• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Selasa, Oktober 20, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Ekonomi Industri

Ekosistem Blibli Tiket dan Pencarian Kepastian dalam Pengalaman Digital

by Sandy Romualdus
19 Desember 2025 - 08:41
34
VIEWS
Ekosistem Blibli Tiket dan Pencarian Kepastian dalam Pengalaman Digital
0
SHARES
34
VIEWS

Stabilitas.id – Di tengah derasnya arus digital sepanjang 2025, konsumen Indonesia kian terbiasa dengan pilihan yang melimpah dan transaksi yang instan. Namun, kemudahan itu menyisakan satu pertanyaan mendasar: apa yang terjadi setelah tombol “bayar” ditekan?

Pengalaman digital hari ini tidak lagi berhenti pada proses memilih atau membayar. Justru, fase setelah transaksi kerap menjadi titik paling menentukan. Produk yang tak sesuai, informasi yang berubah, pengiriman yang terlambat, hingga proses penyelesaian yang berbelit membuat belanja digital terasa melelahkan—bahkan memicu rasa ragu.

  • Baca juga: Tarik PPh 22 di Marketplace, DJP Bidik Pajak Digital Melonjak Hingga Rp 24 Triliun

Realitas inilah yang dibaca oleh ekosistem Blibli Tiket—yang sepanjang 2025 terus berevolusi bersama tiket.com, Ranch Market, dan Dekoruma—sebagai tantangan utama dalam membangun pengalaman digital yang relevan dengan kematangan konsumen masa kini.

BERITA TERKAIT

Tarik PPh 22 di Marketplace, DJP Bidik Pajak Digital Melonjak Hingga Rp 24 Triliun

Waspada! Penipuan Belanja Online Capai Rp1,14 Triliun, Simak Tips Aman dari Blibli

Promo BOGOF hingga Diskon 80%, BlibliStyle Outlet Perkuat Strategi Offline Blibli

Tak Perlu Tunggu Gajian, Blibli Hadirkan Promo Tengah Bulan Cuan Januari 2026

“Kami melihat bahwa tantangan konsumen hari ini bukan lagi soal banyaknya pilihan, tetapi soal apa yang terjadi setelah transaksi selesai,” ujar Nazrya Octora, Head of PR Blibli. “Konsumen membutuhkan kepastian, kejelasan, dan rasa aman sepanjang proses. Bagi kami, pengalaman digital yang baik bukan hanya soal kecepatan, tetapi bagaimana kepercayaan dijaga sampai akhir.”

Omnichannel sebagai Pondasi Kepercayaan

Berangkat dari pemahaman tersebut, Blibli memperkuat pondasi omnichannel sebagai cara menjaga konsistensi pengalaman pelanggan di setiap titik interaksi. Hingga September 2025, Blibli mengoperasikan 236 toko elektronik konsumen, 58 gerai supermarket premium Ranch Market, dan 38 experience center Dekoruma.

Ekosistem ini terhubung dengan lebih dari 7.600 toko yang mengadopsi fitur Blibli InStore serta 8.800 toko dengan Click & Collect, didukung kapabilitas rantai pasok dan logistik yang diperkuat melalui gudang baru di Marunda.

Teknologi menjadi enabler penting. Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dan Machine Learning (ML) digunakan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan sekaligus mendorong efisiensi operasional. Di sisi tata kelola, komitmen terhadap keamanan dan privasi data ditegaskan melalui sertifikasi ISO 27001:2022 dan adopsi ISO 27701:2019.

Namun, bagi Blibli, infrastruktur dan teknologi hanyalah sarana. Tujuan utamanya tetap satu: menjaga kepercayaan.

Temuan survei Kumparan pada Juli–Agustus 2025 memperkuat pembacaan tersebut. Dari berbagai kategori e-commerce, 6 dari 10 konsumen mengaku pernah mengalami kendala saat berbelanja daring. Di beberapa kategori, angkanya bahkan lebih tinggi: marketplace (91%), supermarket online (84%), Home & Living (81%), dan online travel agent (78%).

Yang menarik, sebagian besar kendala itu muncul setelah pembayaran dilakukan. Sekitar 64% masalah terjadi di fase post-purchase, mulai dari barang tidak sesuai, pengiriman terlambat, produk rusak, hingga proses pengembalian yang tidak sederhana.

  • Baca juga: Waspada! Penipuan Belanja Online Capai Rp1,14 Triliun, Simak Tips Aman dari Blibli

Data ini menegaskan satu hal: di tengah kemudahan transaksi, konsumen semakin membutuhkan kepastian setelah keputusan dibuat. Di sinilah makna jeda menjadi relevan—bukan untuk menunda, tetapi untuk memilih dengan lebih sadar.

Menjawab Kecemasan Pascatransaksi

Berangkat dari realitas tersebut, Blibli menghadirkan semangat #NoBlablaDiBlibli dengan empat jaminan utama: Pasti Ori, Jaminan Tepat Waktu, Gratis Perlindungan Lengkap, dan Retur Alasan Apa Pun. Pendekatan ini tidak semata mendorong transaksi, tetapi memastikan konsumen tetap merasa aman hingga barang benar-benar diterima.

Pendekatan serupa diterapkan tiket.com. Dalam dunia perjalanan yang penuh variabel, survei Kumparan mencatat 51% konsumen OTA menilai fase post-purchase sebagai titik paling krusial. Perubahan jadwal, pembatalan mendadak, hingga proses refund kerap menjadi sumber kekhawatiran.

Melalui fitur 100% Refund & Reschedule, perlindungan gangguan penerbangan, serta layanan customer care 24 jam, tiket.com berupaya menjaga rasa aman—bahkan ketika rencana harus berubah.

Dari Groceries hingga Furnitur

Untuk kebutuhan harian, Ranch Market memaknai kepercayaan sebagai fondasi utama. Data menunjukkan 68% kendala di supermarket online terjadi setelah pembelian, terutama terkait kualitas produk segar dan ketepatan pengiriman. Dengan sistem dan logistik terintegrasi dalam ekosistem Blibli Tiket, Ranch Market berupaya menghadirkan belanja groceries yang praktis tanpa mengorbankan mutu.

Sementara itu, di kategori Home & Living, Dekoruma memahami bahwa furnitur bukan keputusan impulsif, melainkan investasi jangka panjang. Tak heran jika 81% konsumen di kategori ini pernah mengalami kendala, terutama terkait pengiriman dan kondisi produk. Melalui solusi end-to-end—mulai dari desain interior, furnitur terkurasi, hingga pengiriman dan perakitan—Dekoruma membantu konsumen merasa lebih yakin sebelum membeli dan lebih tenang setelah produk hadir di rumah.

Mengambil Jeda, Menjaga Rasa Aman

Menjelang akhir tahun, Blibli mengajak masyarakat untuk tidak sepenuhnya larut dalam ritme serba cepat. Ambil jeda. Gunakan momen ini untuk membuat keputusan dengan lebih tenang dan sadar—termasuk dalam memilih destinasi belanja yang tidak hanya menawarkan kemudahan, tetapi juga kepastian.

  • Baca juga: Promo BOGOF hingga Diskon 80%, BlibliStyle Outlet Perkuat Strategi Offline Blibli

“Namun di saat yang sama, kami memahami bahwa tidak semua pelanggan ingin atau punya waktu untuk melakukan itu,” ujar Nazrya. “Karena itu, ekosistem Blibli Tiket hadir untuk memberikan kepastian sejak awal—mulai dari produk, proses, hingga layanan purnajual—sehingga apa pun cara konsumen berbelanja, rasa aman tetap terjaga sampai akhir.”

Di tengah lanskap digital yang kian kompetitif, pesan itu terasa sederhana, namun krusial: pengalaman digital yang baik bukan hanya tentang seberapa cepat transaksi terjadi, melainkan seberapa konsisten kepercayaan dijaga. ***

Tags: BlibliBlibli omnichannelBlibli TiketBlibli Tiket ekosistem digitalDekoruma Home Livingekosistem omnichannel Indonesiakepastian pengalaman digitalkepercayaan konsumen digitallayanan purnajual e-commerceno blabla di bliblipengalaman belanja onlinepengalaman pelanggan digitalperilaku konsumen digital 2025Ranch Market onlinetantangan e-commerce Indonesiatiket.com pengalaman pelanggan
 
 
 
 
 
Previous Post

BTN Bangun Dapur Umum dan Serahkan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Terdampak di Pidie Jaya, Aceh

Next Post

CIMB Niaga Salurkan Green Financing Syariah USD18,5 Juta ke IKPT

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

Indonesia Peringkat Pertama Modest Fashion Dunia, BI dan Kemendag Pacu Ekspor Wastra Nusantara

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 12:00

Indonesia peringkat 1 dunia sektor modest fashion SGIE 2025/2026. Deputi Gubernur Senior BI Aida S. Budiman buka IN2MOTIONFEST x JMFW...

Pilar Pertamina Hijau: Patra Logistik Sulap Sekam dan Jerami Jadi Energi Alternatif

Pasok 1.500 SPBU: Patra Logistik Terapkan Standar Baru Perawatan 500 Mobil Tangki BBM

by Stella Gracia
2 Oktober 2026 - 12:12

Patra Logistik menerapkan standar baru SK 007 di Fuel Terminal Boyolali guna mengoptimalkan perawatan 500 mobil tangki BBM pemasok 1.500...

Tembus 75 Ribu Unit, Polytron Pamerkan Fox-Series dan Guyur Subsidi Rp6 Juta di GIIAS Semarang

Tembus 75 Ribu Unit, Polytron Pamerkan Fox-Series dan Guyur Subsidi Rp6 Juta di GIIAS Semarang

by Sandy Romualdus
2 Oktober 2026 - 10:37

Penjualan motor listrik Polytron sukses menembus 75 ribu unit secara nasional. Perusahaan agresif menebar subsidi Rp6 juta pada ajang GIIAS...

Perkuat Rantai Pasok Pertamina Patra Niaga, Patra Logistik Perluas Manajemen Armada ke Wilayah Barat

Perkuat Rantai Pasok Pertamina Patra Niaga, Patra Logistik Perluas Manajemen Armada ke Wilayah Barat

by Stella Gracia
1 Oktober 2026 - 12:12

Patra Logistik resmi mengelola distribusi BBM di seluruh Pulau Jawa setelah memperluas layanan Fleet Management ke tujuh terminal di Jawa...

Halal Indo 2026 Raup Transaksi Ratusan Miliar, Kemenperin Desak Realisasi Bisnis Nyata

Halal Indo 2026 Raup Transaksi Ratusan Miliar, Kemenperin Desak Realisasi Bisnis Nyata

by Stella Gracia
29 September 2026 - 15:08

Kemenperin membukukan komitmen transaksi Rp622 miliar pada Halal Indo 2026 guna memperkuat posisi Indonesia sebagai basis produsen halal global. Stabilitas.id...

Realokasi Modal Rp14 Triliun, Divestasi Chandra Asri Justru Bawa SCG Rajai Penjualan ASEAN

Realokasi Modal Rp14 Triliun, Divestasi Chandra Asri Justru Bawa SCG Rajai Penjualan ASEAN

by Sandy Romualdus
24 September 2026 - 12:27

Bagi SCG, melepaskan sebagian jangkar di satu sisi (Chandra Asri) ternyata bukan untuk berlayar pergi, melainkan untuk kembali membanjiri pasar...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

IMF Peringatkan Beban Utang Tinggi dan Defisit Fiskal Batasi Ruang Gerak Ekonomi Global

Literasi Asuransi di Angka 42,84 Persen, DAI Perkuat Edukasi UMKM di 7 Kota

Tembus Buyer Belanda di ISEF 2026, UMKM Binaan BI Jakarta Raup Potensi Ekspor Rp4,4 Miliar

Suku Bunga Bertahan Tinggi, Citi Soroti Ketatnya Perebutan Modal Pemerintah dan Swasta

Pengguna Aktif Tumbuh 75 Persen, Tokocrypto Perkuat Kepatuhan dan Perlindungan Konsumen

Dorong Ekonomi Komunitas Lewat Strategi 3S, Kopdit Pintu Air Perkuat Jaringan di Jawa Barat

Dukung Transformasi Kota Global, Bank Jakarta Biayai Elektrifikasi Transjakarta dan Pedestrian Deck MRT Dukuh Atas

Dua Tahun Beruntun, BNI Pertahankan Predikat Tertinggi GCG di IICD Award 2026

Bantu Pemulihan Gempa NTT, AAJI Kucurkan Donasi Rp315 Juta dan 60 Polis Asuransi Mikro

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
CIMB Niaga Salurkan Green Financing Syariah USD18,5 Juta ke IKPT

CIMB Niaga Salurkan Green Financing Syariah USD18,5 Juta ke IKPT

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance