Stabilitas.id — PT Bank HSBC Indonesia (“HSBC Indonesia”) resmi mengumumkan pengangkatan Stuart Rogers sebagai Presiden Direktur yang baru, efektif 2 November 2025. Penunjukan ini menandai fase kepemimpinan baru bagi HSBC Indonesia di tengah dinamika persaingan industri perbankan nasional.
Stuart membawa pengalaman lebih dari 25 tahun di sektor perbankan di kawasan Asia Pasifik, mencakup Australia, Hong Kong, Sri Lanka, hingga Singapura. Sebelum ditunjuk memimpin HSBC Indonesia, ia menjabat sebagai Regional Head of International Markets untuk HSBC Commercial Banking berbasis di Singapura.
Dalam rekam jejaknya, Stuart pernah memegang peran penting dalam proses transformasi organisasi, termasuk memimpin integrasi strategis PT Bank Ekonomi Raharja Tbk dengan cabang HSBC di Indonesia sehingga terbentuk PT Bank HSBC Indonesia yang beroperasi saat ini.
Presiden Komisaris PT Bank HSBC Indonesia, Martin Haythorne, menyampaikan apresiasinya atas penunjukan tersebut.
“Saya ingin mengucapkan selamat kepada Stuart atas penunjukannya sebagai Presiden Direktur PT Bank HSBC Indonesia. Saya berharap dapat bekerja sama erat dengannya untuk tahapan pertumbuhan dan perkembangan Bank selanjutnya, menjadi Bank internasional pilihan di Indonesia,” ujar Martin.
Dalam kapasitas barunya, Stuart akan memimpin sekitar 2.300 karyawan HSBC Indonesia yang beroperasi di 12 kota. HSBC sendiri telah hadir di Indonesia sejak 1885, bermula dari layanan fasilitasi perdagangan komoditas di Batavia, dan kini berkembang menjadi bank universal yang melayani segmen korporasi, institusi, serta ritel.
HSBC Indonesia juga terus mencatatkan prestasi di sektor layanan keuangan, termasuk penghargaan Best Wealth Manager selama delapan tahun berturut-turut dari The Asset Triple A, serta Best Bank for Sustainable Finance dan Best Trade Finance Bank dari Euromoney. ***





.jpg)










