• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Senin, Oktober 19, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Kolom

Butuh Insentif

by Sandy Romualdus
1 Juli 2016 - 00:00
9
VIEWS
Butuh Insentif
0
SHARES
9
VIEWS

Ekonomi seringkali dijalankan dengan insentif atau dengan disinsentif. Dan insentif atau disinsentif itu biasanya dikeluarkan oleh pemerintah atau sebuah lembaga pemilik otoritas. Akan tetapi ketika berhadapan dengan kenyataan tidaklah sesederhana itu. Tengok saja paket kebijakan yang sudah berjumlah selusin yang disodorkan pemerintahan Joko Widodo ke publik. Kebijakan yang berisi ratusan deregulasi yang sudah terbit sejak tahun lalu itu ternyata belum mampu menggerakkan mesin-mesin perekonomian secara optimal.

Sepanjang kuartal pertama lalu, berdasarkan rilis dari Badan Pusat Statistik, pertumbuhan ekonomi hanya mencapai 4,92 persen, lebih rendah jika dibandingkan dengan pertumbuhan kuartal keempat 2015 yang sebesar 5,04 persen.

  • Baca juga: Membedah Gap Adopsi AI: Antara Investasi Teknologi dan Realisasi ROI Perusahaan

Memang pendapat itu bisa saja dimentahkan dengan alasan bahwa efektifitas paket kebijakan membutuhkan waktu tidak hanya setahun, bahkan bisa bertahun-tahun. Alasan itu memang masuk akal, namun demikian, setidaknya ada beberapa aturan dari selusin paket itu yang sudah memberikan dampaknya pada perekonomian.

BERITA TERKAIT

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Diskusi mengenai keberhasilan atau kegagalan dari sebuah kebijakan, dari sebuah pemerintahan bisa sangat KOLOMrelatif. Jangankan pemerintahan sekarang yang baru berumur dua tahun, pemerintahan lalu saja yang sudah berkuasa selama 10 tahun tetap bisa dibilang gagal. Tergantung dari sudut mana melihatnya dan tergantung siapa yang berbicara. Looks who’s talking.

  • Baca juga: Melampaui Awareness: Strategi Deteksi dan Respons Insiden Siber di Era Digital

Oleh karena itu, pemerintahan sekarang tidak boleh buru-buru dikatakan tidak berhasil atau dicap akan menemui kegagalan, meski imbas dari penurunan ekonomi dalam dua tahun terakhir bisa menjadi rapor merah.

Mari kembali kepada kinerja triwulan pertama. Melemahnya pertumbuhan tentu akan memberikan ekspektasi yang negatif kepada para pelaku pasar. Sektor kredit misalnya. Perlambatan ekonomi pada kuartal awal itu bisa membuat sektor perbankan makin hati-hati dan mulai menurunkan kredit. Bahkan Bank Sentral menurunkan proyeksi pertumbuhan kedit 2016 dari di atas 12 persen menjadi sebesar 11 persen.

Anggaran negara memberi sinyal yang lebih suram. Realisasi penerimaan pada triwulan pertama selalu lebih rendah, sebaliknya realisasi belanja selalu meningkat. Dan ini sudah terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Apalagi melihat tren ekspor yang masih stagnan, padahal itu merupakan cara ampuh mendongkrak pertumbuhan. Melihat itu semua, seorang ekonom, mengatakan jika tren ini dibiarkan terus maka defisit anggaran yang harus dijaga di bawah level 3 persen akan ambrol.

  • Baca juga: Cyber Security Awareness dan Digital Literacy: Benteng Baru Indonesia di Tengah Ledakan Kejahatan Digital

Di pasar keuangan dan pasar modal, bisa jadi situasinya lebih parah. Para pemain yang biasanya memegang pameo “buy on rumour and sell on fact” tentu akan bereaksi negatif terhadap pelemahan ekonomi ini. Fakta bahwa pemerintah tengah mengalami kerepotan dalam mengurusi fiskal tentu menjadi alasan mereka melepas portofolio rupiah. Dan rumor bahwa defisit akan makin melebar akan membuka mereka membeli portofolio asing.

Jika ini terjadi maka target pertumbuhan ekonomi yang ditetapkan 5,3 persen dan direvisi menjadi 5,1 persen bulan ini, akan menjadi sesuatu yang cukup jauh untuk dijangkau. Namun demikian perjalanan masih jauh dan waktu masih tersedia. Dan mungkin pemerintah masih punya insentif lain untuk dikeluarkan. Atau disinsentif lain?

 
 
 
 
 
Previous Post

Holding Energi Ala Bulgaria

Next Post

‘Employee Engagement’ dan Kinerja Bisnis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Membedah Gap Adopsi AI: Antara Investasi Teknologi dan Realisasi ROI Perusahaan

Membedah Gap Adopsi AI: Antara Investasi Teknologi dan Realisasi ROI Perusahaan

by Sandy Romualdus
23 September 2026 - 11:21

Mengapa 88% perusahaan menggunakan AI tetapi gagal meraih value bisnis yang nyata? Temukan akar masalah gap adopsi AI, risiko halusinasi...

Cyber Security Awareness dan Digital Literacy: Benteng Baru Indonesia di Tengah Ledakan Kejahatan Digital

Melampaui Awareness: Strategi Deteksi dan Respons Insiden Siber di Era Digital

by Sandy Romualdus
16 September 2026 - 13:34

Menghadapi kompleksitas lanskap ancaman siber 2025, organisasi harus berevolusi dari sekadar membangun kesadaran menuju implementasi Cyber Threat Detection dan Incident...

Cyber Security Awareness dan Digital Literacy: Benteng Baru Indonesia di Tengah Ledakan Kejahatan Digital

Cyber Security Awareness dan Digital Literacy: Benteng Baru Indonesia di Tengah Ledakan Kejahatan Digital

by Sandy Romualdus
7 September 2026 - 10:28

Transformasi digital menuntut Indonesia memperkuat benteng pertahanan siber melalui kombinasi kesadaran keamanan siber dan literasi digital guna mengatasi kerentanan faktor...

Menakar Dampak dan Implikasi Perampingan BUMN

Menakar Dampak dan Implikasi Perampingan BUMN

by Sandy Romualdus
1 September 2026 - 10:00

Kebijakan perampingan dan konsolidasi BUMN bukan sekadar persoalan pemangkasan biaya operasional atau peningkatan dividen semata, melainkan sebuah pertaruhan krusial yang...

Salary Survey BPD: Antara Data Nasional dan Realitas Daerah

Salary Survey BPD: Antara Data Nasional dan Realitas Daerah

by Sandy Romualdus
8 Juli 2026 - 12:25

Pendekatan salary survey pada Bank Pembangunan Daerah (BPD) memerlukan strategi kontekstual. Salah satunya adalah pendekatan metode hybrid benchmarking untuk menjaga...

Toxic Productivity

Toxic Productivity

by Sandy Romualdus
8 Juli 2026 - 11:57

"Bekerja keras adalah hal yang baik. Namun, ketika keinginan untuk terus produktif membuat kita mengabaikan kesehatan, waktu istirahat, hingga hubungan...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Filosofi Bahtera di Atas Laut, Pemprov DKI Resmikan Masjid Apung An-Nur di Pantai Ancol

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Menteri Perdagangan G20 Antisipasi Efek Domino Brexit

Menteri Perdagangan G20 Antisipasi Efek Domino Brexit

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance