Stabilitas.id – PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) Cabang Karawang, anggota holding Indonesia Financial Group (IFG), terus memperkuat dukungannya terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program Asuransi Mikro Usahaku (Asmik Usahaku).
Melalui kegiatan sosialisasi di Pasar Lemahabang Wadas, Kabupaten Karawang, Askrindo mendorong peningkatan literasi keuangan dan kesadaran pelaku UMKM terhadap pentingnya perlindungan usaha melalui asuransi.
Program Asmik Usahaku dirancang untuk memberikan perlindungan bagi pelaku usaha mikro terhadap berbagai risiko seperti kebakaran, bencana alam, hingga meninggal dunia akibat kecelakaan, dengan premi yang sangat terjangkau.
BERITA TERKAIT
Branch Manager Class III Askrindo Karawang, Dasa Muhardinata, menjelaskan bahwa inisiatif ini relevan dengan kebutuhan UMKM yang rentan terhadap risiko usaha.
“Sosialisasi ini merupakan bentuk nyata dukungan Askrindo terhadap penguatan sektor UMKM. Melalui Asmik Usahaku, kami ingin mendorong para pelaku usaha mikro agar lebih siap menghadapi risiko dan tetap produktif. Perlindungan usaha yang memadai adalah fondasi bagi UMKM yang tangguh dan berdaya saing,” ujar Dasa.
Dalam kegiatan tersebut, Askrindo memberikan edukasi terkait manfaat produk, prosedur pendaftaran, hingga mekanisme klaim yang mudah dan cepat. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan minat pelaku usaha untuk memanfaatkan produk asuransi mikro sebagai bentuk mitigasi risiko bisnis mereka.
Salah satu peserta sosialisasi, Euis, pelaku usaha sembako di Pasar Lemahabang Wadas, menyambut baik program ini.
“Kami jadi tahu kalau ternyata ada asuransi yang bisa melindungi usaha kami dengan biaya ringan. Kalau terjadi musibah, kami tidak perlu takut usaha berhenti. Ini sangat membantu pedagang kecil seperti kami,” ujarnya.
Askrindo menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jangkauan literasi dan inklusi asuransi di berbagai daerah, terutama di sentra-sentra ekonomi rakyat seperti pasar tradisional. Upaya ini juga menjadi bagian dari pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan untuk memperkuat ekosistem UMKM yang mandiri, tangguh, dan berkelanjutan. ***





.jpg)










