Pemerintah menunda penarikan dana SAL di bank Himbara hingga pertengahan 2027. Dirut BTN Nixon Napitupulu sebut kebijakan ini memberi ruang likuiditas dan meredakan perang suku bunga deposito.
Stabilitas.id – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) menyambut positif keputusan pemerintah untuk memperpanjang penempatan sekaligus menunda jadwal penarikan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) di bank-bank Himbara dan perbankan syariah. Kebijakan ini memberikan kelonggaran ruang likuiditas bagi perbankan nasional untuk mengelola ekspansi kredit tanpa tertekan perebutan Dana Pihak Ketiga (DPK).
Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu, menjelaskan bahwa proses pengembalian dana SAL oleh BTN kini memiliki jangka waktu yang jauh lebih pasti dan akan dilakukan secara bertahap dalam tiga gelombang, yakni pada September 2026, Desember 2026, hingga pertengahan 2027 (Juli).
“Bukan enggak jadi (dikembalikan) September, ada yang ditunda sampai akhir tahun. Jadi, sekarang jauh lebih jelas jangka waktunya dan ada yang bahkan sampai pertengahan tahun depan. Penempatan dananya kan udah jadi kredit, kita jadi punya waktu menghimpun dana, jadi enggak terburu-buru, enggak tertekan gitu harus mengejar cepat untuk menggantikannya,” ungkap Nixon di Menara BTN Jakarta, Jumat (4/9/2026).
BERITA TERKAIT
Relaksasi Likuiditas dan Penurunan Tensi Perang Deposito
Penundaan jadwal penarikan dana oleh Kementerian Keuangan yang berkoordinasi dengan Bank Indonesia (BI) bertujuan menjaga kestabilan sistem keuangan nasional. Sebelum adanya keputusan penundaan ini, perbankan dihadapkan pada potensi ketatnya likuiditas akibat kewajiban pengembalian dana dalam jumlah besar secara serentak.
Nixon menambahkan bahwa kelonggaran waktu penarikan dana SAL turut berdampak positif terhadap stabilisasi biaya dana (cost of funds) di industri perbankan, khususnya mengurangi persaingan agresif penawaran suku bunga tinggi pada instrumen deposito.
“Tapi, kita juga senang bahwa ada penundaan karena itu memberikan ruang yang lebih longgar untuk menurunkan perang tanding perebutan deposit masyarakat,” kata Nixon.
Meskipun jadwal pengembalian diperpanjang hingga Juli 2027, manajemen BTN memastikan telah menyiapkan cadangan likuiditas yang memadai untuk memenuhi jadwal pengembalian bertahap yang telah disepakati bersama pemerintah dan regulator. ***

















