Jakarta – Merespon turunnya suku bunga acuan BI rate pada pekan lalu, Lembaga Penjamin Simpanan menurunkan suku bunga penjaminan LPS untuk deposito bank umum, baik rupiah dan valas, serta BPR. "Bank umum menjadi 6 persen rupiah, valas 1,25 persen, BPR 8,5 persen untuk 15 Februari sampai 14 Mei 2012," ungkap Direktur Eksekutif LPS Firdaus Djaleani melalui siaran persnya di Jakarta, Senin (13/2/2012).
Dia menjelaskan, dasar penurunan suku bunga penjaminan merupakan capaian pertumbuhan ekonomi 6,5 persen sepanjang 2011, serta inflasi Januari yang rendah, hanya 3,65 persen year in year. Investment grade dari Moody's dipercaya akan meningkatkan kepercayaan pasar dan mendorong modal asing masuk.
Selain itu, LPS melihat struktur biaya dana mengalami penurunan secara tidak merata. "Pada sebagian bank penuruan biaya dananya terjadi lebih besar dibandungkan dengan bank yang lebih kecil," tulis siaran pers bertandatangan Kepala Eksekutif LPs Firdaus Djaelani.
BERITA TERKAIT
Tingkat bunga tersebut turun dari sebelumnya di mana penjaminan deposito merupakan 6,5 persen untuk simpanan rupiah, 1,5 persen untuk simpanan valas, dan 9,5 persen untuk BPR. Penurunan tingkat suku bunga penjaminan terakhir terjadi pada Desember.
Sebelumnya, anggota Dewan Komisioner LPS Mirza Adityaswara mengatakan BI rate merupakan komponen perhitungan suku bunga penjaminan LPS. Karenanya, ketika BI rate diturunkan, LPS rate pasti turun. Pekan lalu, BI menurunkan suku bunga kebijakan ke level 5,75 persen atau 25 basis poin dari sebelumnya.
Suku bunga penjaminan LPS merupakan tingkat suku bunga yang dianggap wajar untuk deposito. Jika deposito di suatu bank diberikan di atas tingkat suku bunga LPS, lembaga tersebut tidak menjamin simpanan nasabah sekiranya bank tersebut bankrut. Namun, jika masih dalam batas penjaminan LPS rate, dana nasabah di bank dijamin sampai dengan Rp 2 miliar.
Direktur Keuangan dan Strategi Bank Mandiri Pahala N Mansury menyatakan, suku bunga kredit dapat turun ketika biaya dana turun, jika seluruh bank patuh. "Kalau memang ini akan menurunkan biaya dana, maka bunga kredit juga akan siap turun sepanjang bahwa emmang bisa dipastikan semua (bank) akan mengikuti penurunan tingkat bunga LPS tersebut," kata Pahala secara terpisah.

















