• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Minggu, Oktober 18, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Finance

Struktur Modal Tebal, CAR Bank Rakyat Indonesia Tembus 22,90 Persen di Triwulan I/2026

by Stella Gracia
29 Mei 2026 - 15:27
39
VIEWS
Belanja Akhir Pekan Lebih Hemat, BRI Hadirkan Promo Diskon Rp100 Ribu di Tokopedia!
0
SHARES
39
VIEWS

Stabilitas.id — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (IDX: BBRI) sukses membuktikan resiliensi bisnisnya sebagai jawara perbankan mikro nasional. Hingga akhir Triwulan I/2026, emiten perbankan pelat merah ini berhasil mengamankan rapor keuangan yang solid dengan tingkat likuiditas gemuk serta struktur permodalan yang kokoh di atas rata-rata industri.

Capaian positif ini diraih di tengah pekatnya dinamika ekonomi global yang masih dibayangi volatilitas geopolitik makro. Manajemen BBRI secara konsisten menerapkan prinsip kehati-hatian (prudential banking) serta manajemen risiko yang disiplin di seluruh lini operasional.

  • Baca juga: Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Direktur Finance & Strategy BRI Achmad Royadi memaparkan, indikator likuiditas perseroan saat ini berada dalam posisi yang sangat aman dan berada jauh di atas ambang batas minimum yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) maupun Bank Indonesia (BI).

BERITA TERKAIT

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Lebih dari Sekadar Modal, KUR BRI Dorong Toko Grosir Fitriani Ciptakan Lapangan Kerja di Pesawaran

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

Uang Primer Adjusted Tembus Rp2.353 Triliun: BI Catat Lonjakan Uang Kartal 11,8 Persen

“Hingga akhir Maret 2026, rasio kredit terhadap simpanan atau Loan to Deposit Ratio (LDR) BRI tercatat berada di level 86,7%. Rasio ini sangat ideal dalam mengelola fungsi intermediasi perbankan; tidak terlalu ketat sehingga tetap likuid, namun cukup optimal untuk menggenjot ekspansi penyaluran kredit ke depan,” urai Achmad Royadi dalam keterangan resminya, dikutip Jumat (29/5/2026).

Cost of Fund Susut 65 Basis Poin

Salah satu pencapaian paling impresif dari kinerja keuangan BRI pada awal tahun anggaran ini adalah keberhasilan manajemen dalam menekan biaya dana (Cost of Fund/CoF).

Biaya dana berbasis Dana Pihak Ketiga (DPK) BRI berhasil dipangkas secara radikal dari 3,0% pada Triwulan I/2025 menjadi tinggal 2,3% pada Triwulan I/2026. Penurunan tajam sebesar 65 basis poin (bps) ini menjadi bukti sahih efektivitas strategi efisiensi biaya yang dieksekusi perseroan.

Kunci utama penurunan Cost of Fund tersebut bersumber dari optimalisasi struktur pendanaan, di mana porsi dana murah berhasil ditingkatkan secara masif. Hal ini tecermin dari rasio tabungan dan giro (Current Account Saving Account/CASA) yang melonjak naik dari 65,8% pada triwulan pertama tahun lalu menjadi 68,1% pada periode yang sama tahun ini.

  • Baca juga: Lebih dari Sekadar Modal, KUR BRI Dorong Toko Grosir Fitriani Ciptakan Lapangan Kerja di Pesawaran

“Disiplin dalam pengelolaan likuiditas ini kami jaga secara konsisten dari hulu ke hilir. Langkah ini tidak hanya ditujukan untuk memastikan kecukupan dana tunai, tetapi juga berdampak langsung pada penghematan biaya dana serta penciptaan struktur pendanaan yang semakin sehat,” imbuhnya.

CAR Tembus 22,90%

Di sisi ketahanan permodalan, posisi neraca (balance sheet) BRI tercatat sangat tebal. Rasio Kecukupan Modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) BBRI meroket hingga menyentuh level 22,90% per akhir Maret 2026. Angka ini bertengger jauh di atas ketentuan minimum regulator, sebuah capaian krusial bagi status BRI yang menyandang predikat sebagai bank sistemik nasional (systemically important bank).

Tebalnya bantalan modal ini memberikan dua keuntungan strategis bagi jalannya korporasi:

  1. Kapasitas Ekspansi Pruden: Memberikan fleksibilitas ruang yang sangat longgar bagi BRI untuk terus menyalurkan kredit produktif harian, khususnya pada penguatan permodalan segmen UMKM, Ultra Mikro (UMi), dan ekonomi kerakyatan.

  2. Mitigasi Risiko Makro: Menyediakan bemper (buffer) finansial yang lebih dari cukup untuk menyerap potensi risiko kredit macet akibat guncangan ekonomi eksternal.

“Ke depan, kami akan terus menjaga titik keseimbangan (equilibrium) yang presisi antara akselerasi likuiditas harian dan ketahanan permodalan jangka panjang. Dengan begitu, BRI dapat terus menjadi motor utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional secara inklusif dan berkelanjutan,” pungkas Achmad Royadi. ***

  • Baca juga: Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

Komparasi Indikator Finansial & Rasio Likuiditas Ritel BRI (Triwulan I)

Komponen Rasio Finansial Capaian Aktual (Triwulan I-2025) Realisasi Kinerja (Triwulan I-2026) Amplitudo Pergeseran Baku Target Kinerja & Output Strategis
Rasio Loan to Deposit (LDR) 80,0% – 85,0% (Kisaran) 86,7% (Sangat Ideal) Mengelola intermediasi produktif Dorong ekspansi pembiayaan sisa kuartal
Cost of Fund (CoF) DPK 3,0% 2,3% (Efisiensi Tinggi) Menurun -65 Bps (0,65%) Pemangkasan beban bunga tabungan
Komposisi Dana Murah (CASA) 65,8% 68,1% Melesat Naik +2,30% Optimalisasi aplikasi BRImore & ritel
Capital Adequacy Ratio (CAR) Pemenuhan standar minimum 22,90% (Premium) Berada jauh di atas limit OJK Penyediaan buffer risiko bank sistemik
Fokus Penetrasi Pasar Pemetaan sektor ultra mikro Integrasi Holding UMi Ekspansi Segmen Kredit UMKM Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Tags: Achmad RoyadiBank Rakyat IndonesiaBank SistemikBBRIBRICapital Adequacy RatioCost of FundKinerja Keuangan BRIKredit UMKMLDR BRIlikuiditas perbankanpermodalan bankRasio CASA
 
 
 
 
 
Previous Post

Hadapi New Normal Global, Kemenkeu Dorong ASEAN Jaga Sentralitas dan Optimalkan CMIM

Next Post

Andalkan Coretax dan Reformasi Bea Cukai, Kemenkeu Optimistis Pendapatan Rp3.153,6 Triliun Tercapai

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 21:02

BNI menyabet peringkat keempat Top 10 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026 berkat penguatan kanal digital wondr...

Porsi Kredit Produktif Tembus 62 Persen: Bank BPD Bali Salurkan Pembiayaan UMKM Rp14,15 Triliun

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

by Sandy Romualdus
16 Oktober 2026 - 20:36

Bank BPD Bali meraup laba Rp1 triliun dan menyalurkan kredit UMKM Rp14,43 triliun per kuartal III/2026 dengan NPL Gross terjaga...

Bicara di Forum IMF-World Bank: Wadirut Bank BSN Dorong Integrasi Pasar Syariah ASEAN

Bicara di Forum IMF-World Bank: Wadirut Bank BSN Dorong Integrasi Pasar Syariah ASEAN

by Sandy Romualdus
15 Oktober 2026 - 15:56

Wadirut Bank BSN Arga M. Nugraha menyerukan integrasi pasar keuangan syariah ASEAN guna melayani 250 juta umat Muslim di forum...

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

Lebih dari Sekadar Modal, KUR BRI Dorong Toko Grosir Fitriani Ciptakan Lapangan Kerja di Pesawaran

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 11:48

Berkat pembiayaan KUR BRI, Fitriani berhasil kembangkan kios kecil di Pesawaran jadi toko grosir sembako dan buka lapangan kerja warga...

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 09:49

Shifa Celluler di Binjai Utara jadi ujung tombak inklusi dan literasi keuangan BRI, layani 4.500 transaksi bulanan serta dampingi nasabah...

Porsi Kredit Produktif Tembus 62 Persen: Bank BPD Bali Salurkan Pembiayaan UMKM Rp14,15 Triliun

Apresiasi Layanan Pensiun Prima: Dirut Bank BPD Bali Nyoman Sudharma Tegaskan Komitmen Sinergi Digital

by Sandy Romualdus
14 Oktober 2026 - 20:31

Bank BPD Bali meraih predikat Terbaik II Mitra Kerja Pembayaran Pensiun dari PT Taspen dan Ditjen Perbendaharaan atas layanan prima...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Filosofi Bahtera di Atas Laut, Pemprov DKI Resmikan Masjid Apung An-Nur di Pantai Ancol

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Menkeu Purbaya: Analisis JP Morgan Sebut Ketahanan Ekonomi RI Terkuat Kedua di Dunia

Andalkan Coretax dan Reformasi Bea Cukai, Kemenkeu Optimistis Pendapatan Rp3.153,6 Triliun Tercapai

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance