• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Rabu, Februari 18, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Resensi Buku

Membidik Peluang di Era MEA

oleh Sandy Romualdus
7 Mei 2016 - 00:00
32
Dilihat
Membidik Peluang di Era MEA
0
Bagikan
32
Dilihat

Gong dimulainya era perdagangan bebas ASEAN pada awal tahun ini sebetulnya bukan merupakan kejutan, sehingga akan mengherankan jika ada yang masih terkejut ketika mengetahui fakta bahwa ‘pintu rumah’ Indonesia sudahterbuka untuk negara-negara di kawasan ASEAN.

Proses liberalisasi kawasan ASEAN sejatinya sudah digagas sejak dua dasawarsa silam dengan ditandatanganinya kesepakatan ASEAN Free Trade Area (AFTA) pada tahun 1992. Kemudian pada 1996 muncul kesepakatan lain yang disebut General Agreement on Trade in Services (GATS) yang memasukkan jasa. 

Yang paling mutakhir adalah Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang resmi dijalankan pada Januari lalu. Sejatinya kesepakatan membentuk MEA baru disepakati pada pertemuan ASEAN di Bali tahun 2003. Para pemimpin ASEAN setuju untuk meningkatkan liberalisasi ekonomi melalui sebuah perjanjian yang lebih komprehensif mengintegrasikan perdagangan barang dan jasa. Awalnya ditargetkan pada 2020, namun pada pertemuan tahun 2007, target itu dimajukan ke tahun 2015. 

BERITA TERKAIT

Lampaui Rp1.067 Triliun, Aset Perbankan Syariah Indonesia Cetak Rekor Tertinggi di 2025

Indonesia Kuartal IV/2025 Naik Jadi US$431,7 Miliar, Sektor Publik Jadi Pemicu

BRI Group Raih Empat Penghargaan Bergengsi dari Alpha Southeast Asia 2025

BRI Kembali Gelar Program Desa BRILiaN 2026

Meski isu MEA sudah berlangsung lebih dari 10 tahun, namun masih banyak anggota masyarakat bahkan orang-orang yang berkecimpung dalam bidang ekonomi masih gagap dalam berbicara masalah Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Nah, sebuah lembaga riset menghadirkan sebuah buku yang bisa menjadi referensi tepat untuk memahami mengenai apa itu Masyarakat Ekonomi ASEAN, apa yang sudah dilakukan negara tetangga, dan strategi apa yang harus disiapkan untuk menjadi pemenang dalam era integrasi ekonomi ASEAN ini.

Buku “Membidik Peluang Masyarakat Ekonomi ASEAN” adalah hasil kajian CORE Indonesia yang menyoroti mengenai perdagangan bebas regional yang baru saja diresmikan Januari lalu. CORE Indonesia menganggap isu tentang MEA harus terus disuarakan agar Indonesia lebih siap menghadapi dan mendapatkan manfaat yang maksimal dari MEA.

Buku ini disusun menjadi enam bab. Dua bab pertama berisi tentang gambaran latar belakang dan perkembanga MEA, juga posisi Indonesia saat ini. Bab tiga menjelaskan mengenai kondisi dan perkembangan dua negara ASEAN menjelang MEA, yakni Thailand dan Malaysia. Sedangkan tiga bab terakhir akan memaparkan tentang berbagai aspek ekonomi yang dimiliki Indonesia terkait dengan ASEAN. Buku ini juga membahas secara khusus bagaimana persiapan dan kondisi dari pesaing utama Indonesia dalam mendapatkan manfaat besar dari MEA yaitu Thailand dan Malaysia.

Kedua negara jiran itu disebut sebagai negara yang sudah melakukan persiapan serius menghadapi era perdagangan bebas regional. Di hampir semua sektor yang berada dalam kesepakatan MEA, kedua negara itu disebut-sebut yang paling siap untuk memenangkan persaingan regional. Sementara Indonesia, berdasarkan data, masih berada di bawah potensi yang ada, terutama dalam hal ekspor. Indonesia dinilai masih menghadapi banyak kendala bahkan ketika kesepakatan MEA itu sudah berjalan.

Lalu apakah buku ini menjawab bahwa Indonesia sudah siap menghadapi persaingan bebas dalam konteks MEA. Menurut buku ini, perdebatan mengenai kesiapan atau ketidaksiapan Indonesia dalam menghadap pasar bebas seperti MEA, sama panjangnya dengan pembahasan manfaat serta mudharat dari perdagangan bebas bagi Indonesia. Namun alih-alih meratapi dampak negatif dari kesepakatan tersebut, buku ini mendorong agar kita semua, khususnya pemerintah untuk memanfaatkan peluang yang ada dengan menggalang kekuatan (Bab 6, hal 197).

Buku ini tipikal dari penulis-penulis yang berada pada lembaga riset, didominasi dengan data-data aktual dan relevan dari setiap subyek yang dibahasnya. Bahkan Darmin Nasution, Menteri Koordinator Perekonomian Kabinet Kerja dalam komentarnya ini mengatakan bahwa buku ini layak menjadi bacaan yang mencerahkan saat kita tengah menghadapi berbagai tantangan ekonomi, khususnya di era integrasi pasar ASEAN. “Didukung dengan banyaknya grafik di dalamnya, data yang ditampilkan bisa menjadi sumber informasi dan referensi,” kata mantan Gubernur BI. 

Bagi peneliti dan pemerhati MEA mungkin buku ini tidak memberi nilai tambah cukup signifikan karena datadata yang ditampilkan sudah bisa dinikmati oleh mereka sehari-hari, bahkan sebelum ini. Akan tetapi, bagi masyarakat, maupun dan pemerintah buku ini bisa menjadi gambaran betapa masih lemahnya Indonesia ketika harus berhadapan dengan negara-negara tetangga. Dan sebagai pengambil kebijakan, pemerintah bisa mengambil manfaat banyak dari buku ini.

 
 
 
 
Sebelumnya

BNI Gandeng Sisfo Beri Kredit Nelayan

Selanjutnya

Siasati Dominasi Ekonomi China

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

CEO Digimaster, Dr. Elisa Indriasari Terbitkan Buku Bertajuk “Technobanker”

CEO Digimaster, Dr. Elisa Indriasari Terbitkan Buku Bertajuk “Technobanker”

oleh Sandy Romualdus
15 Februari 2024 - 23:14

JAKARTA, Stabilitas.id – Hari ini menandai suatu langkah nyata dalam dunia IT khususnya perbankan digital. Dr. Elisa Indriasari, yang juga...

Kisah Sukses 50 Agen Asuransi Jiwa  Dituangkan dalam Buku ‘Jejak Langkah Para Pemenang’

Kisah Sukses 50 Agen Asuransi Jiwa  Dituangkan dalam Buku ‘Jejak Langkah Para Pemenang’

oleh Sandy Romualdus
3 November 2022 - 17:42

JAKARTA, Stabilitas.id – Maju mundurnya sebuah perusahaan banyak tergantung kepada para salesnya, apapun jenis industrinya. Di sektor asuransi jiwa, para...

Pentingnya Kepemimpinan Tengah yang Efektif

Pentingnya Kepemimpinan Tengah yang Efektif

oleh Sandy Romualdus
18 Desember 2021 - 11:03

Judul Buku : The 360° Leader:  Membangun Pengaruh dari Posisi Manapun dalam Organisasi (John C. Maxwell, Thomas Nelson Inc -...

Promosisi Melalui Blackberry

Promosisi Melalui Blackberry

oleh Sandy Romualdus
22 Juli 2014 - 00:00

“Orang pintar pakai Blackberry mengeluarkan uang. Orang cerdas mendapatkan uang dari Blackberry”, begitu kata seorang praktisi bisnis yang memiliki 182...

Skandal Ekonomi Dalam Bingkai Fiksa

Skandal Ekonomi Dalam Bingkai Fiksa

oleh Sandy Romualdus
7 Februari 2014 - 00:00

Buku fiksi dengan latar belakang ekonomi politik bukan sesuatu yang baru di belahan Barat. Tetapi di Indonesia, genre buku ini...

Ladies, Ayo Bangun Kecerdasan Finansial!

Ladies, Ayo Bangun Kecerdasan Finansial!

oleh Sandy Romualdus
25 November 2013 - 00:00

Ada beragam wajah kecerdasan, meski pada awalnya kita hanya mengenal satu jenis kecerdasan yang disebut intelligence quotient (IQ). Para ahli...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Puncak BIK 2025: Ribuan Warga Banyumas Dapat Akses Keuangan Baru dari LJK

    OJK Tunjuk Friderica sebagai ADK Pengganti Ketua dan Wakil Ketua OJK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Scam di Indonesia Tertinggi di Dunia, Capai 274 Ribu Laporan dalam Setahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1 Sak Mortar Plester Berapa m²? Simak Cara Hitung dan Keunggulan Semen Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Jejak Panji Irawan, Dirut Bank Mandiri Taspen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Korupsi Pertamina, Riza Chalid Masuk Daftar Buronan Internasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Purbaya Sebut Juda Agung Calon Kuat Wakil Menteri Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Lampaui Rp1.067 Triliun, Aset Perbankan Syariah Indonesia Cetak Rekor Tertinggi di 2025

Indonesia Kuartal IV/2025 Naik Jadi US$431,7 Miliar, Sektor Publik Jadi Pemicu

BRI Group Raih Empat Penghargaan Bergengsi dari Alpha Southeast Asia 2025

BRI Kembali Gelar Program Desa BRILiaN 2026

BNI dan BNI Ventures Luncurkan Dropbox Kertas, Dorong Ekonomi Sirkular di Lingkungan Kantor

BNI Integrasikan Ekonomi Sirkular dan Inklusi Keuangan Lewat Program Agen46 Bank Sampah

Mandiri Institute: Penguatan Link and Match Kunci Optimalkan Momentum Perbaikan Tenaga Kerja Nasional

OJK Bidik Praktik Jual Beli Rekening, Nasabah Terancam Masuk Daftar Hitam Perbankan

BNI JCB Corporate Card Raih Penghargaan, Bukti Ekspansi BNI di Segmen Korporasi

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
CIMB Niaga Gunakan Sistem Core Banking Baru

Bayar Tiket AirAsia Indonesia Kini Bisa Lewat Rekening Ponsel CIMB Niaga

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance