• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Kamis, Maret 19, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Info Otoritas

Aksesi OECD: OJK Bidik Standar Global Dana Pensiun, Manfaatkan Likuiditas Rp2.027 Triliun

oleh Sandy Romualdus
9 Maret 2026 - 23:06
21
Dilihat
OJK Rilis Roadmap Bulion 2026–2031, Kelolaan Emas Pegadaian & BSI Tembus 153 Ton
0
Bagikan
21
Dilihat

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya untuk merombak sistem dana pensiun (dapen) nasional agar selaras dengan standar internasional. Langkah ini menjadi bagian krusial dari proses aksesi Indonesia menjadi anggota Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), di mana Indonesia mencatatkan sejarah sebagai negara pertama di Asia Tenggara yang meraih status accession country.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, memaparkan self-evaluation sistem pensiun Indonesia di markas OECD, Paris, Prancis. Fokus utama penguatan mencakup strategi investasi berbasis life-cycle dan desain manfaat pensiun yang lebih berkelanjutan.

“OJK terus mendorong penguatan sistem dana pensiun nasional agar selaras dengan praktik terbaik internasional. Langkah ini penting untuk memastikan keberlanjutan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan sektor keuangan,” ujar Ogi dalam keterangan resmi, Senin (9/3/2026).

BERITA TERKAIT

Dekati Nasabah di Jalur Mudik, Bank Jakarta Tebar Promo QRIS JakOne Mobile

Waspada! Penipuan Belanja Online Capai Rp1,14 Triliun, Simak Tips Aman dari Blibli

OJK Tuntaskan Tipibank BPR Duta Niaga: Debitur dan Direksi Masuk Penjara

Buntut Skandal Dana IPO POSA, OJK Blacklist Benny Tjokrosaputro Seumur Hidup

Upaya penguatan sektor dana pensiun ini didukung oleh kondisi likuiditas makroekonomi yang tetap solid. Berdasarkan data Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia (SEKI) terbaru, posisi Uang Primer Adjusted nasional per akhir 2024 telah menembus Rp2.027,32 triliun.

Angka ini menunjukkan pertumbuhan 9,35% (YoY) dibandingkan tahun 2023 yang sebesar Rp1.853,88 triliun. Melimpahnya likuiditas primer ini memberikan ruang bagi industri dana pensiun untuk melakukan diversifikasi investasi di pasar keuangan domestik secara lebih ekspansif namun tetap prudent.

Di sisi lain, perputaran uang di masyarakat juga tetap kencang. Uang Kartal yang Diedarkan (UYD) tercatat mencapai Rp1.204,53 triliun, naik signifikan dari posisi Rp1.101,74 triliun pada periode tahun sebelumnya. Tingginya sirkulasi uang kartal dan likuiditas bank di BI (saldo giro) yang mencapai Rp570,15 triliun menjadi fondasi kuat bagi stabilitas sistem keuangan saat reformasi dana pensiun digulirkan.

Dalam forum OECD tersebut, delegasi Indonesia mengidentifikasi beberapa area penguatan strategis:

  1. Strategi Investasi: Pengembangan portofolio berbasis life-cycle untuk mengoptimalkan imbal hasil sesuai profil risiko usia peserta.

  2. Desain Manfaat: Mendorong pembayaran manfaat secara berkala (anuitas) guna menjamin pendapatan tetap bagi pensiunan.

  3. Perluasan Cakupan: Meningkatkan kepesertaan program pensiun yang saat ini masih memiliki ruang pertumbuhan yang besar.

OJK yang juga merupakan anggota Executive Committee International Organisation of Pension Supervisors (IOPS), menekankan bahwa masukan dari negara anggota OECD akan menjadi referensi utama dalam penyempurnaan regulasi nasional ke depan. Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan pensiunan, tetapi juga memperdalam pasar modal Indonesia melalui penempatan dana jangka panjang yang lebih terstruktur. ***

Tags: Dana PensiunIndonesia Accession CountryInvestasi Life-Cyclelikuiditas perbankanOECDOgi PrastomiyonoojkReformasi KeuanganStatistik SEKI BIuang primer adjusted
 
 
 
 
Sebelumnya

Perbankan Optimis Tatap Triwulan I-2026, Meski Indeks Makroekonomi Masuk Zona Pesimis

Selanjutnya

Ditopang Transaksi Digital, Laba Bank Mandiri Melesat 16,7% Mencapai Rp8,9 Triliun di Februari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Redam Volatilitas Global, Bank Indonesia Tahan BI-Rate di Level 4,75%

Redam Volatilitas Global, Bank Indonesia Tahan BI-Rate di Level 4,75%

oleh Sandy Romualdus
17 Maret 2026 - 19:29

Stabilitas.id — Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 16-17 Maret 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate di level 4,75%. Keputusan ini...

Perluas Akses Kredit, Mastercard Gandeng CLIK Indonesia Perkuat Intelijen Data Finansial

Perluas Akses Kredit, Mastercard Gandeng CLIK Indonesia Perkuat Intelijen Data Finansial

oleh Stella Gracia
17 Maret 2026 - 15:57

Stabilitas.id — Mastercard resmi mengumumkan kolaborasi strategis dengan biro kredit swasta CLIK Indonesia (PT Cipta Logika Utama) untuk menghadirkan layanan...

Waspada! Penipuan Belanja Online Capai Rp1,14 Triliun, Simak Tips Aman dari Blibli

Waspada! Penipuan Belanja Online Capai Rp1,14 Triliun, Simak Tips Aman dari Blibli

oleh Stella Gracia
16 Maret 2026 - 10:19

Stabilitas.id — Fenomena belanja daring menjelang Idulfitri 1447 Hijriah dibayangi oleh risiko penipuan yang kian masif. Merujuk data Otoritas Jasa...

OJK Bongkar Dugaan Pencatatan Palsu Pindar Crowde, Libatkan 62 Mitra Fiktif

OJK Tuntaskan Tipibank BPR Duta Niaga: Debitur dan Direksi Masuk Penjara

oleh Stella Gracia
16 Maret 2026 - 10:13

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mempertegas komitmen penegakan hukum di sektor perbankan dengan membidik debitur yang terbukti melakukan tindak...

Tekan Risiko dan Overutilitas, OJK Terbitkan POJK 33 dan POJK 36

Buntut Skandal Dana IPO POSA, OJK Blacklist Benny Tjokrosaputro Seumur Hidup

oleh Stella Gracia
16 Maret 2026 - 10:07

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhkan sanksi administratif dan larangan beraktivitas di pasar modal terhadap sejumlah pihak terkait pelanggaran...

LPS Perkuat Transparansi, Dana Konvensional dan Syariah Kini Dipisah

LPS Perkuat Transparansi, Dana Konvensional dan Syariah Kini Dipisah

oleh Sandy Romualdus
15 Maret 2026 - 07:55

Stabilitas.id — Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mulai memisahkan pencatatan dan laporan keuangan antara sistem konvensional dan syariah. Langkah ini dilakukan...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Tekan Risiko dan Overutilitas, OJK Terbitkan POJK 33 dan POJK 36

    Catut Nama Perusahaan Asing, Satgas PASTI Blokir AMG Pantheon dan Mbastack

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPST Bank Jateng Angkat Bambang Widiyatmoko Jadi Dirut, Adnas Jabat Komut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Skandal BEBS Terkuak: OJK Geledah Kantor PT MASI Terkait Goreng Saham hingga 7.000 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga BBM Oktober 2025: Pertamina Naikkan Dexlite dan Pertamina Dex, Subsidi Tetap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Skandal BPR Panca Dana Depok: Modus Kredit Fiktif Rp32 Miliar dan Bobol Deposito

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kompak Naik! Ini Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo per 2 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPST BNI Setujui Dividen Rp13 Triliun dan Buyback Saham Rp905 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Milenial vs Gen Z: Siapa yang Paling Boros Belanja Baju Sarimbit Lebaran Tahun Ini?

APBN Jadi Perisai, Menkeu Purbaya Sebut Harga BBM Bisa Bertahan Hingga Akhir 2026

Berbagi Kebaikan, Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik melalui Program Mudik Bersama Gratis

Sambangi Beringharjo, Menkeu Purbaya Bantah Pasar Tradisional Mati Suri: Omzet Tembus Rp2 Triliun

Melayani Sepenuh Hati, Bank Mandiri Salurkan Program Sosial bagi Lebih dari 114.000 Penerima Manfaat

Mudik Gratis Bersama BNI Disambut Antusias, Ribuan Peserta Rasakan Manfaat

Pacu Kredit Properti Syariah, BSN Rangkul APSI

BNI Berangkatkan 7.000 Pemudik dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026

Redam Volatilitas Global, Bank Indonesia Tahan BI-Rate di Level 4,75%

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Laba Tumbuh Double Digit, Bank Mandiri Salurkan Kredit Rp1.511 Triliun di Awal 2026

Ditopang Transaksi Digital, Laba Bank Mandiri Melesat 16,7% Mencapai Rp8,9 Triliun di Februari 2026

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance