• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Minggu, Februari 22, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home BUMN

PT Pos Segera Buka Agen Pos di 24 Ribu Pesantren NU

oleh Sandy Romualdus
30 Mei 2013 - 00:00
14
Dilihat
PT Pos Segera Buka Agen Pos di 24 Ribu Pesantren NU
0
Bagikan
14
Dilihat

Jakarta –  Diversifikasi pemasaran terus dilakukan PT Pos Indonesia (Persero) sebagai bagian dari transformasi perusahaan dari postel company menjadi network company. Kali ini PT Pos mengandeng Pengurus Besar Naudathul Ulama (PBNU), menghadirkan kantor pos di setiap kantong-kantong NU, baik Pesantren maupun Masjid.

Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Pos Indonesia dengan PBNU dilakukan Dirut Pos Indonesia, I Ketut Mardjana dan Ketua PBNU Dr. KH. Said Aqil Siradj, di saksikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) , Dahlan Iskan, bertempat di Kantor Pos Pusat, Bandung, Jawa Barat, Rabu (29/5).

I Ketut Mardjana, Direktur Utama PT Pos Indonesia, mengatakan, kerjasama dengan NU sangat potensial dalam membantu masyarakat di pedesaan, atau wilayah rural, yang jauh dari akses pelayanan public. Keterlibatan NU nanti mempermudah transaksi dan pengiriman barang seperti parsel, demikian juga jasa transaksi keuangan dapat dilakukan di pesantren NU. "Nanti kita pilah-pilah mana yang lebih potnsial dilakukan," kata I Ketut usai penandatangan MoU tersebut.

BERITA TERKAIT

HPSN 2026: BNI Perkuat Aksi Lingkungan, 423 Kg Sampah Berhasil Diangkut dari Pantai Mertasari

BNI Rayakan Imlek 2577 Kongzili Bersama Nasabah, Perkuat Komitmen Tumbuh Berkelanjutan

OJK Sikat Influencer Saham BVN, Denda Rp5,35 Miliar Akibat Manipulasi Pasar

Bareskrim Bidik TPPU Emas Ilegal Rp992 Triliun, Toko Emas di Jatim Digeledah

Bahkan, tidak hanya pesantren yang diberdayakan, tetapi juga masjid di area basis Nu juga akan dimanfatkan kantor pos. "Nanti di masjid dan pesantren bisa buat bayar cicilan bank, dan lain-lain," pungkas I Ketut.

Ketua PBNU Dr. KH. Said Aqil Siradj mengatakan, kerjasama ini akan memberdayakan sekira 24 ribu pesantren, dan lebih dari 800 ribu mesjid milik NU di Indonesia. Dari kerjasama tersebut, pada realisasinya akan mendapatkan manfaat edukasi, pemasaran, dan tentu pendapatan bagi kedua belak pihak.

"Nanti ada pembekalan dari PT Pos seperti pelatihan tentang keuangan, pemasaran, dll. Dari situ kita pasti dapat keuntungan material yang layak. Tetapi pada prinsispnya yang kita lakukan bersama ini karena kita memiliki orientasi kerakyatan yang sama," kata KH. Said Aqil Siradj.

Sementara Menteri BUMN Dahlan Iksan mengatakan, dengan potensi pesantren NU yang sanga besar, PT Pos diminta untuk segera menetapkan langkah operasionalnya. Sebagai contoh, Dahlan mengarahkan segera menjaring 100 pesantren pertama untuk disaring sebagai pilot project agen pos tersebut.

“Artinya jangan tunggu lama lagi. Setelah Mou ini saya minta PT Pos untuk segera meralisasikan langlah operasionalnya. Kalau sulit, nanti tempatkan satu manajer PT Pos di kantor PBNU, nanti dalam dua minggu ke depan ini dia yang menagih daftar 100 pesantren, kemudian nanti setiap pimpinan PT Pos memantau dari 100 pesantren tersebut, mana yang visible,” papar Dahlan.

Tahap selanjutnya, menurut Dahlan, hasil evaluasi terhadap 100 pesantren tersebut nantinya dipilih sebanyak 50 pesantern yang berpotensi mendukung aktivitas bisnis. Dari 50 pesantren tersebut, PT Pos melakukan perekrutan santri yang akan dilatih untuk menjadi operator kator pos di masing-masing pesantren. “Langkah selanjutnya PT POS memberikan CSR kepada 50 pesantren tersebut berupa computer dan fasilitas pendukungnya,” tukas Dahlan.

Melalui beberapa langkah operasional tersebut, Dahlan berharap dalam tiga bulan ke depan, kerjasama tersebut sudah mulai berjalan. “Tiga bulan ke depan, 50 pesantren pertama harus sudah jalan.” Menurut dia, langkah operasional tersebut segera direalisasikan karena dalam lima tahun ke depan, pemerintah bersama Bank Indonesia (BI) berusaha menerapkan program financial inclusion. “Ini penting bagi Indonesia, karena ekonomi kita ke depan harus inclusion. Ini salah satu cara memperluas akses keuangan ke masyarakat. Ini membantu pemerataan ekonomi,” imbuhnya

Dahlan mengaku sempat ragu dengan beragam aktivitas pemasaran yang gencar dilakukan PT Pos sebagai bentuk dari transforamsi organissai. “Awalnya saya was was, takutnya kegiatan marketing besar-besaran, nanti PT Pos merugi. Tetapi ternyata berhasil. Artinya manajemen PT Pos cukup tangguh. Karena marketing dilakukan oleh manajemen yang besar," pungkas Dahlan.

Maka itu, kata dia, Kementrian BUMN akan terus mendorong langkah PT Pos melakukan revaluasi asset tidak produktif mejadi asset produktif, berupa bisnis retail dan property. Demikian juga dengan upaya PT Pos yang masuk ke bisnis jasa keuangan secara lebih dalam. “Kita juga akan mendorong realisasi kerjasama PT Pos dengan Taspen dan Bank Mandiri dalam mendirikan bank,” ujar Dahlan.

Sementara Direktur Keuangan PT Pos, Tavip Parawansa mengatakan, upaya diversifikasi agen ini tentu akan berdampak pada pendapatan PT Pos. "24 ribu anggota pesantren itu sangat potensial. Kita berharap dapat menggerek pendapatan kita. Nanti kita langsung runing pelaksanaan setelah MoU ini," pungkas Tavip.

Ditanya mengenai target tiga bulan yang ditetapkan Menteri BUMN, Direktur Operasi Surat pos dan Logistik PT Pos, Ismanto mengatakan, pihaknya siap menerapkan hal itu. Menurut dia, waktu tiga bulan bungan waktu yang singat dan juga bukan lama, sehingga pihaknya iptimis bisa melakukan hal itu karena sejauh ini infrastruktur PT Pos sudah siap memperlancar program tersebut. “Banyak yang bisa diraih dari kerjasama tersebut, seperti kiriman surat, wesel uang dari orang tua ke anak di dalam pesantren, dll. Jadi kita siap untuk meraup potensi itu,” ujar Ismanto.

 
 
 
 
Sebelumnya

Servis Transactional Banking Capai Rp 60,257 Triliun

Selanjutnya

Q1-2013, Kiriman Surat PT Pos Tumbuh 12%, Parsel 30%

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

BNI dan BNI Ventures Luncurkan Dropbox Kertas, Dorong Ekonomi Sirkular di Lingkungan Kantor

BNI dan BNI Ventures Luncurkan Dropbox Kertas, Dorong Ekonomi Sirkular di Lingkungan Kantor

oleh Sandy Romualdus
17 Februari 2026 - 13:51

Stabilitas.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI bersama anak usahanya, BNI Ventures, memperkuat komitmen keberlanjutan melalui peluncuran...

Jasa Marga Kenalkan Ekosistem Travoy di IIMS 2026, Siap Kawal Mudik Lebaran

Jasa Marga Kenalkan Ekosistem Travoy di IIMS 2026, Siap Kawal Mudik Lebaran

oleh Stella Gracia
12 Februari 2026 - 12:08

Stabilitas.id — PT Jasa Marga (Persero) Tbk. memperkenalkan ekosistem aplikasi Travoy (Travel with Comfort and Joy) dalam ajang Indonesia International...

Bangkit dari PHK, UMKM Binaan BRI Rolly Bakery Tembus Pasar Global

Bangkit dari PHK, UMKM Binaan BRI Rolly Bakery Tembus Pasar Global

oleh Stella Gracia
11 Februari 2026 - 12:47

Stabilitas.id — Berawal dari pemutusan hubungan kerja (PHK), Natali berhasil membangun usaha roti dan kue kering rumahan bernama Rolly Bakery...

Permudah Pembayaran, BRImo Perkenalkan Fitur QRIS Tap

Permudah Pembayaran, BRImo Perkenalkan Fitur QRIS Tap

oleh Stella Gracia
9 Februari 2026 - 09:07

JAKARTA, Stabilitas.id – Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus memperluas kemudahan transaksi digital untuk mendukung mobilitas harian masyarakat Jakarta melalui pengembangan...

BNI Dorong Edukasi Lingkungan, Fondasi Keberlanjutan Aksi Bersih Pantai di Bali

BNI Dorong Edukasi Lingkungan, Fondasi Keberlanjutan Aksi Bersih Pantai di Bali

oleh Sandy Romualdus
8 Februari 2026 - 14:34

Stabilitas.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menegaskan upaya menjaga lingkungan tidak cukup dilakukan melalui satu kali...

BNI Lanjutkan Aksi Bersih Pantai, Perkuat TPS3R Sekar Tanjung di Bali

BNI Lanjutkan Aksi Bersih Pantai, Perkuat TPS3R Sekar Tanjung di Bali

oleh Sandy Romualdus
7 Februari 2026 - 18:43

Stabilitas.id — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI) melanjutkan aksi bersih Pantai Mertasari, Bali, dengan menyalurkan bantuan sarana pengelolaan...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Puncak BIK 2025: Ribuan Warga Banyumas Dapat Akses Keuangan Baru dari LJK

    OJK Tunjuk Friderica sebagai ADK Pengganti Ketua dan Wakil Ketua OJK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Scam di Indonesia Tertinggi di Dunia, Capai 274 Ribu Laporan dalam Setahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Akhiri Riwayat BPR Bank Cirebon, Ini Kronologi Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1 Sak Mortar Plester Berapa m²? Simak Cara Hitung dan Keunggulan Semen Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Jejak Panji Irawan, Dirut Bank Mandiri Taspen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Korupsi Pertamina, Riza Chalid Masuk Daftar Buronan Internasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

HPSN 2026: BNI Perkuat Aksi Lingkungan, 423 Kg Sampah Berhasil Diangkut dari Pantai Mertasari

BNI Rayakan Imlek 2577 Kongzili Bersama Nasabah, Perkuat Komitmen Tumbuh Berkelanjutan

OJK Sikat Influencer Saham BVN, Denda Rp5,35 Miliar Akibat Manipulasi Pasar

Bareskrim Bidik TPPU Emas Ilegal Rp992 Triliun, Toko Emas di Jatim Digeledah

Mari Elka Pangestu: Reformasi Bursa Jadi Kunci RI Raih Dana Asing Rp1.118 Triliun

Neraca Pembayaran 2025 Defisit US$7,8 Miliar, Tertekan Outflow Investasi Portofolio

Siap-siap! THR TNI/Polri dan ASN Mulai Disalurkan Minggu Pertama Ramadan

Purbaya Tolak Usulan IMF Naikkan PPh 21, Fokus Jaga Daya Beli Masyarakat

Strategi Pembiayaan APBN: Serapan Lelang SUN Tembus Rp40 Triliun di Tengah Penurunan Bids

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Bank Mandiri Dukung Indonesia Investor Day di Hong Kong

Mandiri Buka Kantor Kas di Labuan Bajo-Flores

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance