Stabilitas.id — PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BTN) genap berusia 76 tahun pada 9 Februari 2026. Memasuki usia tersebut, bank yang identik sebagai penyalur kredit pemilikan rumah (KPR) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) ini menegaskan arah transformasinya menjadi bank yang lebih modern, digital, dan terintegrasi.
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan transformasi menjadi kunci agar perseroan tetap relevan di tengah perubahan perilaku masyarakat dan perkembangan teknologi.
“Transformasi digital menjadi kunci agar BTN tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat. Layanan harus semakin mudah, cepat, dan dapat diakses oleh semua lapisan, menuju visi Mitra Utama Pemberdayaan Finansial Keluarga Indonesia,” ujarnya dalam perayaan HUT ke-76 BTN di Jakarta, Senin (9/2).
BERITA TERKAIT

Bale by BTN Melonjak, Transaksi Capai Rp103,6 Triliun
Salah satu motor transformasi tersebut adalah aplikasi Bale by BTN yang diluncurkan pada 9 Februari 2025. Hingga 31 Desember 2025, jumlah pengguna Bale by BTN telah mencapai 3,7 juta akun.
Pertumbuhan pengguna itu mendorong lonjakan volume transaksi sebesar 79,2% secara tahunan (year on year/YoY) menjadi 2,2 miliar transaksi. Dari sisi nilai, transaksi yang diproses melalui Bale by BTN telah menembus Rp103,6 triliun.
Dari sisi pendanaan, saldo pengguna Bale by BTN berkontribusi Rp22,8 triliun terhadap dana pihak ketiga (DPK) BTN per akhir 2025. Angka tersebut tumbuh 15,3% YoY dibandingkan Rp19,7 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
BTN juga memperluas digitalisasi layanan melalui kehadiran BTN Digital Store yang menggantikan fungsi teller dan customer service konvensional dengan sistem berbasis digital dan kecerdasan buatan (AI). Hingga kini, sebanyak 24 BTN Digital Store telah beroperasi di berbagai kota besar seperti Jabodetabek, Surabaya, Bandung, dan Semarang.
Melalui konsep ini, pembukaan rekening dapat dilakukan dalam waktu 3–5 menit melalui pemindaian KTP yang terintegrasi dengan data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

Aset Tembus Rp527,8 Triliun, KPR untuk 5,8 Juta Keluarga
Di tengah transformasi digital, BTN tetap menjaga perannya sebagai pilar pembiayaan perumahan nasional. Sejak menyalurkan KPR pertama pada 1976, BTN telah membiayai sekitar 5,8 juta keluarga di seluruh Indonesia.
Secara kinerja, total aset BTN menembus Rp527,8 triliun pada 2025 atau tumbuh 12,4% YoY. Nixon menilai pertumbuhan tersebut mencerminkan tingkat kepercayaan masyarakat sekaligus hasil transformasi yang dijalankan secara konsisten.
“Sejak 1976, BTN menjadi pilar utama pembiayaan perumahan rakyat dan bagian tak terpisahkan dari pembangunan nasional,” katanya.
BTN sendiri memiliki akar sejarah panjang sejak berdiri sebagai Postpaarbank pada 1897 sebelum resmi lahir kembali sebagai bank nasional pada 9 Februari 1950.
Dapat Dukungan DPR hingga Pengembang, Perkuat Program 3 Juta Rumah
Transformasi BTN juga mendapat dukungan dari berbagai pemangku kepentingan. CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia Rosan Roeslani menilai selama lebih dari tujuh dekade BTN berperan strategis dalam mendukung pembangunan perumahan nasional melalui pembiayaan yang terjangkau dan berkelanjutan.
“Sejalan dengan tema Komitmen Nyata Melayani Negeri, saya yakin BTN akan terus menjaga integritas dan profesionalisme dalam mendukung agenda perumahan nasional,” ujarnya.
Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menambahkan transformasi BTN melalui digitalisasi layanan dan penguatan bisnis beyond mortgage menunjukkan kesiapan perseroan menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI) Bambang Ekajaya menekankan pentingnya proses kredit yang cepat dan efisien di tengah prinsip kehati-hatian perbankan, mengingat sektor perumahan menengah ke bawah sangat bergantung pada kecepatan realisasi pembiayaan.
Ketua Umum Apersi Junaidi Abdillah menyebut peran BTN semakin krusial dalam mendukung program 3 juta rumah pemerintah. Mayoritas pembiayaan perumahan subsidi, baik untuk konsumen maupun pengembang, masih mengandalkan BTN.
Memasuki usia ke-76 tahun, BTN menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat transformasi digital tanpa meninggalkan peran utamanya sebagai housing bank nasional.
“Seluruh insan BTN wajib menjaga integritas, memperkuat semangat melayani, dan memberikan kinerja terbaik bagi kemajuan perusahaan,” tegas Nixon.***





.jpg)










