BCA gelar pelatihan & sertifikasi halal bagi UMKM di Tanjung Priok. Sejak 2023, BCA fasilitasi 5.000 sertifikat halal nasional.
Stabilitas.id – PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) terus memperluas program pendampingan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Melalui pilar keberlanjutan Bakti BCA, perseroan menggelar Workshop Sertifikasi Halal dan Pelatihan Usaha 2026 yang menjangkau 100 pelaku usaha kuliner di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (30/7).
Kepala KCU BCA Tanjung Priok, Indrawanto Sahama, menegaskan bahwa kepemilikan sertifikat halal kini menjadi penentu tingkat kepercayaan konsumen di pasar modern, bukan sekadar pemenuhan aspek administratif.
“Mengingat UMKM menyumbang 61% terhadap PDB nasional dan menyerap 97% tenaga kerja, penguatan daya saing sektor ini menjadi sangat krusial. BCA berkomitmen hadir mendampingi para pelaku UMKM untuk mengantongi sertifikat halal serta mendapatkan program pengembangan berkelanjutan,” ujar Indrawanto dalam pembukaan kegiatan di Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Cakung, Jakarta, Kamis (30/7).
BERITA TERKAIT
Dalam program pendampingan komprehensif ini, pelaku usaha tidak hanya dibekali pelatihan pemetaan bisnis (business model canvas), melainkan disokong akses keuangan digital perbankan. BCA memfasilitasi pembukaan rekening online, penyediaan QRIS merchant via aplikasi Merchant BCA, hingga akses pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR).
EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk mendorong UMKM bertransformasi dari unbankable menjadi bankable.
“Sejak tahun 2023, program ini secara total telah memfasilitasi sekitar 5.000 sertifikat halal di sekitar 40 provinsi. Cakupan wilayah ini merupakan bukti nyata konsistensi BCA dalam memastikan manfaat sertifikasi halal dirasakan merata,” jelas Hera.
Pendampingan ini juga menjadi langkah antisipatif dalam menyambut penegakan kewajiban sertifikasi halal tahap pertama yang dipatok pemerintah mulai Oktober mendatang.
Di luar sertifikasi, komitmen perseroan dalam menyokong ekosistem UMKM sejalan dengan kinerja intermediasi bisnisnya. Per Juni 2026, emiten bersandi saham BBCA ini mencatatkan pertumbuhan penyaluran kredit segmen UKM sebesar 6% secara tahunan (year-on-year). BCA juga mengucurkan pembiayaan senilai Rp 18,5 triliun khusus bagi lebih dari 39 ribu wirausaha perempuan. ***

















