab itu, penerapan keamanan siber dalam industri perbankan hal mutlak dan tidak bisa ditawar lagi mengingat sensitivitas dan nilai data yang ada di dalamnya. Selain itu bank-bank di Indonesia juga perlu memperkuat sistem pertahanan digital karena serangan siber semakin hari menjadi semakin kompleks dan canggih. Berdasarkan data International Monetary Fund (IMF) tahun 2020, sebagaimana dikutip oleh Otorias Jasa Keuangan, total kerugian rata-rata tahunan akibat serangan siber di sektor jasa keuangan secara global mencapai sekitar 100 miliar dollar AS.

Beberapa waktu lalu, sebuah bank mengalami serangan peretas dan sempat lumpuh selama beberapa hari akibat ransomware. Peretas mengenkripsi data-data berharga milik target kemudian meminta sejumlah uang tebusan. Bank tersebut pada akhirnya harus kehilangan potensi bisnis selama beberapa hari itu dan lebih parah lagi adalah terkena risiko reputasi.

BERITA TERKAIT

Membedah Gap Adopsi AI: Antara Investasi Teknologi dan Realisasi ROI Perusahaan

Melampaui Awareness: Strategi Deteksi dan Respons Insiden Siber di Era Digital

Cyber Security Awareness dan Digital Literacy: Benteng Baru Indonesia di Tengah Ledakan Kejahatan Digital

Gandeng CrowdStrike, Telkom Perkuat Ketahanan Siber dan Standarisasi Platform Falcon

Otoritas sejatinya sudah melihat risiko yang bakal ditimbulkan dari perkembangan teknologi terutama karena ancaman siber dan insiden siber yang meningkat. Otortias Jasa Keuangan telah merilis aturan baru untuk mendukung ketahanan dan keamanan siber perbankan umum yang tertuang dalam Surat Edaran OJK (SEOJK) Nomor 29/SEOJK.03/2022 yang diterbitkan pada 27 Desember 2022.

Dengan adanya aturan itu sejatinya bank harus sudah memastikan bahwa layanannya sudah memenuhi standar keamanan yang minimal. Namun begitu perlu juga kiranya menerapkan strategi tambahan agar system keamanan mereka bisa lebih optimal. Berikut merupakan beberapa strategi yang dapat diterapkan dalam dunia perbankan untuk menjaga keamanan siber, berdasarkan pengalaman dan best practices di dunia.

Pertama, bank harus memiliki kebijakan dan prosedur yang jelas terkait keamanan siber. Hal ini termasuk kebijakan penggunaan kata sandi yang kuat, kebijakan akses yang terbatas serta prosedur yang rinci untuk melindungi dan mengamankan data nasabah.

Kedua, bank perlu mengelola akses ke sistem mereka dengan hati-hati. Ini termasuk menerapkan kebijakan akses yang kuat, seperti autentikasi multifactor dan penggunaan kata sandi yang kompleks. Hanya karyawan yang memerlukan akses yang diberikan izin khusus dan ditinjau secara teratur.

  • Baca juga: Melampaui Awareness: Strategi Deteksi dan Respons Insiden Siber di Era Digital

Ketiga, bank harus memiliki sistem pemantauan dan pengawasan yang kuat untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan. Sistem ini dapat mengidentifikasi upaya masuk yang tidak sah, kegiatan mencurigakan di dalam jaringan atau penyalahgunaan akses yang ada.

Keempat, bank harus melindungi jaringan mereka dengan mengadopsi tindakan keamanan seperti penggunaan firewall, penggunaan enkripsi data dan pemantauan kegiatan jaringan yang mencurigakan. Jaringan dan infrastruktur juga harus diperbarui secara teratur untuk mengatasi celah kerentanan yang ditemukan.

Kelima, aplikasi perbankan juga harus dirancang dengan mempertimbangkan aspek keamanan untuk mengidentifikasi dan memperbaiki kerentanan dalam kode aplikasi. Selain itu, perbankan harus memperbarui aplikasi mereka secara teratur termasuk pembaruan keamanan.

Keenam, pelatihan keamanan siber harus menjadi prioritas untuk semua karyawan di perbankan. Ini termasuk peningkatan kesadaran tentang serangan phishing, upaya phising sosial, serta pentingnya menjaga kerahasiaan data dan melaporkan aktivitas mencurigakan.

Ketujuh, kerjasama dengan industri perbankan dan otoritas keamanan untuk berbagi informasi tentang ancaman yang baru muncul dalam membantu membangun kecerdasan keamanan yang lebih luas dan meningkatkan kemampuan untuk mengatasi serangan siber.

Kedelapan, bank harus memiliki rencana pemulihan bencana dan rencana darurat yang terperinci yang mencakup Langkah-langkah pemulihan, pemulihan data dan pemulihan operasional untuk mengurangi dampak serangan.

Kesembilan, bank harus secara teratur melakukan uji penetrasi dan audit keamanan oleh pihak independen dalam membantu mengidentifikasi kerentanan yang mungkin ada dalam sistem secara keseluruhan.

  • Baca juga: Cyber Security Awareness dan Digital Literacy: Benteng Baru Indonesia di Tengah Ledakan Kejahatan Digital

Dalam menghadapi ancaman keamanan siber yang semakin kompleks, penerapan strategi keamanan siber yang holistik dan terpadu menjadi kunci. Bank dapat meningkatkan pertahanan layanan perbankan terhadap serangan siber dan melindungi data nasabah dengan menerapkan strategi-strategi diatas.

Penerapan keamanan siber di perbankan adalah upaya yang berkelanjutan dan terus memperbarui dan meningkatkan sistem keamanan perbankan untuk menghadapi ancaman yang semakin maju dan kompleks. Ini semua adalah tanggung jawab bersama antara bank, nasabah dan pemangku kepentingan lainnya untuk menjaga integritas, kerahasiaan dan ketersediaan data serta layanan perbankan yang semakin lebih baik.***

Tags: Keamanan SiberKolom LPPI
 
 
 
 
 
Previous Post

KPR BRI Tawarkan Bunga Menarik dan Bebas Ribet

Next Post

Mendag: Ekspansi Ekspor melalui Kerja Sama dengan ITPC

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Membedah Gap Adopsi AI: Antara Investasi Teknologi dan Realisasi ROI Perusahaan

Membedah Gap Adopsi AI: Antara Investasi Teknologi dan Realisasi ROI Perusahaan

by Sandy Romualdus
23 September 2026 - 11:21

Mengapa 88% perusahaan menggunakan AI tetapi gagal meraih value bisnis yang nyata? Temukan akar masalah gap adopsi AI, risiko halusinasi...

Cyber Security Awareness dan Digital Literacy: Benteng Baru Indonesia di Tengah Ledakan Kejahatan Digital

Melampaui Awareness: Strategi Deteksi dan Respons Insiden Siber di Era Digital

by Sandy Romualdus
16 September 2026 - 13:34

Menghadapi kompleksitas lanskap ancaman siber 2025, organisasi harus berevolusi dari sekadar membangun kesadaran menuju implementasi Cyber Threat Detection dan Incident...

Cyber Security Awareness dan Digital Literacy: Benteng Baru Indonesia di Tengah Ledakan Kejahatan Digital

Cyber Security Awareness dan Digital Literacy: Benteng Baru Indonesia di Tengah Ledakan Kejahatan Digital

by Sandy Romualdus
7 September 2026 - 10:28

Transformasi digital menuntut Indonesia memperkuat benteng pertahanan siber melalui kombinasi kesadaran keamanan siber dan literasi digital guna mengatasi kerentanan faktor...

Menakar Dampak dan Implikasi Perampingan BUMN

Menakar Dampak dan Implikasi Perampingan BUMN

by Sandy Romualdus
1 September 2026 - 10:00

Kebijakan perampingan dan konsolidasi BUMN bukan sekadar persoalan pemangkasan biaya operasional atau peningkatan dividen semata, melainkan sebuah pertaruhan krusial yang...

Salary Survey BPD: Antara Data Nasional dan Realitas Daerah

Salary Survey BPD: Antara Data Nasional dan Realitas Daerah

by Sandy Romualdus
8 Juli 2026 - 12:25

Pendekatan salary survey pada Bank Pembangunan Daerah (BPD) memerlukan strategi kontekstual. Salah satunya adalah pendekatan metode hybrid benchmarking untuk menjaga...

Toxic Productivity

Toxic Productivity

by Sandy Romualdus
8 Juli 2026 - 11:57

"Bekerja keras adalah hal yang baik. Namun, ketika keinginan untuk terus produktif membuat kita mengabaikan kesehatan, waktu istirahat, hingga hubungan...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Filosofi Bahtera di Atas Laut, Pemprov DKI Resmikan Masjid Apung An-Nur di Pantai Ancol

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Mendag: Ekspansi Ekspor melalui Kerja Sama dengan ITPC

Mendag: Ekspansi Ekspor melalui Kerja Sama dengan ITPC

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance