• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Senin, Maret 9, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Ekonomi

THK Forum Perkenalkan Global Blended Finance Alliance

Kolaborasi pendanaan global ditujukan untuk Atasi Kesenjangan Pembiayaan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

oleh Sandy Romualdus
12 Agustus 2022 - 15:32
46
Dilihat
THK Forum Perkenalkan Global Blended Finance Alliance
0
Bagikan
46
Dilihat

JAKARTA, Stabilitas.id – Saat ini, banyak negara di dunia, termasuk negara-negara G20 tengah menghadapi tantangan untuk mencapai target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) dan aksi perubahan iklim karena adanya kesenjangan dalam hal pembiayaan.

Diperkirakan kesenjangan pembiayaan TPB turun secara signifikan sekitar 70% dari USD 2,5 triliun pada 2019.1 Bahkan, pandemi COVID 19 membuat kesenjangan pembiayaan ini semakin besar, di mana pertumbuhan ekonomi dunia turun dari 5,5% pada 2021 menjadi 2,9% di tahun 2022.2

Untuk mengatasi permasalahan pembiayaan ini, sejak Oktober 2021, para pemimpin G20 mendorong G20 Framework for Voluntary Support untuk diintegrasikan ke dalam Integrated National Financing Frameworks (INFF).

BERITA TERKAIT

Simfoni Integritas dari Yogyakarta

Perry Warjiyo: Multilateralisme Lebih Efektif Hadapi Ketidakseimbangan Ekonomi Global

Menkeu: Indonesia Dorong Transisi Energi Adil dan Terjangkau

Komitmen Bersama Negara G20 Atasi Tantangan Ekonomi Global

Sejak pertama kali diperkenalkan di Addis Ababa Action Agenda oleh anggota PBB di tahun 2015, INFF telah menjadi kerangka pembiayaan yang mendorong sekitar 86 negara, temasuk Indonesia, untuk menyiapkan rencana yang lebih transparan dan alat penyaluran pembiayaan untuk upaya pencapaian TPB dan aksi perubahan iklim.

Diskusi terkait pembiayaan pembangunan ini menjadi topik diskusi dalam 3rd Development Working Group Side Event berjudul Integrated National Financing Framework (INFF) yang menghadirkan perwakilan pemerintah, sektor swasta, filantropi dan pemangku kepentingan terkait di Bali Nusa Dua Conference Center (BNDCC) hari ini.

Mewakili pihak filantropi, Tantowi Yahya selaku Ketua Umum Yayasan Upaya Indonesia Damai (UID) dan Executive Lead Tri Hita Karana (THK) Forum mengungkapkan inisiatif bernama Global Blended Finance Alliance (BFA) yang bisa menjadi salah satu solusi sumber pembiayaan potensial untuk mencapai target TPB.

“Banyak negara anggota G20 menghadapi tantangan untuk bisa memenuhi target TPB di tahun 2030 mendatang. Target ini akan sangat sulit dicapai jika hanya mengandalkan APBN saja. Untuk itu, blended finance bisa menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan pembiayaan ini.”

Tantowi lebih lanjut menuturkan bahwa blended finance akan menarik para investor, pelaku bisnis, dan filantropis dunia untuk mulai mengalokasikan investasi mereka bukan untuk kepentingan bisnis semata, tapi untuk investasi yang memiliki dampak sosial dan lingkungan.

Tantowi mengungkapkan, Tri Hita Karana (THK) Forum adalah sebuah platform di mana para filantrofis ini berkumpul bersama pemerintah dan pelaku bisnis. Di THK Forum inilah, ketiga sektor memunculkan inisiatif untuk mulai berinvestasi pada upaya-upaya untuk membantu pencapaian TPB.

Pemerintah Indonesia bersama para pemangku kepentingan lain dan mitra internasional mendorong sebuah alat pendukung bernama Global Blended Finance Alliance (BFA) untuk memastikan operasionalisasi blended finance di tingkat teknis.

BFA akan menjadi katalis untuk menyelaraskan para investor swasta dan filantropis ini agar bisa menyalurkan dana mereka kepada proyek-proyek pembangunan di negara-negara berkembang.

“Kami akan terus bekerja keras untuk terus mempromosikan blended finance, mengingat pengetahuan masyarakat Indonesia masih terbatas tentang topik ini. Kami juga berterima kasih kepada Pemerintah Indonesia yang telah mendukung BFA dan terus terbuka untuk membuka pembiayaan dari sektor swasta,” tutup Tantowi.***

Tags: Framework for Voluntary SupportG20Global Blended Finance AllianceIntegrated National Financing FrameworkTHK ForumTri Hita Karana
 
 
 
 
Sebelumnya

DANA Umumkan Penyelesaian Transaksi Investasi Terbaru dari Sinar Mas dan Lazada

Selanjutnya

Peningkatan Penjualan Eceran Terus Berlanjut

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Uang Primer Adjusted Agustus 2025 Tumbuh 7,3% Jadi Rp1.961,3 Triliun

BI: Uang Primer Adjusted Tembus Rp2.027 Triliun, Rasio Uang Kartal Terjaga Stabil

oleh Stella Gracia
9 Maret 2026 - 09:54

Stabilitas.id — Bank Indonesia (BI) mencatatkan ekspansi likuiditas yang terukur sepanjang tahun buku 2024 hingga awal 2026. Berdasarkan data Statistik...

Cadef RI Februari 2026 Capai US$151,9 Miliar, Cukup Buat Bayar Utang dan Impor 6 Bulan

Cadef RI Februari 2026 Capai US$151,9 Miliar, Cukup Buat Bayar Utang dan Impor 6 Bulan

oleh Stella Gracia
9 Maret 2026 - 09:46

Stabilitas.id — Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa (cadef) Indonesia pada akhir Februari 2026 tetap berada di level yang...

SIG Kucurkan Rp1,4 Triliun di Tuban, Gandeng Taiheiyo Cement Perkuat Jaringan Global

SIG Kucurkan Rp1,4 Triliun di Tuban, Gandeng Taiheiyo Cement Perkuat Jaringan Global

oleh Stella Gracia
9 Maret 2026 - 09:34

Stabilitas.id — Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Gibran Rakabuming, melakukan kunjungan kerja ke proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi PT...

Seni Cadas 44.000 Tahun Tetap Lestari, Indeks Kehati Semen Tonasa Meroket

Seni Cadas 44.000 Tahun Tetap Lestari, Indeks Kehati Semen Tonasa Meroket

oleh Sandy Romualdus
5 Maret 2026 - 17:28

Stabilitas.id — PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui anak usahanya, PT Semen Tonasa, menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian Leang...

Stress Test Kemenkeu: Defisit 2026 Dijamin Tetap di Bawah 3 Persen Meski Harga Minyak Naik

Stress Test Kemenkeu: Defisit 2026 Dijamin Tetap di Bawah 3 Persen Meski Harga Minyak Naik

oleh Stella Gracia
5 Maret 2026 - 17:25

Stabilitas.id — Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menegaskan bahwa postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia dirancang dengan...

Menkeu Purbaya Bantah Isu Kredit Lemah: “Ekonom Bilang Begitu Harus Belajar Lagi”

Penerimaan Pajak Melesat 30 Persen, Menkeu Pastikan APBN 2026 Aman dari Gejolak Timteng

oleh Sandy Romualdus
5 Maret 2026 - 09:25

Stabilitas.id — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap dalam kondisi aman dan...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Tekan Risiko dan Overutilitas, OJK Terbitkan POJK 33 dan POJK 36

    Catut Nama Perusahaan Asing, Satgas PASTI Blokir AMG Pantheon dan Mbastack

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPST Bank Jateng Angkat Bambang Widiyatmoko Jadi Dirut, Adnas Jabat Komut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Skandal BEBS Terkuak: OJK Geledah Kantor PT MASI Terkait Goreng Saham hingga 7.000 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga BBM Oktober 2025: Pertamina Naikkan Dexlite dan Pertamina Dex, Subsidi Tetap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Akhiri Riwayat BPR Bank Cirebon, Ini Kronologi Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Skandal BPR Panca Dana Depok: Modus Kredit Fiktif Rp32 Miliar dan Bobol Deposito

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kompak Naik! Ini Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo per 2 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

RUPST BNI Setujui Dividen Rp13 Triliun dan Buyback Saham Rp905 Miliar

BI: Uang Primer Adjusted Tembus Rp2.027 Triliun, Rasio Uang Kartal Terjaga Stabil

Cadef RI Februari 2026 Capai US$151,9 Miliar, Cukup Buat Bayar Utang dan Impor 6 Bulan

Gap Literasi Masih Tinggi, BI Perkuat Edukasi Keuangan Digital Lewat AKSI KLIK

SIG Kucurkan Rp1,4 Triliun di Tuban, Gandeng Taiheiyo Cement Perkuat Jaringan Global

Ketum PERBANAS Hery Gunardi Beberkan Strategi Perbankan Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global

Sasar Potensi Ekonomi Bogor, CIMB Niaga Syariah Resmikan Digital Branch Berkonsep ‘Hybrid’

Rencana Buyback Saham BBNI Bisa Tingkatkan Kepercayaan Publik

BNI Tebar Hadiah Undian Rejeki wondr Tahap II, Nasabah Raih Mercedes hingga Ratusan Gadget

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya

Peningkatan Penjualan Eceran Terus Berlanjut

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance