Stabilitas.id — PT Jasa Marga (Persero) Tbk. memperkenalkan ekosistem aplikasi Travoy (Travel with Comfort and Joy) dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di JIExpo Kemayoran, 5–15 Februari 2026. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perseroan mempersiapkan layanan perjalanan menjelang arus mudik Lebaran 2026.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan kehadiran Travoy di IIMS 2026 merupakan upaya menjawab kebutuhan masyarakat akan informasi dan layanan perjalanan tol yang terintegrasi.
“Kehadiran Travoy di IIMS 2026 menjadi langkah strategis untuk menjawab kebutuhan pengguna jalan tol dalam mempersiapkan perjalanan yang aman, nyaman, dan terencana,” ujarnya, Selasa (10/2/2026).
Menurutnya, industri otomotif dan jalan tol merupakan ekosistem transportasi yang saling terhubung. Partisipasi dalam pameran otomotif tersebut sekaligus memperkuat kolaborasi lintas ekosistem dan mendekatkan Jasa Marga dengan komunitas pengguna kendaraan.
Sebagai asisten digital perjalanan, Travoy mengintegrasikan berbagai layanan informasi dan transaksi dalam satu platform. Fitur utama meliputi Travoy Go untuk transaksi tol nirsentuh, Travoy Rest yang menyediakan informasi fasilitas rest area termasuk ketersediaan SPKLU dan SPBU, tarif tol, akses CCTV real-time, notifikasi kondisi lalu lintas, informasi kecelakaan, digital top up, derek online, hingga call center 14080 dan resi digital.
Pada IIMS 2026, Jasa Marga menghadirkan booth Travoy di Hall D sebagai ruang interaktif untuk memperkenalkan fitur dan ekosistem aplikasi tersebut kepada pengunjung.
Siapkan Tol Fungsional
Menjelang periode Lebaran 2026 yang diperkirakan diiringi lonjakan volume lalu lintas, Jasa Marga juga menyiapkan dukungan operasional, termasuk pengoperasian empat ruas tol fungsional berdasarkan diskresi Kepolisian.
Keempat ruas tersebut yakni:
- Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo segmen Prambanan–Purwomartani sepanjang 11,48 km
- Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 6 Ambarawa–Bawen sepanjang 4,98 km
- Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi) segmen Gending–Besuki sepanjang 49,68 km
- Tol Jakarta–Cikampek II Selatan (Japek II Selatan) segmen Sadang–Setu sepanjang 54,75 km
Rivan menegaskan sosialisasi Travoy akan terus diintensifkan guna mendorong adopsi aplikasi sebagai asisten digital perjalanan selama periode puncak mobilitas.
Dengan integrasi layanan dari tahap perencanaan hingga perjalanan berakhir, Travoy diharapkan dapat meningkatkan kesiapan pengguna jalan sekaligus mendukung terciptanya mudik Lebaran 2026 yang aman, nyaman, dan berkeselamatan. ***





.jpg)










