Stabilitas.id — PT Bank Pembangunan Daerah Jambi (Bank Jambi) menyatakan komitmennya untuk mengganti seluruh kerugian nasabah yang terdampak gangguan layanan sistem dalam beberapa hari terakhir. Langkah ini diambil guna menjaga kredibilitas bank daerah di mata masyarakat Jambi.
Direktur Treasury, Dana, IT, dan Digital Bank Jambi, H. Achmad Nunung, mengungkapkan bahwa manajemen telah mencapai kesepakatan internal untuk memberikan kompensasi ganti rugi. Kebijakan ini juga telah mendapatkan restu dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
“Semalam sudah dilakukan pembahasan internal dan telah ada persetujuan untuk mengganti kerugian nasabah. Namun, nominalnya belum dapat kami sampaikan karena saat ini masih dalam proses verifikasi,” ujar Nunung saat ditemui di Jambi, Kamis (26/2/2026).
BERITA TERKAIT
Bank Jambi kini tengah berpacu dengan waktu untuk memulihkan layanan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan sistem inti perbankan secara bertahap. Hal ini menjadi prioritas utama mengingat dalam waktu dekat akan terjadi lonjakan transaksi untuk pencairan gaji dan Tunjangan Hari Raya (THR).
Manajemen berupaya keras mengurai antrean yang sempat terjadi di sejumlah kantor cabang akibat kendala sistem tersebut. Meski terjadi peningkatan volume penarikan dana oleh nasabah, Nunung menegaskan bahwa kondisi tersebut masih dalam batas wajar.
“Kondisi likuiditas bank tetap dalam batas aman. Meskipun ada peningkatan transaksi penarikan dibandingkan hari biasa, situasi tersebut belum mengarah pada kondisi rush money,” tegasnya.
Sebagai bentuk permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, Bank Jambi mengimbau nasabah yang merasa dirugikan secara finansial akibat gangguan sistem untuk segera melapor. Nasabah dapat mendatangi layanan Customer Service di kantor cabang terdekat sesuai dengan waktu operasional bank untuk proses validasi kerugian.
Pihak bank juga menyampaikan apresiasi kepada para nasabah yang tetap tenang dan menjaga kepercayaan terhadap Bank Jambi di tengah tantangan teknis yang sedang dihadapi.
“Kami mohon maaf atas layanan yang belum maksimal dan berterima kasih atas kepercayaan masyarakat. Kami berkomitmen penuh untuk menyelesaikan persoalan ini secara bertanggung jawab,” pungkas Nunung. ***
















