• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Kamis, Oktober 29, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Finance

Penarikan Dana SAL Ditunda, Dirut BTN Sebut Tekanan Perebutan DPK Mulai Mereda

by Stella Gracia
4 September 2026 - 18:39
15
VIEWS
Perkuat Strategi Beyond Mortgage, BTN Caplok Kredit Konsumer SMBC Indonesia Rp20 Triliun
0
SHARES
15
VIEWS

Pemerintah menunda penarikan dana SAL di bank Himbara hingga pertengahan 2027. Dirut BTN Nixon Napitupulu sebut kebijakan ini memberi ruang likuiditas dan meredakan perang suku bunga deposito.

Stabilitas.id – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) menyambut positif keputusan pemerintah untuk memperpanjang penempatan sekaligus menunda jadwal penarikan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) di bank-bank Himbara dan perbankan syariah. Kebijakan ini memberikan kelonggaran ruang likuiditas bagi perbankan nasional untuk mengelola ekspansi kredit tanpa tertekan perebutan Dana Pihak Ketiga (DPK).

  • Baca juga: Uang Primer Adjusted Tembus Rp2.353 Triliun: BI Catat Lonjakan Uang Kartal 11,8 Persen

Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu, menjelaskan bahwa proses pengembalian dana SAL oleh BTN kini memiliki jangka waktu yang jauh lebih pasti dan akan dilakukan secara bertahap dalam tiga gelombang, yakni pada September 2026, Desember 2026, hingga pertengahan 2027 (Juli).

“Bukan enggak jadi (dikembalikan) September, ada yang ditunda sampai akhir tahun. Jadi, sekarang jauh lebih jelas jangka waktunya dan ada yang bahkan sampai pertengahan tahun depan. Penempatan dananya kan udah jadi kredit, kita jadi punya waktu menghimpun dana, jadi enggak terburu-buru, enggak tertekan gitu harus mengejar cepat untuk menggantikannya,” ungkap Nixon di Menara BTN Jakarta, Jumat (4/9/2026).

BERITA TERKAIT

Uang Primer Adjusted Tembus Rp2.353 Triliun: BI Catat Lonjakan Uang Kartal 11,8 Persen

Kesiapan Likuiditas Terjaga: Bank BJB Tuntaskan Pokok dan Bunga Obligasi Rp75,62 Miliar

Kredit Tembus Rp9.019 Triliun: Likuiditas Bank Mengetat, LDR Riil Sentuh 97 Persen

Minat Pasar Membeludak, Dana Obligasi Sosial BTN Siap Mengalir ke Sektor MBR dan UMKM

  • Baca juga: Kesiapan Likuiditas Terjaga: Bank BJB Tuntaskan Pokok dan Bunga Obligasi Rp75,62 Miliar

Relaksasi Likuiditas dan Penurunan Tensi Perang Deposito

Penundaan jadwal penarikan dana oleh Kementerian Keuangan yang berkoordinasi dengan Bank Indonesia (BI) bertujuan menjaga kestabilan sistem keuangan nasional. Sebelum adanya keputusan penundaan ini, perbankan dihadapkan pada potensi ketatnya likuiditas akibat kewajiban pengembalian dana dalam jumlah besar secara serentak.

Nixon menambahkan bahwa kelonggaran waktu penarikan dana SAL turut berdampak positif terhadap stabilisasi biaya dana (cost of funds) di industri perbankan, khususnya mengurangi persaingan agresif penawaran suku bunga tinggi pada instrumen deposito.

  • Baca juga: Kredit Tembus Rp9.019 Triliun: Likuiditas Bank Mengetat, LDR Riil Sentuh 97 Persen

“Tapi, kita juga senang bahwa ada penundaan karena itu memberikan ruang yang lebih longgar untuk menurunkan perang tanding perebutan deposit masyarakat,” kata Nixon.

Meskipun jadwal pengembalian diperpanjang hingga Juli 2027, manajemen BTN memastikan telah menyiapkan cadangan likuiditas yang memadai untuk memenuhi jadwal pengembalian bertahap yang telah disepakati bersama pemerintah dan regulator. ***

Tags: BBTNBTNDPKhimbaralikuiditas perbankanNixon L.P. NapitupuluSAL PemerintahSaldo Anggaran LebihSuku bunga deposito
 
 
 
 
 
Previous Post

Perkuat Customer Experience, CIMB Niaga Tebar Promo dan Gelar Engagement di Harpelnas 2026

Next Post

AAUI Soroti Target OJK dan Tantangan Reasuransi di Tengah Tergerusnya Laba Industri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Saham BBNI Bangkit ke Level Rp3.400, Analis Soroti Valuasi Menarik Perbankan BUMN

by Stella Gracia
29 Oktober 2026 - 14:24

Kinerja solid kuartal III 2026 BNI dan Bank Mandiri menjadi katalis positif penopang rebound harga saham perbankan BUMN ke level...

Perkuat Customer Experience, CIMB Niaga Tebar Promo dan Gelar Engagement di Harpelnas 2026

Kredit Tembus Rp242,6 Triliun, CIMB Niaga Bukukan Laba Sebelum Pajak Rp5,8 Triliun

by Stella Gracia
28 Oktober 2026 - 16:03

CIMB Niaga membukukan laba sebelum pajak Rp5,8 triliun per kuartal III 2026 dengan penyaluran kredit Rp242,6 triliun dan rasio CASA...

Makin Fleksibel, Transaksi ‘Outward Remittance’ Poket Valas BCA Kini Bisa Lewat Cabang

Penyaluran Kredit BCA Tembus Rp1.063 Triliun, Laba Bersih Tumbuh Jadi Rp45,2 Triliun

by Sandy Romualdus
27 Oktober 2026 - 18:29

BCA membukukan penyaluran kredit Rp1.063 triliun dan laba bersih Rp45,2 triliun hingga kuartal III 2026, ditopang pertumbuhan dana murah CASA...

Terpakai Rp17 Triliun, Bank Mandiri Jelaskan Fasilitas Kredit Rp40 Triliun ke Jhonlin Group

Terpakai Rp17 Triliun, Bank Mandiri Jelaskan Fasilitas Kredit Rp40 Triliun ke Jhonlin Group

by Stella Gracia
27 Oktober 2026 - 13:43

Bank Mandiri menjelaskan fasilitas plafon kredit Rp40 triliun ke Jhonlin Baratama dengan penarikan Rp17 triliun serta rasio agunan saham terjaga...

CASA Tembus Rp733,7 Triliun, BNI Bukukan Laba Operasional Kuartal III Terbesar Sepanjang Sejarah

CASA Tembus Rp733,7 Triliun, BNI Bukukan Laba Operasional Kuartal III Terbesar Sepanjang Sejarah

by Stella Gracia
27 Oktober 2026 - 11:30

BNI membukukan PPOP tertinggi dalam sejarah sebesar Rp27,5 triliun dan laba bersih Rp16,1 triliun pada kuartal III 2026, ditopang kredit...

Tawarkan 5.000 Aset Properti: BRI Gelar Gebyar Lelang Serentak Nusantara dan Siapkan KPR 25 Tahun

Alokasikan Rp1 Triliun di Tahap II, BRI Lanjutkan Aksi Korporasi Buyback Saham

by Stella Gracia
27 Oktober 2026 - 09:09

BRI konsisten mengeksekusi buyback saham bertahap hingga Rp1 triliun di Tahap II, ditopang permodalan kokoh CAR 21,5 persen dan laba...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

ACMF Dukung Integrasi Kawasan, OJK Pacu Implementasi Standar Keuangan Berkelanjutan

Saham BBNI Bangkit ke Level Rp3.400, Analis Soroti Valuasi Menarik Perbankan BUMN

Topang 2,97 Juta UMKM, Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp271,20 Triliun per Kuartal III/2026

Dorong Inklusi Finansial UMKM, BI Integrasikan Data QRIS ke Sistem Credit Scoring

Kredit Tembus Rp242,6 Triliun, CIMB Niaga Bukukan Laba Sebelum Pajak Rp5,8 Triliun

Dari Menabung ke Multi-Aset, Ajaib Catat 25 Persen Investor Pemula Langsung Berdiversifikasi

Perkuat Kebijakan Berbasis Riset, OJK Gelar International Research Forum 2026 dan Rilis Jurnal Syariah

Cegah Fraud dan Risiko Siber, OJK Rangkul 27 Asosiasi Profesi Tata Kelola di Forum SPEKTA

Akselerasi Pasar Uang dan Valas 2030, BI Gandeng OJK dan APUVINDO Perkuat 4 Prioritas

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
AAUI Soroti Target OJK dan Tantangan Reasuransi di Tengah Tergerusnya Laba Industri

AAUI Soroti Target OJK dan Tantangan Reasuransi di Tengah Tergerusnya Laba Industri

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance