• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Sabtu, Oktober 17, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Resensi Buku

Membidik Peluang di Era MEA

by Sandy Romualdus
7 Mei 2016 - 00:00
54
VIEWS
Membidik Peluang di Era MEA
0
SHARES
54
VIEWS

Gong dimulainya era perdagangan bebas ASEAN pada awal tahun ini sebetulnya bukan merupakan kejutan, sehingga akan mengherankan jika ada yang masih terkejut ketika mengetahui fakta bahwa ‘pintu rumah’ Indonesia sudahterbuka untuk negara-negara di kawasan ASEAN.

Proses liberalisasi kawasan ASEAN sejatinya sudah digagas sejak dua dasawarsa silam dengan ditandatanganinya kesepakatan ASEAN Free Trade Area (AFTA) pada tahun 1992. Kemudian pada 1996 muncul kesepakatan lain yang disebut General Agreement on Trade in Services (GATS) yang memasukkan jasa. 

  • Baca juga: CEO Digimaster, Dr. Elisa Indriasari Terbitkan Buku Bertajuk “Technobanker”

Yang paling mutakhir adalah Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang resmi dijalankan pada Januari lalu. Sejatinya kesepakatan membentuk MEA baru disepakati pada pertemuan ASEAN di Bali tahun 2003. Para pemimpin ASEAN setuju untuk meningkatkan liberalisasi ekonomi melalui sebuah perjanjian yang lebih komprehensif mengintegrasikan perdagangan barang dan jasa. Awalnya ditargetkan pada 2020, namun pada pertemuan tahun 2007, target itu dimajukan ke tahun 2015. 

BERITA TERKAIT

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Meski isu MEA sudah berlangsung lebih dari 10 tahun, namun masih banyak anggota masyarakat bahkan orang-orang yang berkecimpung dalam bidang ekonomi masih gagap dalam berbicara masalah Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Nah, sebuah lembaga riset menghadirkan sebuah buku yang bisa menjadi referensi tepat untuk memahami mengenai apa itu Masyarakat Ekonomi ASEAN, apa yang sudah dilakukan negara tetangga, dan strategi apa yang harus disiapkan untuk menjadi pemenang dalam era integrasi ekonomi ASEAN ini.

Buku “Membidik Peluang Masyarakat Ekonomi ASEAN” adalah hasil kajian CORE Indonesia yang menyoroti mengenai perdagangan bebas regional yang baru saja diresmikan Januari lalu. CORE Indonesia menganggap isu tentang MEA harus terus disuarakan agar Indonesia lebih siap menghadapi dan mendapatkan manfaat yang maksimal dari MEA.

  • Baca juga: Kisah Sukses 50 Agen Asuransi Jiwa  Dituangkan dalam Buku 'Jejak Langkah Para Pemenang'

Buku ini disusun menjadi enam bab. Dua bab pertama berisi tentang gambaran latar belakang dan perkembanga MEA, juga posisi Indonesia saat ini. Bab tiga menjelaskan mengenai kondisi dan perkembangan dua negara ASEAN menjelang MEA, yakni Thailand dan Malaysia. Sedangkan tiga bab terakhir akan memaparkan tentang berbagai aspek ekonomi yang dimiliki Indonesia terkait dengan ASEAN. Buku ini juga membahas secara khusus bagaimana persiapan dan kondisi dari pesaing utama Indonesia dalam mendapatkan manfaat besar dari MEA yaitu Thailand dan Malaysia.

Kedua negara jiran itu disebut sebagai negara yang sudah melakukan persiapan serius menghadapi era perdagangan bebas regional. Di hampir semua sektor yang berada dalam kesepakatan MEA, kedua negara itu disebut-sebut yang paling siap untuk memenangkan persaingan regional. Sementara Indonesia, berdasarkan data, masih berada di bawah potensi yang ada, terutama dalam hal ekspor. Indonesia dinilai masih menghadapi banyak kendala bahkan ketika kesepakatan MEA itu sudah berjalan.

Lalu apakah buku ini menjawab bahwa Indonesia sudah siap menghadapi persaingan bebas dalam konteks MEA. Menurut buku ini, perdebatan mengenai kesiapan atau ketidaksiapan Indonesia dalam menghadap pasar bebas seperti MEA, sama panjangnya dengan pembahasan manfaat serta mudharat dari perdagangan bebas bagi Indonesia. Namun alih-alih meratapi dampak negatif dari kesepakatan tersebut, buku ini mendorong agar kita semua, khususnya pemerintah untuk memanfaatkan peluang yang ada dengan menggalang kekuatan (Bab 6, hal 197).

  • Baca juga: Pentingnya Kepemimpinan Tengah yang Efektif

Buku ini tipikal dari penulis-penulis yang berada pada lembaga riset, didominasi dengan data-data aktual dan relevan dari setiap subyek yang dibahasnya. Bahkan Darmin Nasution, Menteri Koordinator Perekonomian Kabinet Kerja dalam komentarnya ini mengatakan bahwa buku ini layak menjadi bacaan yang mencerahkan saat kita tengah menghadapi berbagai tantangan ekonomi, khususnya di era integrasi pasar ASEAN. “Didukung dengan banyaknya grafik di dalamnya, data yang ditampilkan bisa menjadi sumber informasi dan referensi,” kata mantan Gubernur BI. 

Bagi peneliti dan pemerhati MEA mungkin buku ini tidak memberi nilai tambah cukup signifikan karena datadata yang ditampilkan sudah bisa dinikmati oleh mereka sehari-hari, bahkan sebelum ini. Akan tetapi, bagi masyarakat, maupun dan pemerintah buku ini bisa menjadi gambaran betapa masih lemahnya Indonesia ketika harus berhadapan dengan negara-negara tetangga. Dan sebagai pengambil kebijakan, pemerintah bisa mengambil manfaat banyak dari buku ini.

 
 
 
 
 
Previous Post

BNI Gandeng Sisfo Beri Kredit Nelayan

Next Post

Siasati Dominasi Ekonomi China

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

CEO Digimaster, Dr. Elisa Indriasari Terbitkan Buku Bertajuk “Technobanker”

CEO Digimaster, Dr. Elisa Indriasari Terbitkan Buku Bertajuk “Technobanker”

by Sandy Romualdus
15 Februari 2024 - 23:14

JAKARTA, Stabilitas.id – Hari ini menandai suatu langkah nyata dalam dunia IT khususnya perbankan digital. Dr. Elisa Indriasari, yang juga...

Kisah Sukses 50 Agen Asuransi Jiwa  Dituangkan dalam Buku ‘Jejak Langkah Para Pemenang’

Kisah Sukses 50 Agen Asuransi Jiwa  Dituangkan dalam Buku ‘Jejak Langkah Para Pemenang’

by Sandy Romualdus
3 November 2022 - 17:42

JAKARTA, Stabilitas.id – Maju mundurnya sebuah perusahaan banyak tergantung kepada para salesnya, apapun jenis industrinya. Di sektor asuransi jiwa, para...

Pentingnya Kepemimpinan Tengah yang Efektif

Pentingnya Kepemimpinan Tengah yang Efektif

by Sandy Romualdus
18 Desember 2021 - 11:03

Judul Buku : The 360° Leader:  Membangun Pengaruh dari Posisi Manapun dalam Organisasi (John C. Maxwell, Thomas Nelson Inc -...

Promosisi Melalui Blackberry

Promosisi Melalui Blackberry

by Sandy Romualdus
22 Juli 2014 - 00:00

“Orang pintar pakai Blackberry mengeluarkan uang. Orang cerdas mendapatkan uang dari Blackberry”, begitu kata seorang praktisi bisnis yang memiliki 182...

Skandal Ekonomi Dalam Bingkai Fiksa

Skandal Ekonomi Dalam Bingkai Fiksa

by Sandy Romualdus
7 Februari 2014 - 00:00

Buku fiksi dengan latar belakang ekonomi politik bukan sesuatu yang baru di belahan Barat. Tetapi di Indonesia, genre buku ini...

Ladies, Ayo Bangun Kecerdasan Finansial!

Ladies, Ayo Bangun Kecerdasan Finansial!

by Sandy Romualdus
25 November 2013 - 00:00

Ada beragam wajah kecerdasan, meski pada awalnya kita hanya mengenal satu jenis kecerdasan yang disebut intelligence quotient (IQ). Para ahli...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Filosofi Bahtera di Atas Laut, Pemprov DKI Resmikan Masjid Apung An-Nur di Pantai Ancol

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
CIMB Niaga Gunakan Sistem Core Banking Baru

Bayar Tiket AirAsia Indonesia Kini Bisa Lewat Rekening Ponsel CIMB Niaga

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance