BOGOR, Stabilitas—PT Bank BNI Syariah meluncurkan Griya Swakarya iB Hasanah, di Perumahan Terra Maharani, Bogor, Selasa (11/4). Produk ini merupakan inovasi pertama bagi bank syariah dan saat ini menjadi satu-satunya produk pembiayaan rumah oleh bank berbasis kepemilikan fixed asset di Indonesia.
BNI Griya Swakarya iB Hasanah merupakan produk inovasi model bisnis syariah dengan akad murabahah atau jual beli. Dalam hal ini bank syariah telah terlebih dahulu menguasai aset properti yang akan dikelola, dibangun, dan dijual dimana di dalam neraca didudukkan sebagai persediaan bankk. Secara syariah akad murabahah akan lebih sempurna karena akad yang diperjual belikan telah dikuasai oleh bank.
“Prinsipnya gini, sebetulnya ini sinergi antara BNI dengan pengembang. Dari pengembang kita beli cash jadi barang milik kita jadi kita yang berurusan dengan nasabah. Jadi nasabah tidak beli dari dua pihak tapi direct kepada bank. Bank dalam hal ini jadi pemilik daripada aset,”jelas Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo.
Model bisnis Fixed Asset yang diterapkan pada produk Griya Swakarya ini merupakan failed project BNI Syariah untuk selanjutnya diujikan kepada segmen menengah ke bawah.
“Yang pertama kita lakukan adalah tes dulu bahwa penjualan seperti ini, failed project istilahnya. Dan failed project ini akan kita evaluasi,”kata Firman.
Penjualan Griya Swakarya selanjutnya akan menyasar kalangan menengah ke bawah dan dilakukan di beberapa daerah di Jabodetabek dengan jumlah aset sekurangnya 25 sampai 30 unit pada 2017, hal tersebut dengan pertimbangan konsistensi BNI Syariah pada Hsanah Lifestyle.
“Ada proyek selanjutnya. Jadi proyek yang ini masuk ke dalam segmen menengah, nanti ada segmen yang dibawahnya lagi, lalu ada segmen yang di bawahnya lagi, jadi kita mengambilnya menengah dan kecil kita tidak akan mengambil yang besar-besar, karena prinsip dari hasanah lifestyle itu kita memberikan kemanfaatan, mendorong kesejahteraan kepada masyarakat menengah dan ke bawah,”tegas Firman.















