Jakarta – Bank Mandiri bersama Jasa Marga terus mengembangkan layanan transaksi pembayaran jalan tol untuk memudahkan masyarakat dalam menggunakan jalan tol. Untuk itu, Bank Mandiri dan Jasa Marga akan mengimplementasikan layanan transaksi pembayaran tol menggunakan e-toll card tanpa perlu berhenti dan membuka kaca mobil.
Peluncuran perdana (softlaunching) layanan e-toll card dilakukan di Plaza Mandiri, Rabu (30/11) yang disaksikan oleh Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan dan Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution, serta di hadiri oleh direksi perusahaan operator jalan tol.
Pada tahap peluncuran perdana (softlaunching) ini, layanan e-toll non stop baru dapat dilakukan di Gardu Tol Otomatis (GTO) Cililitan dan Cengkareng (sebelah kiri dari 2 gardu yang ada). Selanjutnya, akan terus dikembangkan ke seluruh gerbang tol pada tahun 2012.
BERITA TERKAIT
Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini mengatakan melalui implementasi layanan e-Toll Card Non Stop ini, diharapkan animo masyarakat dalam menggunakan layanan e-Toll Card terus meningkat.
“Kami berharap langkah ini dapat mendukung kelancaran transaksi pembayaran jalan tol, sehingga secara tidak langsung dapat mengurangi tingkat kemacetan dan potensi kerugian yang terjadi akibat pembayaran tol secara manual,” kata Zulkifli Zaini.
Pada layanan transaksi non-stop ini, pengemudi tidak perlu menghentikan kendaraan untuk melakukan transaksi tetapi cukup melintasi gerbang tol dengan kecepatan 10 km/jam. Setelah terdengar bunyi ”bip-bip” di perangkat on board unit (OBU) yang terpasang di kaca depan, palang pintu gardu tol pun akan terbuka dan transaksi selesai.
Bank Mandiri dan operator tol selalu melakukan inovasi untuk mempercepat transaksi pembayaran tol. Pada Oktober 2009 diimplementasikan layanan pembayaran melalui Gardu Tol Otomatis (GTO), yaitu di gerbang tol Cililitan, Halim, Kapuk, Cengkareng, Pluit dan Tanjung Priok.
Selain memperkenalkan layanan inovatif sistem pembayaran tol tersebut, Bank Mandiri bersama Jasa Marga dan operator tol lainnya, mulai tanggal 1 Desember 2011 ruas tol yang dapat menerima e-Toll Card semakin luas sehingga mencapai 9 ruas tol terdiri dari 118 gerbang (482 gardu tol). Dengan demikian ruas e-Toll Card akan meliputi ruas tol Dalam Kota Jakarta dan Bandara Soekarno Hatta, Cikupa-Merak, JORR (Gerbang Rorotan – Pondok Ranji), JLB-W1 (Jakarta Lingkar Barat Satu), Bogor Outer Ring Road, Jakarta – Cikampek (Gerbang Pondok Gede – Cikarang) dan Jagorawi (Gerbang Taman Mini – Cibubur), seperti dikatakan oleh Direktur Jasa Marga Frans Sunito.
“Sedangkan untuk ruas tol Jakarta – Cikampek dan Padaleunyi serta ruas tol Jagorawi secara keseluruhan paling lambat akan selesai pada Januari 2012. Ruas tol di luar kota seperti ruas tol Palikanci, Surabaya, Semarang dan Medan, implementasi e-Toll Card akan dilakukan pada pertengahan tahun 2012,” kata Frans Sunito menambahkan.
Sampai Oktober 2011, jumlah kartu mandiri prabayar e-Toll Card yang telah diterbitkan mencapai 420 ribu kartu atau meningkat 150 persen bila dibandingkan dengan posisi Oktober 2010. Sedangkan jumlah transaksinya di bulan Oktober 2011 tumbuh 117 persen dibandingkan dengan posisi yang sama tahun 2010.
Zulkifli Zaini menjelaskan, jumlah kartu mandiri prabayar e-Toll Card yang diterbitkan pada tahun depan diharapkan tumbuh 144 persen dengan kenaikan jumlah transaksi mencapai 55 persen.
Selain e-Toll Card, kartu mandiri prabayar memiliki dua co-brand lainnya, yaitu Indomaret Card dan GazCard. Pangsa pasar kartu mandiri prabayar pada September 2011 baru mencapai 9,4 persen. Namun, jumlah transaksinya mampu mencapai 62,9 persen dari total transaksi kartu prabayar di Indonesia.
Untuk memudahkan pengguna kartu Mandiri Prabayar dalam melakukan isi ulang, Bank Mandiri juga menyediakan lebih dari 13 ribu outlet yang dapat menerima isi ulang, antara lain di lebih dari 2.300 mandiri atm, 600 Cabang Bank Mandiri, 5.600 toko Indomaret, 450 toko Alfamidi/Alfaexpress, 2.500 toko Alfamart, 700 SPBU, dan 128 sarana isi ulang self service terminal (SST) yang ditempatkan di lokasi-lokasi strategis seperti mal, perkantoran dan rest area tol.
Direktur Utama Jasa Marga Frans S. Sunito menjelaskan bahwa peningkatan layanan e-Toll Card ini juga merupakan salah satu upaya Jasa Marga dalam meningkatkan pelayanan kepada pengguna jalan tol, khususnya di bidang pelayanan transaksi. ”Modernisasi pelayanan ini akan terus kita kembangkan sebagai wujud komitmen kita terhadap peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

















