TOBASA, Stabilitas– Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba hari ini meresmikan operasional Grab Toba dan menandatangani nota kesepahaman kerja sama untuk percepatan pengembangan pariwisata Danau Toba, Sumatera Utara. Dengan dukungan operasional Grab Toba dan kerja sama ini diharapkan dapat menggenjot pengunjung dari dalam dan luar negeri dengan memberikan pengalaman terbaik bagi pengunjung di salah satu objek destinasi wisata super prioritas Indonesia.
Kerja sama strategis dengan Kementerian Pariwisata melalui Badan Pelaksana Otorita Danau Toba ini merupakan kelanjutan dari kerja sama Grab dan Kementerian Pariwisata untuk mendukung program ‘Wonderful Indonesia’ serta melengkapi kehadiran Grab secara resmi di 14 bandar udara di seluruh Indonesia, termasuk Bandara Kuala Namu, Medan dan Bandara Silangit.
Peresmian operasional Grab Toba dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba, Arie Prasetyo dan President of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata serta disaksikan oleh sejumlah Bupati di sekitar kawasan Danau Toba, para mitra strategis pariwisata dan ratusan mitra pengemudi Grab di Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara. Sebelumnya sebanyak 300 mitra pengemudi GrabRent Toba telah mendapatkan pelatihan tentang cara menjadi pemandu wisata dari Dinas Pariwisata Kabupaten Tobasa dan pemateri ahli lainnya.
“Kerja sama sangat saya apresiasi karena sejalan dengan instruksi Presiden Jokowi untuk memprioritaskan pembangunan 5 destinasi wisata secara lintas sektor dan terintegrasi pada tahun 2020. Sekarang Grab menjadi salah satu mitra pemerintah untuk mensosialisasikan ke dunia,”ujar Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan.
President Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata menambahkan pihaknya senang dapat menerima kepercayaan serta dukungan Kementerian Pariwisata, dan merasa terhormat untuk dapat berperan dalam mempromosikan pariwisata Danau Toba kepada para turis dan jutaan pengguna kami di seluruh Asia Tenggara melalui aplikasi Grab.
“Melalui operasional Grab Toba kami menawarkan layanan GrabRent yang sangat cocok bagi wisatawan di Danau Toba yang membutuhkan sarana transportasi yang dapat dipakai untuk mengunjungi beberapa tempat wisata sekaligus serta mitra pengemudi Grab Toba yang sudah mendapatkan pelatihan menjadi pemandu wisata. Selain itu, rekomendasi wisata dan makanan lokal dan keuntungan lainnya juga kami hadirkan dalam aplikasi Grab untuk mendapatkan pengalaman wisata yang berkesan dan dapat diakses hanya dari satu aplikasi saja,”ujarnya.
Melalui operasional Grab Toba dan kerja sama ini, Grab akan menawarkan berbagai inisiatif untuk menyediakan lebih banyak pengalaman terbaik bagi wisatawan domestik dan mancanegara yang berkunjung ke Danau Toba dan sekitarnya.
Mitra pengemudi GrabRent juga akan mendapatkan pelatihan tentang cara menjadi pemandu wisata dan juga akan menerima sertifikasi ‘Wonderful Indonesia’ dari Kementerian Pariwisata setelah mengikuti pelatihan khusus. Wisatawan kini dapat merasakan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman sambil belajar lebih banyak tentang budaya dan kearifan lokal Indonesia dari mitra pengemudi bersertifikasi.
Wisatawan dapat menemukan rekomendasi restoran dan mencicipi kuliner lokal khas dengan GrabFood, serta menemukan ulasan dan informasi yang berhubungan dengan atraksi wisata dan budaya terbaik di Indonesia melalui feed berita harian, tersedia secara langsung pada aplikasi Grab.
Pengguna dapat menukarkan poin GrabRewards mereka yang dapat dinikmati saat berada di bandara seperti berbagai manfaat dari kategori ‘Travel’ di GrabRewards.
“Sebagai unicorn kelima di Indonesia dan decacorn pertama di Asia Tenggara, Grab ingin terus berkontribusi positif dimanapun Grab beroperasi. Melalui kerja sama ini kami berharap dapat mendorong ekonomi lokal termasuk meningkatkan pendapatan mitra pengemudi Grab serta masyarakat di Danau Toba dan sekitarnya.” tutup Ridzki.

















