• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Sabtu, Februari 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Ekonomi

BI Fokus pada Riset dan Digitalisasi untuk Akselerasi Ekonomi Syariah Global

oleh Stella Gracia
6 Oktober 2025 - 09:39
4
Dilihat
BI Fokus pada Riset dan Digitalisasi untuk Akselerasi Ekonomi Syariah Global
0
Bagikan
4
Dilihat

Stabilitas.id – Bank Indonesia (BI) menegaskan komitmennya membangun sistem ekonomi dan keuangan syariah global yang inklusif dan berkelanjutan melalui penguatan riset, inovasi digital, serta kolaborasi lintas negara. Langkah ini diwujudkan dalam penyelenggaraan The 11th International Islamic Monetary Economics and Finance Conference & Call for Papers (IIMEFC) 2025 di Jakarta, yang mengusung tema “The Role of Islamic Economics and Finance in the Era of Digital Transformation, Sustainable Growth, and Geopolitical Uncertainty.”

Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan, arah penguatan ekonomi dan keuangan syariah ke depan bertumpu pada tiga pilar utama, yakni pembangunan berkelanjutan, optimalisasi pembiayaan terpadu, serta percepatan digitalisasi.

“Pertama, memperkuat halal value chain sebagai sumber pertumbuhan baru. Kedua, mengoptimalkan blended finance dengan integrasi dana ZISWAF untuk memperluas inklusi keuangan. Ketiga, mendorong digitalisasi eksyar sebagai pendorong efisiensi, inovasi, dan konektivitas global,” ujar Perry di Jakarta, Senin (6/10/2025).

BERITA TERKAIT

Neraca Pembayaran 2025 Defisit US$7,8 Miliar, Tertekan Outflow Investasi Portofolio

Outlook Moody’s Negatif, BI Pastikan Likuiditas Perbankan Jumbo Tetap Solid

BI Tahan Suku Bunga 4,75%, Fokus Perkuat Rupiah dan Akselerasi Kredit Sektor Riil

Lampaui Rp1.067 Triliun, Aset Perbankan Syariah Indonesia Cetak Rekor Tertinggi di 2025

Ia menambahkan, keberhasilan tiga pilar tersebut hanya dapat dicapai melalui sinergi antar-lembaga, kemitraan lintas otoritas, dan kerja sama antarnegara. Dengan kolaborasi kuat, ekonomi dan keuangan syariah diharapkan menjadi katalis pertumbuhan yang berkeadilan dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat.

Selain memperkuat sistem pembiayaan syariah, BI juga menekankan pentingnya instrumen sosial seperti zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) serta pembiayaan mikro syariah untuk mengurangi ketimpangan. Inovasi digital dan riset kolaboratif akan menjadi pengungkit dalam memperluas dampak sosial, selaras dengan program pemerintah dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat.

Sebagai forum riset tahunan, IIMEFC 2025 menghadirkan narasumber internasional seperti Prof. Bambang Brodjonegoro, Prof. Aishath Muneeza, dan Dr. Muhammad Meki, dengan moderator Prof. Mansor Ibrahim. Diskusi panel membahas transformasi digital, optimalisasi zakat dan wakaf, serta perluasan pembiayaan mikro bagi masyarakat. Hasil diskusi menegaskan pentingnya sinergi kebijakan dan inovasi pembiayaan sosial sebagai fondasi pertumbuhan inklusif.

Antusiasme peserta riset tahun ini juga meningkat signifikan. Panitia menerima 348 naskah dari 37 negara, termasuk Amerika Serikat, Tiongkok, Inggris, Malaysia, Pakistan, Arab Saudi, dan Indonesia. Banyak di antaranya merupakan karya kolaboratif lintas negara, yang mencerminkan semakin luasnya jejaring global riset ekonomi dan keuangan syariah.

Melalui riset dan forum internasional semacam IIMEFC, Indonesia berupaya memperkuat posisi sebagai pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah dunia, dengan mendorong inovasi, integrasi, serta keseimbangan antara nilai komersial dan sosial dalam sistem keuangan global. ***

Tags: #Ekonomi SyariahBank Indonesiablended financedigitalisasi syariahHalal Value ChainIIMEFC 2025keuangan berkelanjutankeuangan syariah globalPerry Warjiyoriset ekonomi syariahZISWAF
 
 
 
 
Sebelumnya

Bank Mandiri Serap 63% Dana Rp55 Triliun untuk Perkuat Industri Padat Karya dan Ekonomi Kerakyatan

Selanjutnya

Sepanjang Januari–September 2025, Bea Cukai Lakukan 22 Ribu Penindakan Nilai Rp6,8 Triliun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Gadai Emas Syariah

Bareskrim Bidik TPPU Emas Ilegal Rp992 Triliun, Toko Emas di Jatim Digeledah

oleh Sandy Romualdus
20 Februari 2026 - 16:03

Stabilitas.id – Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri mulai membongkar jaringan pencucian uang terkait aktivitas penambangan emas tanpa...

Neraca Pembayaran 2025 Defisit US$7,8 Miliar, Tertekan Outflow Investasi Portofolio

Neraca Pembayaran 2025 Defisit US$7,8 Miliar, Tertekan Outflow Investasi Portofolio

oleh Stella Gracia
20 Februari 2026 - 15:43

Stabilitas.id – Bank Indonesia (BI) melaporkan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) sepanjang 2025 membukukan defisit sebesar US$7,8 miliar. Realisasi ini berbalik...

Purbaya: Kebijakan Pro-Growth Berhasil Balikkan Arah Ekonomi, Fondasi 2026 Lebih Kuat

Siap-siap! THR TNI/Polri dan ASN Mulai Disalurkan Minggu Pertama Ramadan

oleh Stella Gracia
20 Februari 2026 - 15:38

Stabilitas.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan penyaluran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), prajurit TNI,...

Strategi Transisi Ekonomi: Menkeu Purbaya Siapkan Stimulus ‘Habis-habisan’ di Kuartal I/2026

Purbaya Tolak Usulan IMF Naikkan PPh 21, Fokus Jaga Daya Beli Masyarakat

oleh Stella Gracia
20 Februari 2026 - 15:30

Stabilitas.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah belum berencana menaikkan tarif Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 atau pajak...

BI: KPR Dominasi 74% Pembelian Rumah, Aset Properti Tumbuh Terbatas di Q3 2025

Strategi Pembiayaan APBN: Serapan Lelang SUN Tembus Rp40 Triliun di Tengah Penurunan Bids

oleh Stella Gracia
20 Februari 2026 - 15:24

Stabilitas.id – Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan memutuskan untuk menarik utang sebesar Rp40 triliun...

Barter Tarif: 1.819 Produk Ekspor RI Jadi 0%, Gandum & Kedelai AS Bebas Bea Masuk

Barter Tarif: 1.819 Produk Ekspor RI Jadi 0%, Gandum & Kedelai AS Bebas Bea Masuk

oleh Stella Gracia
20 Februari 2026 - 15:00

Stabilitas.id – Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat resmi mengesahkan Agreement on Reciprocal Tariff pada Jumat (20/2/2026). Kesepakatan teknis ini menjadi...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Puncak BIK 2025: Ribuan Warga Banyumas Dapat Akses Keuangan Baru dari LJK

    OJK Tunjuk Friderica sebagai ADK Pengganti Ketua dan Wakil Ketua OJK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Scam di Indonesia Tertinggi di Dunia, Capai 274 Ribu Laporan dalam Setahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Akhiri Riwayat BPR Bank Cirebon, Ini Kronologi Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1 Sak Mortar Plester Berapa m²? Simak Cara Hitung dan Keunggulan Semen Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Jejak Panji Irawan, Dirut Bank Mandiri Taspen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Korupsi Pertamina, Riza Chalid Masuk Daftar Buronan Internasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

OJK Sikat Influencer Saham BVN, Denda Rp5,35 Miliar Akibat Manipulasi Pasar

Bareskrim Bidik TPPU Emas Ilegal Rp992 Triliun, Toko Emas di Jatim Digeledah

Mari Elka Pangestu: Reformasi Bursa Jadi Kunci RI Raih Dana Asing Rp1.118 Triliun

Neraca Pembayaran 2025 Defisit US$7,8 Miliar, Tertekan Outflow Investasi Portofolio

Siap-siap! THR TNI/Polri dan ASN Mulai Disalurkan Minggu Pertama Ramadan

Purbaya Tolak Usulan IMF Naikkan PPh 21, Fokus Jaga Daya Beli Masyarakat

Strategi Pembiayaan APBN: Serapan Lelang SUN Tembus Rp40 Triliun di Tengah Penurunan Bids

Outlook Moody’s Negatif, BI Pastikan Likuiditas Perbankan Jumbo Tetap Solid

Barter Tarif: 1.819 Produk Ekspor RI Jadi 0%, Gandum & Kedelai AS Bebas Bea Masuk

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Sepanjang Januari–September 2025, Bea Cukai Lakukan 22 Ribu Penindakan Nilai Rp6,8 Triliun

Sepanjang Januari–September 2025, Bea Cukai Lakukan 22 Ribu Penindakan Nilai Rp6,8 Triliun

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance