• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Minggu, Juni 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Market

Akhir Tahun, Target P/E Rasio Saham Trisula di Kisaran 8-10 Kali

oleh Sandy Romualdus
8 Juni 2012 - 00:00
4
Dilihat
Trisula Akan Tambah Dua Brand Internasional
0
Bagikan
4
Dilihat

 

Jakarta – PT Trisula Internasional melepas saham perdananya di kisaran harga Rp 250 – Rp 300 per lembar saham. Dengan pertumbuhan kinerja perusahaan yang relatif stabil, perseroan meyakini hingga akhir tahun ini price to earning ratio (P/E) atau rasio harga saham terhadap laba bersih per lembar saham di kisaran 8-10 kali.

 “Bagi kami target P/E rasio ini kendati murah tetapi sangat menarik. Kami percaya dengan proyeksi pertumbuhan jangka panjang yang terus membaik, investor akan menikmati hasil yang menarik dengan prediksi valuasi saham yang naik terus,” ungkap Direktur Utama PT Trisula International, Lisa Tjahjadi dalam Public Expose Penawaran Umum Perdana Saham Perseroan di Jakarta, Selasa (5/6/2012).

BERITA TERKAIT

Jangkau Permukiman Padat, SIG Sediakan Layanan Beton Siap Pakai MiniMix

Investasi SDM Jangka Panjang BNI Hantar Devin/Faathir ke Final Macau Open 2026

Sasar Komunitas Muda Blok M, CIMB Niaga Tebar Cashback 50% di ‘Ada OCTO Land’

BNI Dukung Penanganan Stunting di Pangalengan Lewat Program Desa Sehat

Dalam penawaran perdana saham tersebut, investor juga berpeluang mendapatkan waran yang diterbitkan hingga 75 juta lembar saham, yang ditawarankan dengan kisaran harga yang sama dengan saham IPO. “Untuk pembelian 4 saham akan mendapatkan 1 waran,” kata Lisa.

Direktur Utama Sinar Mas Sekuritas, Kokoaryadi Chandra menambahkan, Perseroan memang tidak mematok level P/E ratio yang tinggi di awal penjualan saham perdana. Apalagi dengan kapitalisasi pasar pasca IPO sebesar Rp 300 miliar, Trisula Internasional masuk dalam kategori emiten small and medium corporation.

 “Namun kita mengetahui bahwa Perseroan mempunyai kinerja yang baik, dan ke depan mempunyai prospek yang bagus. Apalagi dengan beberapa merk terkenal seperti Jobb dan Jack Nicklaus yang dijual Perseroan, pasti akan memberikan nilai lebih bagi investor,” katanya di kesempatan yang sama.

Bahkan, sebagai penjamin emisi, pihaknya pun sudah memperhitungkan kondisi pasar yang ada dalam menggelar IPO tersebut, antara lain ancaman dari masalah regional, Eropa, recovery Amerika, dan slowdown-nya ekonomi China. “Itu kita jadikan peluang, dan kesempatan kita untuk menarik perhatian investor. Kendati P/E rasio murah, tetapi perusahaan ini punya prospektus yang bagus, sehingga kami yakin dapat menarik perhatian investor,” jelas Kokoaryadi.

Untuk diketahui, penjualan bersih perseroan dalam tiga tahun terakhir terus meningkat. Jika 2009 Trisula mencatat sebesar Rp 178 miliar, di akhir 2010 dan 2011 mengalami peningkatan masing-masing mejadi Rp 231 miliar dan Rp 288 miliar. Artinya laba perseroan mengalami peningkatan hingga 60%. “Tahun depan kita targetkan laba Rp 41 miliar, dan pendapatan sebear Rp 660 miliar,” kata Lisa lebih lanjut.

Lisa menegaskan, target pertumbuhan laba tersebut sejalan dengan aksi perseroan yang telah menuntaskan akuisisi hingga 50% satu perusahaan baru, yakni PT Trisco Tailored Apparel Manufacturing (TSC). Sehingga dalam enam bulan beroperasi di tahun ini, TSC diharapkan mendukung performance perseroan di 2013. “Kontribusi revenue TSC sekitar 30%. Industri ritel kita sendiri kontribusinya 25%,” ungkap Lisa.

Adapun untuk akusisi tersebut, menurut Lisa, perseroan mengeluarkan biaya hingga Rp 28 miliar. “Sumber dananya sekitar 35% dari hasil IPO” kata Lisa. Sementara sisanya akan dialoaksikan untuk membiayai ekspansi bisnis perseroan. “Ekpansi untuk bangun gerai dan toko baru,” imbuhnya.

Adapun tahun ini, lanjut Lisa, perseroan berencana membuka 20-30 gerai baru. Akhir 2011 lalu perseroan telah hadir di 165 lokasi di seluruh Indonesia. Dan dalam 5 tahun diharapkan perseroan telah hadir di 350 lokasi. “Sehingga 2016 nanti penjualan kita bisa capai Rp 1 triliun,” harap Lisa.

Menurut Lisa, tahun ini perseroan mengalokasakan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 20 miliar yang akan digunakan untuk ekspansi gerai dan toko. Dia mengaku untuk membangun satu buah toko membutuhkan biaya yang lebih besar dibanding pembangunan gerai. “Investasi toko bisa mencapai Rp 1 miliar, sementara untuk bangun gerai itu hanya membutuhkan Rp 50 juta hingga Rp 75 juta,” katanya.

Dia menambahkan, untuk melengkapi koleksi merk yang dijual Perseroan, saat ini pihaknya tengah melakukan pembicaraan dengan dua merk lagi untuk menjadi partner bisnis. “Diperkirakan 2013 kita tambah 2 merk lagi, kalau tidak ada halangan,” tukas Lisa seraya menambahkan bahwa saat ini market share perseoan sebesar 10% secara nasional.

 
 
 
 
 
Sebelumnya

SAS Jalin Mitra Dengan EMC Greenplum

Selanjutnya

Atlas Tawarkan Kupon Obligasi Mulai 8,25% – 10,75%

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Tertahan di Level ‘Gocap’, GOTO Kebut Restu Buyback Saham Rp3,5 Triliun

Tertahan di Level ‘Gocap’, GOTO Kebut Restu Buyback Saham Rp3,5 Triliun

oleh Stella Gracia
18 Juni 2026 - 11:17

Stabilitas.id – Setelah pergerakan harga sahamnya tertidur pulas di level terendah Rp50 per lembar alias "gocap" selama lebih dari sebulan,...

Rupiah, Capital Outflow dan Trikotomi Friedmen*

Tiga Motor Penopang Beraksi, Rupiah Dibidik Menguat ke Rp17.500 per Dolar AS

oleh Stella Gracia
17 Juni 2026 - 17:13

Stabilitas.id – Langkah sinkronisasi kebijakan antara otoritas moneter dan fiskal sukses membangun benteng pertahanan yang solid bagi mata uang Garuda....

Ketika Sungai Mulai Mengering

Proyeksi Valas Q3/2026: Euro dan Poundsterling Bersiap Unjuk Gigi Lawan Dolar AS

oleh Stella Gracia
17 Juni 2026 - 17:13

Stabilitas.id – Pergerakan pasar valuta asing (valas) utama dunia diproyeksikan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS)....

Rombak Direksi, RUPST Bukit Asam (PTBA) Setujui Dividen Tunai Rp1,32 Triliun

Selat Hormuz Dibuka, Harga Emas Global US$4.325 & Antam Dibidik Tembus Rp3,1 Juta

oleh Stella Gracia
17 Juni 2026 - 17:13

Stabilitas.id – Pamor logam mulia sebagai instrumen lindung nilai (hedging) utama dunia kembali bersinar terang. Kendati tensi geopolitik Timur Tengah...

Perluas Akses Investasi Global, BRI Hadirkan Reksa Dana USD Batavia

Perluas Akses Investasi Global, BRI Hadirkan Reksa Dana USD Batavia

oleh Stella Gracia
15 Juni 2026 - 16:23

Stabilitas.id -  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat layanan wealth management dengan menghadirkan pilihan investasi global...

Bidik Kredit Konsumer, BRI (BBRI) Tebar Promo KPR Bunga Mulai 2,50% dan Tenor 20 Tahun

BRI Siapkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

oleh Stella Gracia
15 Juni 2026 - 07:41

Stabilitas.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI (BBRI) mengumumkan rencana pembelian kembali saham dalam kondisi pasar yang...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Manjakan Investor Ritel, BBCA Berencana Bagikan Dividen Interim Setiap Kuartal

    Tekanan Rebalancing MSCI Mereda, Saham BCA (BBCA) Siap Rebound ke Level Rp6.000

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Danamon-Manulife Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Freeport Indonesia Setor Rp4,8 Triliun ke Pemda Papua, Total Kontribusi Negara Tembus Rp75 T

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Plus Minus Perdagangan Karbon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gebrakan Ekonomi Desa, Presiden Prabowo Resmikan Operasional 1.061 Koperasi Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Jangkau Permukiman Padat, SIG Sediakan Layanan Beton Siap Pakai MiniMix

Investasi SDM Jangka Panjang BNI Hantar Devin/Faathir ke Final Macau Open 2026

Sasar Komunitas Muda Blok M, CIMB Niaga Tebar Cashback 50% di ‘Ada OCTO Land’

BNI Dukung Penanganan Stunting di Pangalengan Lewat Program Desa Sehat

Andalkan AI dan Platform Elevate, SIG Rombak Total Sistem Manajemen Performa

Kemenkeu Kantongi Dukungan Beijing, Penerbitan Panda Bond Dipercepat

Kedok IPO Fiktif & Jasa Pelunasan Pinjol Dibongkar, Satgas PASTI Sikat Dua Entitas Ini

Perkuat Beyond Mortgage, BTN (BBTN) Gandeng Pemprov DKI dan Kementerian UMKM

Jaga Stabilitas PVML, OJK Longgarkan Aturan Modal Asing & Batasi Pemain Paylater

STABILITAS CHANNEL

 
Selanjutnya
Bank Mandiri Kembali Gelar CFO Forum

Bank Mandiri Kembali Gelar CFO Forum

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance