Jakarta – Tak terkecuali, dampak banjir juga ikut dialami oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Bebeberapa unit kerja (Uker) dan Anjungan Tunai Mandiri tak lepas dari amukan banjir. Meski demikian, layanan kepada nasabah tetap optimal diberikan oleh BRI. Diantaranya, BRI mengerahkan Uker dan ATM terdekat nasabah serta layanan e-channel BRI seperti ATM, mobile/sms banking, dan lain sebagainya.
“Layanan BRI tetap optimal, sebab saat ini alternatif layanan kepada nasabah semakin variatif. Layanan nasabah tidak terganggu,” ujar Sekretaris Perusahaan BRI Muhamad Ali di Jakarta hari ini. Ali mengatakan, nasabah tidak perlu panik sebab manajemen sudah menyediakan unit kerja alternatif yakni uker yang tidak jauh dari nasabah. “Bisa dilayani dicabang-cabang atau Uker terdekat,” ujar Ali.
Info yang dihimpun, terdapat satu unit ATM BRI di Alfamart Bukit Duri, SPV Kantor Cabang Saharjo, tergenang akibat banjir. “Tapi uang sudah diamankan,” papar Ali. Selain itu, pada pagi hari, Minggu (19/01/2014), BRI Unit Bintara, Kantor Cabang Bekasi juga dilaporkan ikut tergenang. Namun, air kemudian surut, uang di ATM telah dikosongkan serta listrik dimatikan. Hal yang sama dialami BRI Unit Cilamaya, Kantor Cabang Cikampek, Jawa Barat. Kantor tersebut sempat tergenang, namun uang di ATM telah dikosongkan.
BERITA TERKAIT
Ali menambahkan, Uker BRI di Pamanukan juga kena dampak banjir. “Di kantor cabang air di parkiran sudah sepaha dan dijalan depan kantor sudah sepinggang, ATM galery sudah kemasukan air. Namun untuk mencegah dampak lebih besar, operasional ATM sudah dimatikan sejak tadi malam. Listrik dari PLN juga ikut dimatikan dan genset tidak bisa dinyalakan,” pungkas Ali.
BRI juga memantau sejumlah jaringan layanan yang terkenah banjir di Jakarta. Diantaranya, Kantor Cabang BRI Daan Mogot, Kantor Kas Benhil di Rumah Sakit Mintoharjo, Jakarta Selatan. Secara keseluruhan BRI masih mendata kerugian dan dampak banjir.

















