Stabilitas.id — Malayan Banking Berhad (Maybank Group) meluncurkan strategi lima tahun terbarunya hingga 2030 bertajuk ROAR30, dengan target penguatan pertumbuhan berkelanjutan dan peningkatan profitabilitas. Melalui strategi ini, Maybank Group membidik Return on Equity (ROE) sebesar 13–14% pada 2030.
Strategi ROAR30 dibangun di atas tiga pilar utama untuk memperkuat komitmen Humanising Financial Services, yakni menghadirkan layanan perbankan berbasis nilai, mengembangkan bisnis berskala besar guna memperkuat posisi kepemimpinan di industri, serta memperkokoh landasan strategis berkelanjutan agar perusahaan tetap tangguh di masa depan.
Pilar pertama sekaligus inti ROAR30 adalah Humanising Financial Services yang berfokus pada tiga tujuan utama, yaitu menghadirkan pengalaman unggul bagi nasabah, menciptakan dampak positif bagi masyarakat, serta mendorong pertumbuhan dan penguatan ekonomi riil.
BERITA TERKAIT
Pilar strategis kedua diarahkan pada pengembangan empat lini bisnis berskala besar, seiring pertumbuhan segmen wealth, meningkatnya arus perdagangan dan investasi di kawasan ASEAN, serta tingginya permintaan global terhadap keuangan berbasis syariah. Keempat lini tersebut meliputi institusi keuangan syariah global, manajemen kekayaan regional, bank transaksi dan pembayaran regional, serta bank korporasi dan investasi regional.
Adapun pilar ketiga difokuskan pada penguatan ketahanan jangka panjang Maybank Group dengan memperkuat tenaga kerja, budaya, dan organisasi; memaksimalkan pemanfaatan teknologi, data, dan kecerdasan buatan (AI); serta mengoptimalkan produktivitas dan alokasi modal untuk mendorong kinerja keuangan.
Selain target ROE, Maybank Group juga menargetkan sejumlah indikator kinerja utama lainnya, antara lain Net Interest Margin (NIM) di atas 2,05%, rasio biaya terhadap pendapatan (CIR) sebesar 47% atau lebih rendah, serta rasio CASA di atas 41% pada 2030.
President & Group CEO Maybank Dato’ Sri Khairussaleh Ramli menyatakan bahwa ROAR30 menjadi fase lanjutan setelah berakhirnya strategi M25+, sekaligus menandai percepatan pertumbuhan Maybank Group.
“Strategi lima tahun ke depan ini semakin menegaskan tujuan Maybank Group dalam menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham melalui peningkatan ROE yang berkelanjutan. Melalui ROAR30, Maybank Group memasuki fase percepatan dengan membangun bisnis berskala besar untuk memaksimalkan peran bank di pasar ASEAN yang kian signifikan,” ujarnya.
Ia menambahkan, Malaysia, Indonesia, dan Singapura akan menjadi pasar utama pendorong pertumbuhan dan profitabilitas, didukung oleh keunggulan penawaran masing-masing negara. Di luar pasar inti, Maybank Group akan mengintegrasikan jejaring regional untuk mendukung nasabah lintas pasar.
“Pada akhirnya, melalui ROAR30, kami bertujuan memastikan terciptanya dampak yang bermakna dan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk nasabah, komunitas, dan perekonomian yang kami layani,” tutup Khairussaleh. ***





.jpg)










