JAKARTA, Stabilitas – PT Hutama Karya (HK) terus mengejar penyelesaian ruas jalan tol sepanjang 211 km dalam rangkaian proyek pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Perusahaan meyakini pengerjaan tersebut bakal dapat dirampungkan pada tahun 2020, termasuk juga di dalamnya proyek jalur Pekanbaru-Dumai (Permai) sepanjang 31 km dan Sigli-Banda Aceh sepanjang 14 km. Tak hanya rampung pengerjaan, keseluruhan proyek tersebut ditarget juga dapat mulai beroperasi pada tahun ini juga.
“Kami terus kejar target menambah lagi sepanjang 211 km. Itu yang sudah disahkan oleh Komisaris untuk kinerja tahun 2020 ini,” ujar SVP Sekretaris Perusahaan HK, Muhammad Fauzan, di Jakarta, akhir pekan lalu.
Dengan ditargetkannya penambahan 211 km jalur siap operasi tersebut, menurut Fauzan, maka bagian jalur dari Trans Sumatera yang belum bisa beroperasi tinggal menyisakan Tanjung Mulia-Medan sepanjang 7 km. Ruas tersebut sejauh ini dilaporkan masih terus dalam dalam proses pengerjaan. Selain itu, HK disebut Fauzan juga tengah berkonsentrasi pada pengerjaan di 6 ruas lainnya.
BERITA TERKAIT
“Per pertengahan Februari 2020 lalu proses konstruksi jalan tol Pekanbaru-Dumai sudah mencapai 90 persen dengan progress pembebasan lahan sudah sampai 99,78 persen,” tutur Fauzan.
Secara lebih terperinci, Fauzan menjelaskan bahwa perkembangan masing-masing ruas sebagai berikut:
– Seksi Pekanbaru-Minas sepanjang 9,5 km. Progres pembebasan lahan 100 persen. Progress konstruksi 100 persen.
– Seksi 2 Minas-Kandis Selatan sepanjang 24,1 km. Progres pembebasan lahan 99,83 persen. Progres konstruksi 89,83 persen.
– Seksi 3 Kandis Selatan-Kandis Utara sepanjang 16,95 km. Progres pembebasan lahan 98,52 persen. Progres konstruksi 83,72 persen.
– Seksi 4 Kandis Utara-Duri Selatan sepanjang 26,5 km. Progres pembebasan lahan 100 persen. Progres konstruksi 88,77 persen
– Seksi 5 Duri Selatan-Duri Utara sepanjang 29,45 km. Progres pembebasan lahan 100 persen. Progres konstruksi 90,12 persen
– Seksi 6 Duri Utara-Dumai Panjang 25,44 km. Progres pembebasan lahan 100 persen. Progres konstruksi 82,97 persen

















