• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Selasa, Oktober 20, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Danantara

Himbara Sangat Agresif Melakukan Mitigasi Risiko, Ada Peran Vital Para CFO

Dalam menjaga kinerja perusahaan yang positif tidak terlepas dari peran CFO, apalagi sebagai perusahaan terbuka yang selalu dipantau oleh stakeholder.

by Sandy Romualdus
4 November 2021 - 17:32
30
VIEWS
Himbara Sangat Agresif Melakukan Mitigasi Risiko, Ada Peran Vital Para CFO
0
SHARES
30
VIEWS

JAKARTA, Stabilitas.id – Saat pandemi, semua industri dituntut untuk memperkuat fondasi manajemen risiko, tak terkecuali sektor perbankan dalam menghadapi potensi gagal bayar nasabah akibat pelemahan ekonomi. Kendati pemulihan ekonomi mulai terlihat, namun mitigasi risiko kredit secara ketat tetap dilakukan.

Muhammad Khoerur Roziqin, Asisten Deputi Bidang Jasa Keuangan Kementrian BUMN mengatakan, kinerja sejumlah sektor BUMN mengalami dampak yang bervariasi sebagai akibat dari pandemic Covid-19.

  • Baca juga: Pemerintah Pusat Tepis Isu Pemindahan Gaji ASN, BPD Aman dari Ancaman Krisis CASA

“Dampak ke kinerja BUMN cukup dalam yakni pariwisata dan transportasi. Sementara sektor BUMN kesehatan dan sektor yang menangani hidup orang banyak kinerjanya hijau, termasuk telekomunikasi juga hijau. Sedangkan sektor perbankan agak kuning selama masa pandemi,” katanya dalam Virtual Seminar LPPI ke-60 dengan tema Peran CFO – Optimalisasi Sumber Daya Finansial untuk Kinerja Berprinsip, Kamis (4/11/2021).

BERITA TERKAIT

Pemerintah Pusat Tepis Isu Pemindahan Gaji ASN, BPD Aman dari Ancaman Krisis CASA

Penarikan Dana SAL Ditunda, Dirut BTN Sebut Tekanan Perebutan DPK Mulai Mereda

Laba Empat Bank Himbara Tembus Rp 74,43 Triliun di Semester I/2026, BTN Raih Pertumbuhan Tertinggi

Tawarkan Bunga Fixed 2,75% dan DP 1%, BRI Pamerkan 200.000 Unit Hunian di NICE PIK

Khusus perbankan, Muhammad Khoerur menjelaskan, perolehan laba mengalami penurunan cukup dalam akibat menurnya pendapatan, sehingga berdampak pada setoran deviden yang juga mengecil. Namun di 2021 sampai Q3 harapannya membaik sehingga tidak terlalu dalam seperti tahun 2020.

“Kinerja Himbara, portofolionya menjadi tugas kami di jasa keuangan. Sektor perbankan termasuk sektor di triwulan 3 ini mencatat performa bagus dibanding tahun 2020 secara year on year. Hampir semua indikator yang ada menunjukkan tren positif,” pungkas Muhammad Khoerur.

Dia mengungkapkan, dalam kajian internal Kementrian BUMN, Himbara pada Q3 mencatat kinerja positif oleh karena Himbara mampu melakukan renegosiasi suku bunga simpanan. Itu tercermin dari interest expense Himbara mampu turun hingga 32 persen.

Selanjuntya, mitigasi risiko untuk mengantisipasi potensi kualitas kredit juga tercatat baik sehingga CKPN dinaikkan sampai 45,2 persen yoy. “Ini menunjukkan Himbara sangat agresif melakukan mitigasi risiko.”

Muhammad Khoerur juga mengungkapkan bahwa Himbara berhasil dalam penerapan manajemen CASA sehingga bisa tingkatkan rasio dana murahnya. Dampaknya, BOPO dapat diturunkan dari 82 persen menjadi 76 persen. Mitigasi risiko kredit juga dilakukan bagus, NPL coverage juga naik dari 188,3 persen jadi 224 persen.

“Kinerja Himbara tahun 2021 sampai Q3 ini adalah kinerja yang sudah memotret manejemen risiko yang bagus sehingga semoga tidak menyimpan bom waktu di kemudian hari dan masih bukukan bottom line yang bagus dibanding tahun lalu,” pungkas Muhammad Khoerur.

Peran CFO

  • Baca juga: Penarikan Dana SAL Ditunda, Dirut BTN Sebut Tekanan Perebutan DPK Mulai Mereda

Dalam acara yang sama, Sigit Prastowo, Direktur Keuangan & Strategi Bank Mandiri menegaskan dalam menjaga kinerja perusahaan yang positif tidak terlepas dari peran CFO. Apalagi sebagai perusahaan terbuka yang selalu dipantau oleh stakeholder.

“Sebagai perusaan publik kita sering dihubungkan dengan market cap (kapitalisasi pasar). Jadi untuk lindungi nilai perusahaan, indikator yang perlu kita optimalkan adalah bagaimana CFO berperan dalam meningkatkan market cap,” jelasnya dalam virtual seminar LPPI itu.

Kapitalisasi pasar tentunya terkait dengan pergerakan harga saham. Di klasemen teratas perbankan, harga saham berada di kisaran Rp 7000 per lembar. Level harga saham tersebut menurut Sigit, sangat relatif mengingat untuk melihat equity peusahaan akan terlihat dari value masing-masing perusahaan.

“Kalau perbankan, harga saham tersebut linear dengan ROE. Harga saham Bank Mandiri naik turun sesuai dengan ROE. Oleh karena itu penting bagi kami CFO, kalau mau jaga nilai perusahaan, fundamental yang harus diutamakan adalah ROE, karena itu adalah summary dari semua fundamental perusahaan,” jelas dia.

Dia menguraikan, di pertengahan 2018 hingga awal 2020, grafik BCA out perform, lompat lebih tinggi dan meninggalkan Himbara. Saat itu LDR bank masih tinggi, Bank Mandiri dan BNI LDR-nya di kisaran 95-98 persen. Namun tidak dengan BCA yang LDR-nya berada di angka 80 persen dan likuiditasnya bagus. “Kalau bank kesulitan tumbuh karena kesulitan funding, BCA tidak demikian, karena mempunyai profitabilitas yang lebih baik dibanding Himbara sehingga value lebih tinggi,” jelas Sigit.

Menyadari performa saham dan market cap sebagai value yang harus dijaga, lanjut Sigit, maka Bank Mandiri di 2020 merumuskan kembali visi – misi serta strategi bisnis. “Kita visinya menjadi Patner Finansial Pilihan Utama Anda, dan misinya menyediakan solusi perbankan digital yang simple dan handal yang menjadi bagian hidup nasabah,” pungkas Sigit.

Disadari bahwa strategi Bank Mandiri adalah wholesale bank, maka presure terhadap yield of loan makin ketat. Maka, lanjutnya, strateginya grow beyond lending. “Mandiri tidak hanya andalkan wholesale dengan fokus pada pendapatan bunga tetap, lebih dari itu dan punya kontribusi lebih dari feebase income. Kita juga akan tingkatkan CASA karena presure itu tidak bisa kita hindari dan switch dengan strategi beyond lending,” papar Sigit.

Berikutnya, Bank Mandiri mulai  shifting untuk high yield aset. Jika komposisi hari ini 66-34, pelan-pelan menuju 60-40, namun tetap tempatkan Bank Mandiri sebagai wholesale bank. Selanjutnya, Bank Mandiri mempunya 30 juta customer base di retail, dan itu adalah ekosistem yang tidak kalah besar. Maka, strategi yang dipilih adalah deeper dive into retail ekosistem.

“Tanggal 2 Oktober lalu Bank Mandiri launch livin dan super platform copra. Aplikasi livin untuk retail sementara copra untuk wholesale segment,” urainya. Ke depan, imbuhnya, karena harus menjaga ROA, maka Bank Mandiri menargetkan posisi ROA pada level 18 persen.

  • Baca juga: Laba Empat Bank Himbara Tembus Rp 74,43 Triliun di Semester I/2026, BTN Raih Pertumbuhan Tertinggi

Sinthya Roesly, Direktur Keuangan PLN di kesempatan Virsem LPP ini juga mengatakan, peran CFO sangat vital bagi industri non bank. PLN sebagai sektor yang high sensitive, harus banyak berinterkasi dengan stakeholder karena memang sangat regulated. Jika tersandung masalah, impactnya kemana-mana.

Menurutnya, untuk menjaga kesinambungan kinerja, CFO harus pula menjaga dan mengawasi perkembangan data yang akan membawa prospek perusahaan dengan visi jangka panjang, selalu melihat ke depan. “Di non bank, cash flow adalah kunci, dan disini peran CFO. Lalu Transparansi terkait informasi, data sebagai penunjang target untuk KPI. Kredibiltias juga penting baik individual dan korporasi.” Kata Sinthya.***

Tags: CFOhimbaraKementrian BUMNMitigasi RisikoPeran CFO
 
 
 
 
 
Previous Post

Kemenkop Upayakan Percepatan Izin Berusaha dan Sertifikasi Produk Usaha Mikro Kecil

Next Post

UUS Maybank Indonesia Resmikan Jembatan Gantung untuk Mobilitas Warga Desa Cepoko, Nganjuk

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Dua Tahun Beruntun, BNI Pertahankan Predikat Tertinggi GCG di IICD Award 2026

Dua Tahun Beruntun, BNI Pertahankan Predikat Tertinggi GCG di IICD Award 2026

by Sandy Romualdus
20 Oktober 2026 - 05:21

BNI mempertahankan predikat tertinggi Leadership in Corporate Governance di ajang The 17th IICD Award 2026 dan meraih posisi GCG terbaik...

Danantara Inisiasi DTIIF 2026, Tarik Modal Global dan Pacu Transformasi 6 Sektor Industri

Danantara Inisiasi DTIIF 2026, Tarik Modal Global dan Pacu Transformasi 6 Sektor Industri

by Sandy Romualdus
19 Oktober 2026 - 21:39

Danantara Indonesia menggelar DTIIF 2026 di Jakarta guna mempertemukan modal global, peraih Nobel, dan BUMN untuk memacu transformasi industri nasional....

Sasar Pekerja Muda, Bank BSN Rilis KPR DP 1 Persen dengan Tenor 40 Tahun

Sasar Pekerja Muda, Bank BSN Rilis KPR DP 1 Persen dengan Tenor 40 Tahun

by Sandy Romualdus
19 Oktober 2026 - 21:24

Bank BSN menghadirkan KPR bagi pekerja muda dengan DP 1 persen dan tenor 40 tahun, ditopang portofolio KPR perseroan yang...

Tawarkan 5.000 Aset Properti: BRI Gelar Gebyar Lelang Serentak Nusantara dan Siapkan KPR 25 Tahun

Masuk 3 Besar BUMN Layanan Terbaik, BRI Pacu Transformasi BRIVolution Reignite

by Stella Gracia
19 Oktober 2026 - 09:49

BRI menempati peringkat ketiga BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026 buah keberhasilan transformasi BRIVolution Reignite. Stabilitas.id - PT...

Komitmen Terapkan Sustainable Finance, Kredit Berkelanjutan BRI Tumbuh Double Digit Jadi Rp710,9 T

Pimpin Transformasi Ekosistem UMKM, Hery Gunardi Dinobatkan Best CEO BIFA 2026

by Stella Gracia
19 Oktober 2026 - 09:46

BRI meraih dua trofi di BIFA 2026, termasuk Best CEO Transformasi Ekosistem UMKM untuk Hery Gunardi dan Excellent Profitable State-Owned...

Employee Volunteering Day 2026: Ratusan Karyawan CIMB Niaga Turun Tangan Benahi Ruang Publik

Dorong Generasi Muda Cermat Berfinansial, BRI Hadirkan Gerai CERDAS PeKA di FEB Unair

by Stella Gracia
19 Oktober 2026 - 09:46

BRI Peduli mendukung peluncuran Gerai CERDAS PeKA di FEB Unair Surabaya guna memperkuat literasi finansial dan pelindungan konsumen digital mahasiswa....

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Dua Tahun Beruntun, BNI Pertahankan Predikat Tertinggi GCG di IICD Award 2026

Bantu Pemulihan Gempa NTT, AAJI Kucurkan Donasi Rp315 Juta dan 60 Polis Asuransi Mikro

Danantara Inisiasi DTIIF 2026, Tarik Modal Global dan Pacu Transformasi 6 Sektor Industri

Sasar Pekerja Muda, Bank BSN Rilis KPR DP 1 Persen dengan Tenor 40 Tahun

Masuk 3 Besar BUMN Layanan Terbaik, BRI Pacu Transformasi BRIVolution Reignite

Pimpin Transformasi Ekosistem UMKM, Hery Gunardi Dinobatkan Best CEO BIFA 2026

Dorong Generasi Muda Cermat Berfinansial, BRI Hadirkan Gerai CERDAS PeKA di FEB Unair

Dukung Pertumbuhan Korporasi, CIMB Niaga Rilis OCTOBIZ di Business Summit 2026

Jaga Rasionalitas Pasar, OJK dan BEI Serap Masukan Pelaku Pasar Modal

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Layanan Bank Harus Lebih Human-Centered

UUS Maybank Indonesia Resmikan Jembatan Gantung untuk Mobilitas Warga Desa Cepoko, Nganjuk

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance