• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Senin, Juli 13, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Defisit APBN Maret 2026 Tembus Rp240 Triliun, Dipicu Belanja Agresif Program MBG

oleh Sandy Romualdus
4 Mei 2026 - 10:48
134
Dilihat
Menkeu Purbaya Optimis APBN 2026 Jadi ‘Shock Absorber’ di Tengah Defisit Rp54,6 Triliun
0
Bagikan
134
Dilihat

Stabilitas.id – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) per 31 Maret 2026 mengalami defisit sebesar Rp240,1 triliun atau setara 0,93% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Realisasi defisit tersebut melonjak 140,58% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp99,8 triliun. Pembengkakan ini dipicu oleh langkah pemerintah yang melakukan akselerasi belanja di awal tahun (front-loading) guna menjaga daya beli dan melaksanakan program prioritas nasional.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu, Deni Surjantoro, menegaskan bahwa posisi defisit ini masih terjaga dan sesuai dengan desain awal APBN 2026.

BERITA TERKAIT

Bidik Investasi Rp 500 Triliun, Pemerintah Matangkan RUU Pusat Finansial Internasional

Paradoks Ekonomi Indonesia: Fiskal Resilien di Tengah Badai Outflow Pasar Modal

Suku Bunga Instrumen Naik, Arus Dana Asing Balik Kanan ke RI US$ 7,98 Miliar di Triwulan II

Dongkrak Likuiditas Sukuk Negara, BEI Luncurkan Fitur Repo SBSN di Platform SPPA

“Posisi ini masih sangat terukur. Pembiayaan anggaran dikelola secara prudent, efisien, dan fleksibel mengikuti dinamika pasar keuangan,” ujar Deni dalam rilis APBN KITA, dikutip Senin (4/5/2026).

Belanja Negara Melonjak 31,4%

Hingga akhir Maret 2026, realisasi belanja negara mencapai Rp815,0 triliun atau 21,2% dari pagu APBN. Angka ini tumbuh signifikan sebesar 31,4% secara tahunan (year-on-year/YoY).

Pemerintah pusat telah membelanjakan Rp610,3 triliun, yang mencakup program kementerian/lembaga, perlindungan sosial, hingga program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG). Khusus untuk program MBG, hingga 27 April 2026, realisasinya telah menembus Rp70,2 triliun dengan jangkauan 61,96 juta penerima di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Transfer ke Daerah (TKD) terealisasi sebesar Rp204,8 triliun atau 29,5% dari APBN, yang diarahkan untuk penguatan ekonomi lokal dan pelayanan publik di daerah.

Pendapatan Negara Tumbuh Terbatas

Di sisi lain, pendapatan negara tercatat sebesar Rp574,9 triliun, tumbuh 10,5% YoY. Penerimaan pajak menjadi penopang utama dengan realisasi Rp394,8 triliun, tumbuh kuat 20,7% YoY berkat perbaikan aktivitas usaha dan transformasi digital administrasi perpajakan.

Namun, penerimaan kepabeanan dan cukai justru terkontraksi 12,6% YoY menjadi Rp67,9 triliun. Demikian pula dengan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang tercatat Rp112,1 triliun, mengalami normalisasi dibandingkan periode tahun sebelumnya.

Kemenkeu mencatat keseimbangan primer pada kuartal I/2026 berada di posisi negatif Rp95,8 triliun. Meski defisit melebar, otoritas fiskal optimistis fondasi ekonomi tetap sehat didukung oleh kepatuhan pajak yang meningkat dan harga komoditas yang masih kooperatif. ***

Ringkasan Postur APBN Per 31 Maret 2026:

Pos Anggaran Realisasi Pertumbuhan (YoY) % Terhadap PDB/APBN
Pendapatan Negara Rp574,9 Triliun Naik 10,5% 18,2%
Belanja Negara Rp815,0 Triliun Naik 31,4% 21,2%
Defisit Anggaran Rp240,1 Triliun Naik 140,5% 0,93% dari PDB
Realisasi MBG Rp70,2 Triliun – 61,96 Juta Orang
Keseimbangan Primer (Rp95,8 Triliun) – Negatif

Tags: #Ekonomi Indonesia#kemenkeuapbn 2026Belanja NegaraDefisit AnggaranDeni SurjantoroMakan Bergizi GratisMBGpajakPendapatan Negara
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Pajak Tumbuh 20 Persen, Core Indonesia Sebut Fondasi Fiskal 2026 Masih Rapuh

Selanjutnya

Rebound! Laba Bersih Unilever (UNVR) Meroket 73 Persen di Awal 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Optimisme Jangka Panjang Kuat, Indeks Ekspektasi Konsumen BI Tembus 126,4

Optimisme Jangka Panjang Kuat, Indeks Ekspektasi Konsumen BI Tembus 126,4

oleh Stella Gracia
10 Juli 2026 - 19:20

Bank Indonesia (BI) melaporkan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Juni 2026 tetap optimis di level 117,8. Namun, alokasi tabungan rumah tangga...

Survei BI: Kenaikan Harga Bahan Baku Bakal Dongkrak Inflasi Ritel Per Juni 2026

Survei BI: Indeks Penjualan Riil Juni 2026 Diproyeksi 221,6, Kontraksi Bulanan Menyusut

oleh Stella Gracia
10 Juli 2026 - 19:20

Bank Indonesia (BI) memprakirakan kinerja penjualan eceran pada Juni 2026 tetap terjaga dengan Indeks Penjualan Riil (IPR) sebesar 221,6 didorong...

Lantik Tiga Dirjen Baru, Menkeu Purbaya Tekankan Penguatan Tata Kelola Fiskal

Bidik Investasi Rp 500 Triliun, Pemerintah Matangkan RUU Pusat Finansial Internasional

oleh Sandy Romualdus
10 Juli 2026 - 08:41

Pemerintah memproyeksikan pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) mampu menarik investasi asing jumbo sebesar Rp 300 triliun hingga Rp 500...

Ekonomi RI Kuartal I/2026 Melesat 5,61%, Konsumsi Pemerintah dan Investasi Jadi Motor

Imun Terhadap Gejolak, IMF Ramal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tembus 5,1% di 2027

oleh Stella Gracia
9 Juli 2026 - 19:21

Dana Moneter Internasional (IMF) mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di level 5,0% untuk 2026 di tengah tren perlambatan ekonomi global....

Pemerintah Jamin Harga BBM Subsidi Tak Naik, Siapkan Bantalan Fiskal Rp420 Triliun

Aktivitas IPO Masih Bergairah, Menko Airlangga: Cermin Optimisme terhadap Ekonomi Nasional

oleh Stella Gracia
9 Juli 2026 - 19:20

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis aktivitas IPO di BEI terus berlanjut di tengah volatilitas pasar, ditopang pertumbuhan ekonomi RI yang...

Paradoks Ekonomi Indonesia: Fiskal Resilien di Tengah Badai Outflow Pasar Modal

Paradoks Ekonomi Indonesia: Fiskal Resilien di Tengah Badai Outflow Pasar Modal

oleh Sandy Romualdus
9 Juli 2026 - 18:27

Di tengah kokohnya pertumbuhan ekonomi 5,61% dan realisasi APBN semester I-2026 yang kuat, bursa saham Indonesia justru dihantam capital outflow...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Kejar Target Rp2.357 Triliun, DJP Bidik Rp200 Triliun dari Ekstensifikasi Pajak

    Tarik PPh 22 di Marketplace, DJP Bidik Pajak Digital Melonjak Hingga Rp 24 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DJP Kejar Pajak Digital, Strava dan Kling AI Resmi Kena PPN 11 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Danamon-Manulife Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Laba Rp66,59 Miliar, RUPST KB Bank (BBKP) Rombak Jajaran Direksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gebrakan Ekonomi Desa, Presiden Prabowo Resmikan Operasional 1.061 Koperasi Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

Biar Rekening Tidak Diblokir, BRI Imbau Nasabah Lakukan Transaksi Rutin

Usut Kasus Keuangan Rp5,83 Miliar, OJK Limpahkan Dirut BPR Sawa ke Kejari Sidoarjo

Investasi ORI030 Lewat wondr by BNI Bisa Dapat Cashback hingga Rp15 Juta

BNI Tebar Promo di Puspa Nuswantara 2026, Dorong Transaksi Digital UMKM Batik

BNI Tegaskan Kepercayaan Nasabah Jadi Fondasi Industri Keuangan Digital Masa Depan

BNI Tegaskan Komitmen Dorong Ekonomi Digital di Indonesia Digital Bank Summit 2026

Optimisme Jangka Panjang Kuat, Indeks Ekspektasi Konsumen BI Tembus 126,4

Survei BI: Indeks Penjualan Riil Juni 2026 Diproyeksi 221,6, Kontraksi Bulanan Menyusut

STABILITAS CHANNEL

 
Selanjutnya
Rebound! Laba Bersih Unilever (UNVR) Meroket 73 Persen di Awal 2026

Rebound! Laba Bersih Unilever (UNVR) Meroket 73 Persen di Awal 2026

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance