• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Sabtu, Oktober 17, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Finance

KUR BRI Mengaliri Sawah Rakyat, Menggerakkan Ekonomi dan Ketahanan Pangan Nasional

by Sandy Romualdus
8 Februari 2026 - 07:50
27
VIEWS
KUR BRI Mengaliri Sawah Rakyat, Menggerakkan Ekonomi dan Ketahanan Pangan Nasional
0
SHARES
27
VIEWS

Stabilitas.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan sektor pertanian nasional melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Program pembiayaan tersebut menjadi solusi permodalan bagi petani dalam menjaga keberlanjutan usaha sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian.

Manfaat KUR BRI dirasakan langsung oleh Syiro Judin Abbas, Ketua Kelompok Tani Maju Rorotan di Kota Administrasi Jakarta Utara. Syiro telah menekuni usaha pertanian padi sawah sejak lama dan saat ini mengelola lahan seluas kurang lebih 2,5 hektare. Setelah menempuh pendidikan di Jawa Timur, ia kembali ke Jakarta untuk melanjutkan usaha pertanian sekaligus beternak kambing.

  • Baca juga: Lebih dari Sekadar Modal, KUR BRI Dorong Toko Grosir Fitriani Ciptakan Lapangan Kerja di Pesawaran

Pada tahap awal pengembangan usaha, keterbatasan permodalan menjadi tantangan utama. Kondisi tersebut membuat petani kerap bergantung pada tengkulak atau bakul setempat, sehingga posisi tawar petani menjadi lemah, termasuk dalam penentuan harga gabah.

BERITA TERKAIT

Lebih dari Sekadar Modal, KUR BRI Dorong Toko Grosir Fitriani Ciptakan Lapangan Kerja di Pesawaran

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

Bidik Target Gamers Muda, BRI Rilis Kartu Debit Junio Edisi Khusus Mobile Legends

Buka Pembiayaan 1.500 Gerai Waralaba: BNI dan Indomaret Perkuat Sinergi Finansial KUR

Perubahan mulai dirasakan setelah Syiro memperoleh informasi mengenai program KUR dari penyuluh pertanian setempat. Sejak memanfaatkan KUR BRI, usaha pertaniannya dapat berkembang secara bertahap dan berkelanjutan. Selama lebih dari tiga tahun, KUR dimanfaatkan secara rutin pada setiap musim tanam.

Seiring meningkatnya kapasitas usaha, plafon pembiayaan yang diterima pun terus berkembang, mulai dari Rp8 juta hingga mencapai Rp20 juta. Pembiayaan tersebut dimanfaatkan sepenuhnya sebagai modal usaha pertanian, mulai dari pengolahan lahan, pengadaan benih dan pupuk, hingga perawatan tanaman.

Keberadaan KUR menjadi sangat krusial, terutama ketika petani menghadapi risiko serangan hama dan penyakit tanaman di tengah keterbatasan kondisi keuangan. Dengan dukungan permodalan yang memadai, kebutuhan produksi dapat tetap terpenuhi sehingga hasil panen dapat terjaga secara optimal.

Dari hasil pertanian tersebut, Syiro mampu menghidupi keluarganya yang terdiri dari seorang istri dan tiga anak, termasuk mendukung pendidikan salah satu anaknya yang saat ini tengah menempuh pendidikan di pesantren. Hal ini mencerminkan peran KUR BRI yang tidak hanya menjaga keberlanjutan usaha, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan keluarga petani.

  • Baca juga: Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

Di sisi lain, keberadaan KUR dinilai memiliki peran penting dalam mendorong perekonomian petani, seiring dengan dukungan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga hasil panen, termasuk melalui penyerapan gabah oleh Bulog. Ke depan, peningkatan produktivitas pertanian menjadi kunci agar kesejahteraan petani dapat terus ditingkatkan.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi menegaskan bahwa KUR merupakan instrumen strategis BRI dalam mendukung sektor usaha mikro dan sektor produktif, termasuk pertanian.

“Melalui KUR, BRI berupaya menghadirkan pembiayaan yang mudah diakses, tepat sasaran, serta berkelanjutan. BRI tidak hanya memberikan akses modal, tetapi juga mendorong peningkatan kapasitas usaha agar pelaku UMKM, termasuk petani, dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan,” ujar Hery Gunardi.

Hery menambahkan bahwa BRI terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, kelompok tani, hingga penyuluh pertanian, guna memastikan penyaluran KUR memberikan dampak ekonomi yang nyata.

Secara kinerja, sepanjang tahun 2025 BRI mencatat penyaluran KUR sebesar Rp178,08 triliun kepada sekitar 3,8 juta debitur di seluruh Indonesia. Lebih dari 60% penyaluran KUR tersebut dialokasikan ke sektor produksi, dengan porsi sektor produksi mencapai 64,49% dari total penyaluran.

Sektor pertanian menjadi kontributor utama penyaluran KUR BRI dengan nilai pembiayaan mencapai Rp80,09 triliun atau setara 44,97% dari total KUR BRI sepanjang 2025. Capaian tersebut merefleksikan komitmen BRI dalam memperkuat sektor riil sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan.

  • Baca juga: Bidik Target Gamers Muda, BRI Rilis Kartu Debit Junio Edisi Khusus Mobile Legends

Hingga akhir Desember 2025, sekitar 18 dari setiap 100 rumah tangga di Indonesia tercatat telah mengakses fasilitas KUR BRI, meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Secara kumulatif, sejak 2015 hingga akhir 2025, BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp1.435 triliun kepada sekitar 46,4 juta penerima.

Melalui penyaluran KUR yang dilakukan secara prudent, transparan, dan akuntabel, BRI optimistis dapat terus berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan.***

Tags: #UMKMBBRIBRIkredit usaha rakyatKURPertanian
 
 
 
 
 
Previous Post

OJK Jatuhkan Sanksi Tegas ke Repower Asia, Multi Makmur Lemindo, hingga Penjamin Emisi

Next Post

BSN Fokus Dorong Ekosistem Perumahan Syariah, Developer Jadi Mitra Kunci Pertumbuhan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 21:02

BNI menyabet peringkat keempat Top 10 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026 berkat penguatan kanal digital wondr...

Porsi Kredit Produktif Tembus 62 Persen: Bank BPD Bali Salurkan Pembiayaan UMKM Rp14,15 Triliun

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

by Sandy Romualdus
16 Oktober 2026 - 20:36

Bank BPD Bali meraup laba Rp1 triliun dan menyalurkan kredit UMKM Rp14,43 triliun per kuartal III/2026 dengan NPL Gross terjaga...

Bicara di Forum IMF-World Bank: Wadirut Bank BSN Dorong Integrasi Pasar Syariah ASEAN

Bicara di Forum IMF-World Bank: Wadirut Bank BSN Dorong Integrasi Pasar Syariah ASEAN

by Sandy Romualdus
15 Oktober 2026 - 15:56

Wadirut Bank BSN Arga M. Nugraha menyerukan integrasi pasar keuangan syariah ASEAN guna melayani 250 juta umat Muslim di forum...

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

Lebih dari Sekadar Modal, KUR BRI Dorong Toko Grosir Fitriani Ciptakan Lapangan Kerja di Pesawaran

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 11:48

Berkat pembiayaan KUR BRI, Fitriani berhasil kembangkan kios kecil di Pesawaran jadi toko grosir sembako dan buka lapangan kerja warga...

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

Posisi Makanan Halal RI Naik Peringkat Tiga Dunia, BI dan BPJPH Pacu Daya Saing UMKM

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 10:48

Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta buka IN2HCC di ISEF 2026, dorong kuliner halal Nusantara naik kelas dan berdaya saing di...

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 09:49

Shifa Celluler di Binjai Utara jadi ujung tombak inklusi dan literasi keuangan BRI, layani 4.500 transaksi bulanan serta dampingi nasabah...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Filosofi Bahtera di Atas Laut, Pemprov DKI Resmikan Masjid Apung An-Nur di Pantai Ancol

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
BSN Fokus Dorong Ekosistem Perumahan Syariah, Developer Jadi Mitra Kunci Pertumbuhan

BSN Fokus Dorong Ekosistem Perumahan Syariah, Developer Jadi Mitra Kunci Pertumbuhan

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance