• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Senin, September 7, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Market

Ancaman Forced Delisting Mengintai, BEI Rilis Daftar 59 Emiten Terancam Didepak dari Bursa

oleh Stella Gracia
23 Juli 2026 - 11:57
82
Dilihat
Hari Ini BEI Mulai Pencatatan Obligasi Tiga Emiten
0
Bagikan
82
Dilihat

BEI merilis daftar 59 emiten yang berpotensi terkena forced delisting per Juni 2026, termasuk WIKA, WSKT, INAF, hingga BTEL. Simak rincian lengkapnya.

Stabilitas.id – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan sebanyak 59 emiten berpotensi mengalami penghapusan pencatatan saham secara paksa (forced delisting). Langkah peringatan ini menyasar seluruh perusahaan tercatat yang telah mengalami penghentian sementara perdagangan saham (suspensi) selama minimal enam bulan per posisi 30 Juni 2026.

  • Baca juga: Menkeu Purbaya: Modal Asing Masuk Rp140,6 Triliun, Stabilitas Ekonomi Jaga Kepercayaan Global

Berdasarkan pengumuman resmi BEI Nomor Peng-S-00019/BEI.PLP/06-2026, penerbitan daftar ini merupakan amanat dari Peraturan Bursa Nomor I-N tentang Delisting dan Relisting Saham.

Sesuai ketentuan bursa, suatu emiten berisiko dieksekusi forced delisting apabila:

BERITA TERKAIT

Menkeu Purbaya: Modal Asing Masuk Rp140,6 Triliun, Stabilitas Ekonomi Jaga Kepercayaan Global

Pasar Cermati Pidato The Fed di Jackson Hole, IHSG Bidik Area 6.550

Kemenkeu: 91 Persen Pembiayaan Investasi 2027 Bergantung pada Sektor Swasta

Membedah Potensi ETF Emas Syariah Sebagai Instrumen Baru Pasar Modal

  1. Mengalami kondisi atau peristiwa yang berdampak negatif signifikan terhadap kelangsungan usaha (going concern), baik dari aspek keuangan maupun hukum, tanpa menunjukkan indikasi pemulihan yang memadai.

  2. Tidak lagi memenuhi persyaratan pencatatan di bursa.

  3. Sahamnya terhenti atau disuspensi di pasar reguler, pasar tunai, maupun seluruh pasar selama sekurang-kurangnya 24 bulan (2 tahun) berturut-turut.

Daftar Emiten Terancam Delisting Berdasarkan Durasi Suspensi

BEI mengelompokkan emiten berpotensi forced delisting berdasarkan rentang lama penghentian perdagangan sahamnya:

1. Suspensi 6 Bulan Hingga 16 Bulan

Dalam jajaran emiten yang baru masuk radar pemantauan dalam kurun waktu setahun terakhir terdapat BUMN karya serta emiten konsumsi:

  • Suspensi 16 Bulan: PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS) dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA).

  • Suspensi 13 Bulan: PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK), PT Banyan Tirta Tbk (ALTO), PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP), dan PT Master Print Tbk (PTMR).

  • Suspensi 11–12 Bulan: PT Sriwahana Adityakarta Tbk (SWAT – 12 bln), PT Tera Mega Asia Energy Tbk (TGRA – 12 bln), PT Dosni Roha Indonesia Tbk (ZBRA – 12 bln), dan PT Keramika Indonesia Assosiation Tbk (KIAS – 11 bln).

  • Suspensi 6–10 Bulan: PT Fimperkasa Utama Tbk (FIMP – 10 bln), DPNS, GLOB, MENN (masing-masing 8 bln), BIMA, MTPS, TOPS (7 bln), serta PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU – 6 bln sejak 17 Desember 2025).

2. Suspensi 17 Bulan Hingga 2 Tahun (24 Bulan)

Sejumlah emiten telah mendekati atau genap menyentuh ambang batas kritis 24 bulan:

  • Baca juga: Pasar Cermati Pidato The Fed di Jackson Hole, IHSG Bidik Area 6.550
  • Suspensi 24 Bulan (2 Tahun): PT Indofarma Tbk (INAF), PT Pollux Properties Indonesia Tbk (POLL), PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI), PT Binakarya Jaya Abadi Tbk (BIKA), dan PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT).

  • Suspensi 17–22 Bulan: PT Indo Pureco Pratama Tbk (IPPE – 22 bln), PT Alumindo Light Metal Industry Tbk (ALMI – 20 bln), serta LMSH, MFMI, MTSM, PLIN, WICO, SMCB, dan FASW (masing-masing 17 bln).

3. Suspensi 3 Hingga 4 Tahun

Di kategori ini, terdapat nama emiten BUMN karya lainnya yang masih dibekukan:

  • PT Multi Agro Gemilang Plantation Tbk (MAGP): Suspensi 48 bulan.

  • PT JSKY Energy Indonesia Tbk (JSKY), PURE, HOTL: Suspensi 47 bulan.

  • PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT): Suspensi 38 bulan.

  • CPRI, GAMA, HKMU: Suspensi 36 bulan, serta PT Indosterling Technomedia Tbk (TECH) disuspensi 35 bulan.

4. Deretan Emiten dengan Suspensi Terlama (> 6 Tahun)

BEI juga mencatat belasan emiten yang sahamnya membeku selama lebih dari lima hingga tujuh tahun:

  • PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk (KBRI): Suspensi terlama mencapai 87 bulan (sejak 23 April 2019).

  • PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL): Suspensi 86 bulan (sejak 27 Mei 2019).

  • PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO): Suspensi 84 bulan (sejak 17 Juli 2019).

  • ARMY, SMRU, TRAM, HOME, RIMO: Suspensi berkisar antara 77 hingga 80 bulan.

  • POOL, NUSA, POSA: Suspensi berkisar antara 68 hingga 73 bulan.

    • Baca juga: Kemenkeu: 91 Persen Pembiayaan Investasi 2027 Bergantung pada Sektor Swasta

Mengingat tingginya risiko kerugian pada ekuitas emiten yang masuk dalam radar forced delisting, BEI mengimbau para investor untuk terus memantau keterbukaan informasi, pemenuhan kewajiban, serta upaya perbaikan struktur keuangan yang tengah ditempuh oleh manajemen masing-masing emiten. ***

Tags: #WikaBEBSBEIBTELBursa Efek Indonesiaforced delistingINAFPeraturan Bursa I-Nsuspensi sahamWSKT
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Dampingi 23,3 Juta Nasabah Prasejahtera, Danantara Sokong Model Pembiayaan Holistik PNM

Selanjutnya

Terbitkan MTN Global US$ 5 Miliar, Moody’s Nilai Likuiditas Danantara Investment Management Solid

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Tanggapi Hasil Review MSCI, OJK Sebut Daya Tahan Investor Lokal Mampu Redam Outflow

MARKET INSIGHT : IHSG Melesat ke 6.667 & Emas Antam Tembus Rp 2,71 Juta

oleh Sandy Romualdus
5 September 2026 - 10:05

Simak analisis mendalam pasar keuangan 5 September 2026. Ulasan teknikal IHSG, penguatan Rupiah ke Rp 17.608/USD, lonjakan harga emas Antam...

Tanggapi Hasil Review MSCI, OJK Sebut Daya Tahan Investor Lokal Mampu Redam Outflow

JPMorgan Patok Target IHSG 7.000 di Akhir 2026, Soroti Resiliensi Emiten dan Disiplin Fiskal

oleh Stella Gracia
4 September 2026 - 22:07

JPMorgan memproyeksikan IHSG mencapai level 7.000 pada akhir 2026. Resiliensi kinerja emiten dan disiplin batas defisit APBN 3% dinilai menjadi...

Tanggapi Hasil Review MSCI, OJK Sebut Daya Tahan Investor Lokal Mampu Redam Outflow

Arah IHSG, Nasib Rupiah, dan Prospek Saham Blue Chip Jelang Akhir Pekan

oleh Sandy Romualdus
4 September 2026 - 10:52

Dapatkan analisis pasar mendalam hari ini. Pantau arah pergerakan IHSG, nilai tukar Rupiah, harga emas Antam, harga minyak dunia, dan...

Tanggapi Hasil Review MSCI, OJK Sebut Daya Tahan Investor Lokal Mampu Redam Outflow

Lonjakan Inflasi dan Redupnya Manufaktur: Uji Ketahanan Sektor Konsumer vs Risk-Reward Perbankan

oleh Sandy Romualdus
4 September 2026 - 10:29

Ada risiko pasar dan strategi portofolio pasca-lonjakan inflasi Agustus 2026, kontraksi PMI manufaktur, serta prospek resiliensi sektor perbankan vs sektor...

Tanggapi Hasil Review MSCI, OJK Sebut Daya Tahan Investor Lokal Mampu Redam Outflow

Saham Blue Chip dan Komoditas Jadi Pemain Utama, Ini Top 10 Saham Pilihan Mandiri Sekuritas

oleh Sandy Romualdus
3 September 2026 - 18:47

Mandiri Sekuritas memproyeksikan IHSG mencapai level 6.810 pada akhir tahun 2026. Pemulihan pasar saham didorong oleh rotasi ke sektor komoditas,...

Suku Bunga Turun Dorong Penerbitan Obligasi Korporasi

Mandiri Sekuritas Patok Yield SBN 10 Tahun di 6,8%–7,0%, Pasar Mulai Didominasi Investor Domestik

oleh Sandy Romualdus
3 September 2026 - 18:35

Mandiri Sekuritas memproyeksikan yield obligasi pemerintah Indonesia (INDOGB) 10 tahun mencapai 6,8%–7,0% pada akhir 2026, didukung resiliensi ekonomi domestik dan...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Duta Literasi Keuangan, OJK Integrasikan Kecakapan Finansial ke Dasa Dharma Pramuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Sejarah, Bale Syariah BSN Jadi Mobile Banking Pertama Bisa Top Up KMT Commuter Line

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Sinyal Hawkish The Fed Membingungkan Pasar, Keputusan Suku Bunga September Bergantung Data Inflasi

MARKET INSIGHT : IHSG Melesat ke 6.667 & Emas Antam Tembus Rp 2,71 Juta

JPMorgan Patok Target IHSG 7.000 di Akhir 2026, Soroti Resiliensi Emiten dan Disiplin Fiskal

BI Guyur Insentif Likuiditas Rp446,5 Triliun, KSSK Minta Perbankan Genjot Kredit UMKM

RUPSLB BTN Rombak Lima Kursi Direksi, Nixon Napitupulu Tetap Menjabat Dirut

AAUI Soroti Target OJK dan Tantangan Reasuransi di Tengah Tergerusnya Laba Industri

Penarikan Dana SAL Ditunda, Dirut BTN Sebut Tekanan Perebutan DPK Mulai Mereda

Perkuat Customer Experience, CIMB Niaga Tebar Promo dan Gelar Engagement di Harpelnas 2026

Arah IHSG, Nasib Rupiah, dan Prospek Saham Blue Chip Jelang Akhir Pekan

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
Danantara Bidik Merger ID Food ke Sugar Co Rampung Bulan Depan, Kuasai 60 Persen Pasar Gula

Terbitkan MTN Global US$ 5 Miliar, Moody's Nilai Likuiditas Danantara Investment Management Solid

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance