PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) meraih penghargaan Indonesia Sports Industry of the Year 2026 dari Kemenpora, berkat konsistensinya memajukan ekosistem olahraga nasional dan memberdayakan UMKM senilai triliunan rupiah.
Stabilitas.id – Langkah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dalam membangun ekosistem olahraga nasional kembali mendapat pengakuan tertinggi. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI resmi menyematkan gelar bergengsi Indonesia Sports Industry of the Year 2026 kepada bank pelat merah tersebut.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyerahkan langsung penghargaan prestisius itu kepada Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, dalam puncak ajang Indonesia Sports Summit 2026, Jumat (11/9/2026). Mengusung tema tajam “Celebrating Those Who Move Indonesian Sport Forward”, apresiasi ini memvalidasi rekam jejak perseroan yang sukses menyulap ajang olahraga menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat.
Bagi Hery Gunardi, trofi ini adalah cerminan dari komitmen jangka panjang perseroan yang pantang setengah hati. Keterlibatan BRI, menurutnya, tidak pernah berhenti pada sekadar kemeriahan kompetisi, melainkan menukik jauh ke jantung pembentukan ekosistem ekonomi yang berkelanjutan. “Kami memaknai penghargaan dari Kemenpora RI ini sebagai apresiasi atas konsistensi BRI dalam mendukung kemajuan olahraga nasional,” tegas Hery.
BERITA TERKAIT
Etalase utama dari manuver ini tentu saja terhampar di lapangan hijau. Memasuki musim 2026/2027, BRI mencatatkan rekor solid sebagai sponsor utama kompetisi kasta tertinggi, BRI Super League, selama enam tahun berturut-turut. Bagi bank berskala raksasa ini, sepak bola bukan sekadar urusan skor akhir atau siapa yang mengangkat piala. Kompetisi ini adalah katalisator raksasa.
Jutaan pasang mata yang memadati stadion maupun yang terpaku di depan layar kaca merupakan pasar potensial yang menghidupkan ekosistem bisnis akar rumput. Hery menggarisbawahi bahwa kehadiran liga memicu denyut nadi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), mulai dari pedagang kuliner, pernak-pernik, hingga penjaja merchandise. Manuver ini sangat sejalan dengan khitah bisnis BRI yang fokus memperluas akses pembiayaan bagi wong cilik.
Hitung-hitungan ekonomi atas langkah strategis ini pun tidak main-main. Kajian mendalam dari BRI Research Institute memproyeksikan bahwa kompetisi sepak bola nasional tersebut mampu memutar roda ekonomi hingga menembus angka Rp10,42 triliun pada tahun 2024 lalu—sebuah perputaran modal yang diyakini terus merangkak naik secara eksponensial.
Manuver perseroan juga melebar hingga ke aspal sirkuit. Dukungan konsisten BRI terhadap perhelatan internasional MotoGP di Indonesia terbukti manjur memantik lonjakan transaksi sektoral. Geliat ekonomi melesat tajam pada bisnis perhotelan, kuliner, hingga transportasi lokal setiap kali raungan mesin motor kelas dunia itu bergema.
Hebatnya, kepedulian BRI tidak menguap begitu saja saat peluit panjang ditiup atau lampu sirkuit dipadamkan. Kesejahteraan atlet pasca-bertanding turut masuk dalam radar prioritas. Pemerintah bahkan memercayakan perseroan sebagai bank penyalur bonus apresiasi bagi para atlet dan pelatih peraih medali di ajang SEA Games Thailand 2025. Dengan kapabilitas jaringan yang masif, BRI memastikan kucuran dana negara mendarat dengan aman, efektif, dan tepat sasaran di rekening para pahlawan olahraga.
Manuver komprehensif ini pada akhirnya mempertegas sebuah paradigma baru. Keterlibatan perbankan di arena olahraga kini tak bisa lagi dipandang sebelah mata sebagai ajang pasang logo sponsor semata. Ia telah menjelma menjadi tulang punggung kokoh yang memastikan industri olahraga nasional tumbuh profesional, inklusif, dan menghidupi jutaan rakyat di pinggir gelanggang. ***
Editor : Sandy Romualdus

















