• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Senin, Juli 13, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Pajak Tumbuh 20 Persen, Core Indonesia Sebut Fondasi Fiskal 2026 Masih Rapuh

oleh Sandy Romualdus
4 Mei 2026 - 10:45
23
Dilihat
Pemerintah Akhirnya Relaksasi Aturan Tax Amnesty
0
Bagikan
23
Dilihat

Stabilitas.id – Center of Reform on Economics (Core) Indonesia memberikan peringatan keras terkait risiko jebolnya target penerimaan pajak atau shortfall pada akhir tahun 2026. Ruang fiskal pemerintah dinilai tetap rapuh meski realisasi penerimaan awal tahun mencatatkan pertumbuhan dua digit.

Direktur Riset Bidang Makroekonomi Core Indonesia Akhmad Akbar Susanto mengungkapkan bahwa potensi shortfall pajak tahun ini diperkirakan berada pada rentang Rp171 triliun hingga Rp484 triliun. Angka ini mencerminkan tingginya ketidakpastian kapasitas penerimaan negara terhadap target APBN 2026 sebesar Rp2.357,7 triliun.

“Risiko shortfall ini menunjukkan bahwa ruang fiskal sepanjang 2026 tetap rapuh. Pertumbuhan pajak pada kuartal I/2026 belum bisa dijadikan indikasi bahwa penerimaan aman sepanjang tahun karena penopangnya bersifat sementara,” ujar Akhmad dikutip Senin (4/5/2026).

BERITA TERKAIT

Paradoks Ekonomi Indonesia: Fiskal Resilien di Tengah Badai Outflow Pasar Modal

Suku Bunga Instrumen Naik, Arus Dana Asing Balik Kanan ke RI US$ 7,98 Miliar di Triwulan II

APBN Jadi Shock Absorber, Pemerintah Tambah Anggaran Subsidi dan Kompensasi Rp 132 Triliun

Target Pajak Meleset Tapi PNBP Meroket, Banggar Soroti Outlook Postur APBN 2026

Pertumbuhan Semu di Kuartal I

Hingga akhir Maret 2026, penerimaan pajak memang terealisasi sebesar Rp394,8 triliun atau tumbuh 20,7% secara tahunan (year-on-year/YoY). Namun, Core menilai kinerja ini lebih banyak ditopang oleh pajak konsumsi, yakni PPN dan PPnBM yang melonjak 57,7% YoY menjadi Rp155,6 triliun.

Akhmad menekankan bahwa kenaikan yang didorong oleh konsumsi bukanlah indikator penguatan struktur pajak yang berkelanjutan. Menurutnya, pertumbuhan yang sehat seharusnya ditopang oleh perluasan basis pajak, peningkatan kepatuhan wajib pajak, serta administrasi perpajakan yang lebih efektif.

“Kami khawatir kinerja kuartal I hanya kuat di permukaan namun rapuh secara fondasi. Jika penerimaan melemah di triwulan berikutnya, tekanan defisit dan kebutuhan pembiayaan akan meningkat tajam,” tambahnya.

Belanja Agresif Tekan Defisit

Di sisi lain, APBN 2026 menunjukkan tren belanja yang sangat agresif sejak awal tahun. Realisasi belanja negara hingga 31 Maret 2026 mencapai Rp815,0 triliun atau tumbuh 31,4% YoY. Akselerasi ini mencakup belanja pemerintah pusat sebesar Rp610,3 triliun untuk program prioritas dan perlindungan sosial, serta transfer ke daerah (TKD) sebesar Rp204,8 triliun.

Strategi belanja front-loading ini dinilai berisiko mempersempit ruang fiskal di sisa tahun, terutama dalam menghadapi tekanan geopolitik global dan potensi pembengkakan subsidi energi. Core mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai hilangnya momentum musiman yang dapat memperlebar jarak antara realisasi dan target pendapatan negara. ***

Ringkasan Postur APBN Per 31 Maret 2026:

Instrumen APBN Realisasi Pertumbuhan (YoY) % Terhadap Target
Pendapatan Negara Rp574,9 Triliun 10,5% 18,2%
Penerimaan Pajak Rp394,8 Triliun 20,7% 16,7%
Belanja Negara Rp815,0 Triliun 31,4% 21,2%
Transfer ke Daerah Rp204,8 Triliun – 29,5%

Tags: #Ekonomi IndonesiaAkhmad Akbar Susantoapbn 2026Belanja NegaraCORE IndonesiaDefisit AnggaranPenerimaan PajakPPnRuang Fiskalshortfall pajak
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Dana Murah Tembus Rp1.000 triliun, Cost of Fund BRI Turun ke 2,3% pada Triwulan I 2026

Selanjutnya

Defisit APBN Maret 2026 Tembus Rp240 Triliun, Dipicu Belanja Agresif Program MBG

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Optimisme Jangka Panjang Kuat, Indeks Ekspektasi Konsumen BI Tembus 126,4

Optimisme Jangka Panjang Kuat, Indeks Ekspektasi Konsumen BI Tembus 126,4

oleh Stella Gracia
10 Juli 2026 - 19:20

Bank Indonesia (BI) melaporkan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Juni 2026 tetap optimis di level 117,8. Namun, alokasi tabungan rumah tangga...

Survei BI: Kenaikan Harga Bahan Baku Bakal Dongkrak Inflasi Ritel Per Juni 2026

Survei BI: Indeks Penjualan Riil Juni 2026 Diproyeksi 221,6, Kontraksi Bulanan Menyusut

oleh Stella Gracia
10 Juli 2026 - 19:20

Bank Indonesia (BI) memprakirakan kinerja penjualan eceran pada Juni 2026 tetap terjaga dengan Indeks Penjualan Riil (IPR) sebesar 221,6 didorong...

Lantik Tiga Dirjen Baru, Menkeu Purbaya Tekankan Penguatan Tata Kelola Fiskal

Bidik Investasi Rp 500 Triliun, Pemerintah Matangkan RUU Pusat Finansial Internasional

oleh Sandy Romualdus
10 Juli 2026 - 08:41

Pemerintah memproyeksikan pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) mampu menarik investasi asing jumbo sebesar Rp 300 triliun hingga Rp 500...

Ekonomi RI Kuartal I/2026 Melesat 5,61%, Konsumsi Pemerintah dan Investasi Jadi Motor

Imun Terhadap Gejolak, IMF Ramal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tembus 5,1% di 2027

oleh Stella Gracia
9 Juli 2026 - 19:21

Dana Moneter Internasional (IMF) mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di level 5,0% untuk 2026 di tengah tren perlambatan ekonomi global....

Pemerintah Jamin Harga BBM Subsidi Tak Naik, Siapkan Bantalan Fiskal Rp420 Triliun

Aktivitas IPO Masih Bergairah, Menko Airlangga: Cermin Optimisme terhadap Ekonomi Nasional

oleh Stella Gracia
9 Juli 2026 - 19:20

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis aktivitas IPO di BEI terus berlanjut di tengah volatilitas pasar, ditopang pertumbuhan ekonomi RI yang...

Paradoks Ekonomi Indonesia: Fiskal Resilien di Tengah Badai Outflow Pasar Modal

Paradoks Ekonomi Indonesia: Fiskal Resilien di Tengah Badai Outflow Pasar Modal

oleh Sandy Romualdus
9 Juli 2026 - 18:27

Di tengah kokohnya pertumbuhan ekonomi 5,61% dan realisasi APBN semester I-2026 yang kuat, bursa saham Indonesia justru dihantam capital outflow...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Kejar Target Rp2.357 Triliun, DJP Bidik Rp200 Triliun dari Ekstensifikasi Pajak

    Tarik PPh 22 di Marketplace, DJP Bidik Pajak Digital Melonjak Hingga Rp 24 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DJP Kejar Pajak Digital, Strava dan Kling AI Resmi Kena PPN 11 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Danamon-Manulife Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Laba Rp66,59 Miliar, RUPST KB Bank (BBKP) Rombak Jajaran Direksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gebrakan Ekonomi Desa, Presiden Prabowo Resmikan Operasional 1.061 Koperasi Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

Biar Rekening Tidak Diblokir, BRI Imbau Nasabah Lakukan Transaksi Rutin

Usut Kasus Keuangan Rp5,83 Miliar, OJK Limpahkan Dirut BPR Sawa ke Kejari Sidoarjo

Investasi ORI030 Lewat wondr by BNI Bisa Dapat Cashback hingga Rp15 Juta

BNI Tebar Promo di Puspa Nuswantara 2026, Dorong Transaksi Digital UMKM Batik

BNI Tegaskan Kepercayaan Nasabah Jadi Fondasi Industri Keuangan Digital Masa Depan

BNI Tegaskan Komitmen Dorong Ekonomi Digital di Indonesia Digital Bank Summit 2026

Optimisme Jangka Panjang Kuat, Indeks Ekspektasi Konsumen BI Tembus 126,4

Survei BI: Indeks Penjualan Riil Juni 2026 Diproyeksi 221,6, Kontraksi Bulanan Menyusut

STABILITAS CHANNEL

 
Selanjutnya
Menkeu Purbaya Optimis APBN 2026 Jadi ‘Shock Absorber’ di Tengah Defisit Rp54,6 Triliun

Defisit APBN Maret 2026 Tembus Rp240 Triliun, Dipicu Belanja Agresif Program MBG

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance