Stabilitas.id – Strategi PT Bank Sahabat Sampoerna (Bank Sampoerna) dalam mempertebal pundi-pundi Dana Pihak Ketiga (DPK) kian agresif. Melalui gelaran SampoernaFest 2026, bank yang fokus pada segmen UMKM ini menargetkan konversi basis massa festival menjadi ekosistem digital yang loyal.
Henky Suryaputra, Direktur Keuangan dan Perencanaan Bisnis Bank Sampoerna, menegaskan bahwa inovasi layanan perbankan digital harus berjalan beriringan dengan pengalaman pengguna (user experience). “Kami tidak hanya menjual produk tabungan, tetapi membangun lifestyle perbankan yang inklusif,” ujarnya.
Langkah Bank Sampoerna memberikan unit Jaecoo J5 dan BYD Atto 1 sebagai grand prize merupakan sinyal dukungan perseroan terhadap tren kendaraan ramah lingkungan sekaligus daya tarik bagi generasi muda.
Secara historis, pola undian ini efektif mendongkrak jumlah nasabah baru (CASA) secara signifikan, sebagaimana tercermin pada rapor positif tahun 2025.
Bagi nasabah yang ingin berpartisipasi, pembukaan rekening dan peningkatan saldo dapat dilakukan secara seamless melalui aplikasi Sampoerna Mobile Banking di Google Play atau App Store.
Efek Multiplier bagi UMKM
Analisis bisnis menunjukkan bahwa SampoernaFest bukan sekadar panggung musik. Dengan melibatkan puluhan mitra UMKM, Bank Sampoerna menjalankan fungsi intermediasi non-formal yang memperluas akses pasar bagi debitur mereka.
Tercatat pada 2025, integrasi sistem pembayaran digital di area festival berhasil memacu volume transaksi harian hingga berkali lipat.
Dengan target pengunjung yang lebih besar di 2026, perseroan optimis SampoernaFest akan menjadi motor penggerak literasi keuangan sekaligus memperkokoh posisi Bank Sampoerna sebagai mitra strategis UMKM di Indonesia. Informasi lebih lanjut mengenai jadwal kota dan line-up artis dapat dipantau melalui situs resmi SampoernaFest.***





.jpg)










