• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Minggu, Februari 22, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Ekonomi Transportasi

Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru, Dukung Program Pemerintah Dorong Pariwisata dan Ekonomi Daerah

oleh Stella Gracia
8 Januari 2026 - 14:12
14
Dilihat
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru, Dukung Program Pemerintah Dorong Pariwisata dan Ekonomi Daerah
0
Bagikan
14
Dilihat

Stabilitas.id – Minat masyarakat untuk menikmati perjalanan kereta api sebagai bagian dari pengalaman wisata terus menunjukkan tren positif. Selama masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), layanan Kereta Panoramic PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat antusiasme tinggi dengan melayani 11.819 pelanggan dan tingkat okupansi mencapai 120 persen dari total 9.576 tempat duduk yang disediakan.

Capaian ini sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam mendorong pariwisata berbasis pengalaman (experience-based tourism), penguatan destinasi daerah, serta peningkatan konektivitas antardaerah sebagaimana tertuang dalam program pengembangan pariwisata nasional dan penguatan ekonomi kreatif.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa Kereta Panoramic menjadi representasi transformasi layanan kereta api dari sekadar moda transportasi menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.

BERITA TERKAIT

KAI Angkut 2,7 Juta Ton Batu Bara, Jaga Listrik Tetap Menyala di Momen Nataru

BNI Siapkan Rp19,51 Triliun Uang Tunai Jelang Libur Natal dan Tahun Baru

BTN Siapkan Uang Tunai Rp19,67 Triliun Jelang Libur Nataru 2025

Penuhi Kebutuhan Nasabah Saat Libur Nataru, Bank Mandiri Siapkan Uang Tunai Rp 25 Triliun

“Kereta Panoramic menjawab tren perjalanan masa kini, di mana masyarakat tidak hanya ingin sampai tujuan, tetapi juga menikmati proses perjalanannya. Ini sejalan dengan program pemerintah yang mendorong pariwisata berkualitas dan pergerakan ekonomi daerah melalui konektivitas yang nyaman dan berkelanjutan,” ujar Anne.

Layanan Kereta Panoramic saat ini hadir pada rangkaian KA Argo Wilis relasi Bandung–Surabaya Gubeng (PP), KA Turangga relasi Bandung–Surabaya Gubeng (PP), KA Pangandaran relasi Gambir–Banjar (PP), KA Papandayan relasi Gambir–Garut (PP), serta KA Parahyangan relasi Gambir–Bandung (PP). Relasi-relasi ini menghubungkan kota besar dengan daerah tujuan wisata, sekaligus mendukung program pemerintah dalam pemerataan pembangunan dan penguatan destinasi di luar pusat-pusat metropolitan.

Menurut Anne, tingginya minat pelanggan tidak lepas dari daya tarik jalur selatan Pulau Jawa yang dilalui sebagian besar layanan tersebut. Jalur ini dikenal memiliki lanskap alam yang beragam dan menjadi salah satu koridor penting dalam pengembangan pariwisata berbasis alam dan budaya.

“Sepanjang perjalanan, pelanggan dapat menikmati bentang perbukitan, hamparan persawahan, aliran sungai, jembatan-jembatan ikonik, terowongan bersejarah, hingga panorama alam terbuka melalui kaca lebar Kereta Panoramic. Pengalaman visual ini menjadikan perjalanan sebagai bagian dari destinasi itu sendiri,” jelas Anne.

Kehadiran Kereta Panoramic juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi daerah yang dilalui. Meningkatnya minat perjalanan mendorong kunjungan wisatawan ke kota dan kabupaten tujuan, menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, UMKM, serta industri kreatif lokal. Hal ini sejalan dengan program pemerintah dalam penguatan ekonomi lokal, UMKM, dan desa wisata.

“Kami melihat Kereta Panoramic sebagai pengungkit baru bagi pariwisata daerah. Ketika akses semakin nyaman dan menarik, minat kunjungan meningkat, dan ekonomi lokal ikut bergerak. Inilah bentuk nyata sinergi antara transportasi publik dan agenda pembangunan nasional,” tambah Anne.

Dari sisi keberlanjutan, penggunaan kereta api sebagai moda wisata juga mendukung program pemerintah dalam pengurangan emisi dan pengembangan transportasi rendah karbon, seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap perjalanan yang lebih ramah lingkungan.

“KAI terus melakukan evaluasi dan pengembangan layanan berbasis kebutuhan pelanggan. Optimalisasi Kereta Panoramic pada relasi strategis merupakan bagian dari komitmen kami menghadirkan layanan yang relevan dengan tren pariwisata, mendukung mobilitas antardaerah, serta sejalan dengan agenda pemerintah dalam membangun pariwisata dan ekonomi yang berkelanjutan,” tutup Anne. ***

Tags: KAIkereta panoramicLibur Nataru
 
 
 
 
Sebelumnya

KAI Angkut 2,7 Juta Ton Batu Bara, Jaga Listrik Tetap Menyala di Momen Nataru

Selanjutnya

BTN Tanam 5.000 Pohon di Depok, Perkuat Ketahanan Lingkungan Kota Penyangga Jakarta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Ada Proyek SUTT di Jalur Padalarang-Tegalluar, Jadwal Whoosh Disesuaikan Mulai 18 Februari

Ada Proyek SUTT di Jalur Padalarang-Tegalluar, Jadwal Whoosh Disesuaikan Mulai 18 Februari

oleh Stella Gracia
19 Februari 2026 - 12:15

Stabilitas.id – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) resmi memberlakukan penyesuaian jadwal perjalanan Kereta Cepat Whoosh mulai Selasa (18/2/2026). Langkah...

KAI Angkut 2,7 Juta Ton Batu Bara, Jaga Listrik Tetap Menyala di Momen Nataru

KAI Angkut 2,7 Juta Ton Batu Bara, Jaga Listrik Tetap Menyala di Momen Nataru

oleh Stella Gracia
8 Januari 2026 - 14:11

Stabilitas.id - Di balik gemerlap libur Natal dan Tahun Baru, ketika rumah penuh cahaya, pusat perbelanjaan ramai, dan aktivitas masyarakat meningkat,...

Arus Balik Tahun Baru 2026, Jasa Marga Catat 155.596 Kendaraan Kembali ke Jabotabek

Arus Balik Tahun Baru 2026, Jasa Marga Catat 155.596 Kendaraan Kembali ke Jabotabek

oleh Stella Gracia
5 Januari 2026 - 09:19

Stabilitas.id - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 155.596 kendaraan kembali ke wilayah Jabotabek pada Hari H libur Tahun...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Puncak BIK 2025: Ribuan Warga Banyumas Dapat Akses Keuangan Baru dari LJK

    OJK Tunjuk Friderica sebagai ADK Pengganti Ketua dan Wakil Ketua OJK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Scam di Indonesia Tertinggi di Dunia, Capai 274 Ribu Laporan dalam Setahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Akhiri Riwayat BPR Bank Cirebon, Ini Kronologi Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1 Sak Mortar Plester Berapa m²? Simak Cara Hitung dan Keunggulan Semen Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Jejak Panji Irawan, Dirut Bank Mandiri Taspen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Korupsi Pertamina, Riza Chalid Masuk Daftar Buronan Internasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

HPSN 2026: BNI Perkuat Aksi Lingkungan, 423 Kg Sampah Berhasil Diangkut dari Pantai Mertasari

BNI Rayakan Imlek 2577 Kongzili Bersama Nasabah, Perkuat Komitmen Tumbuh Berkelanjutan

OJK Sikat Influencer Saham BVN, Denda Rp5,35 Miliar Akibat Manipulasi Pasar

Bareskrim Bidik TPPU Emas Ilegal Rp992 Triliun, Toko Emas di Jatim Digeledah

Mari Elka Pangestu: Reformasi Bursa Jadi Kunci RI Raih Dana Asing Rp1.118 Triliun

Neraca Pembayaran 2025 Defisit US$7,8 Miliar, Tertekan Outflow Investasi Portofolio

Siap-siap! THR TNI/Polri dan ASN Mulai Disalurkan Minggu Pertama Ramadan

Purbaya Tolak Usulan IMF Naikkan PPh 21, Fokus Jaga Daya Beli Masyarakat

Strategi Pembiayaan APBN: Serapan Lelang SUN Tembus Rp40 Triliun di Tengah Penurunan Bids

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
BTN Tanam 5.000 Pohon di Depok, Perkuat Ketahanan Lingkungan Kota Penyangga Jakarta

BTN Tanam 5.000 Pohon di Depok, Perkuat Ketahanan Lingkungan Kota Penyangga Jakarta

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance