• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Jumat, Oktober 9, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Info Otoritas

OJK: 13 Perusahaan Siap IPO, Potensi Dana Tembus Rp 16 Triliun

by Sandy Romualdus
11 Agustus 2025 - 15:40
88
VIEWS
OJK: 13 Perusahaan Siap IPO, Potensi Dana Tembus Rp 16 Triliun
0
SHARES
88
VIEWS

JAKARTA, Stabilitas.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan terdapat 13 perusahaan dalam pipeline penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) dengan nilai indikatif mencapai Rp16,65 triliun hingga Jumat (8/8/2025). Data ini mencerminkan tingginya minat penghimpunan dana di pasar modal Indonesia di tengah tren penguatan indeks dan kapitalisasi pasar.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, menyampaikan pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 7.533, menguat 6,41% sejak awal tahun (year-to-date/ytd). Nilai kapitalisasi pasar juga naik 9,88% menjadi Rp13.557 triliun.

  • Baca juga: Buka Akses Modal Mini: OJK Rancang Regulasi Aset Riil Tertokenisasi dan Stablecoin

Kinerja positif turut tercermin pada pasar surat utang, di mana Indonesia Composite Bond Index (ICBI) ditutup di level 421,81 atau naik 7,42%. Sejak awal 2025, total penghimpunan dana di pasar modal telah mencapai Rp144,78 triliun dengan 16 emiten baru yang resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).

BERITA TERKAIT

Buka Akses Modal Mini: OJK Rancang Regulasi Aset Riil Tertokenisasi dan Stablecoin

Himpun Dana Rp186 Triliun: OJK Pacu Reformasi Struktural Pasar Modal dan Inovasi Produk Baru

Melesat 142 Persen di Tengah Likuiditas Ketat, BEI Tetapkan BSWD Masuk Radar Konsentrasi Tinggi

Cetak Pemimpin Bank Berwawasan Global: LPPI Resmi Tutup Program Sespibank Angkatan 83

Mahendra menambahkan, reputasi pasar modal Indonesia juga mendapatkan pengakuan internasional. Pada ajang ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) 2025 di Malaysia, Indonesia mencatat kenaikan skor rata-rata nasional 9%—tertinggi di ASEAN. Empat emiten nasional masuk daftar 50 besar ASEAN, dua di antaranya perbankan yang menduduki posisi 10 besar. Perusahaan yang masuk kategori ASEAN ASET Plus juga melonjak dari 9 menjadi 23 perusahaan.

  • Baca juga: Himpun Dana Rp186 Triliun: OJK Pacu Reformasi Struktural Pasar Modal dan Inovasi Produk Baru

“Capaian ini merupakan hasil nyata dari pembinaan dan pengawasan OJK yang konsisten mendorong tata kelola perusahaan yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan,” ujarnya saat pembukaan HUT ke-48 BEI di Jakarta, Senin (11/8).

Pada lini bursa karbon, nilai transaksi selama setahun terakhir mencapai Rp7,95 miliar per 8 Agustus 2025, dengan volume melampaui 1,59 juta ton CO₂ ekuivalen. Mahendra optimistis perdagangan karbon internasional yang mulai dilakukan di Indonesia akan mendorong peningkatan transaksi ke depan.

  • Baca juga: Melesat 142 Persen di Tengah Likuiditas Ketat, BEI Tetapkan BSWD Masuk Radar Konsentrasi Tinggi

Sementara itu, Direktur Utama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), Iding Pardi, mencatat pasar modal Indonesia kini telah dihuni lebih dari 1.000 perusahaan tercatat dan total investor melampaui 17 ribu. Nilai transaksi harian rata-rata berada di kisaran Rp13 triliun.

Iding optimistis jumlah investor akan terus bertumbuh, didukung stabilitas ekonomi, kemajuan teknologi digital, dan inovasi pengawasan pasar modal. ***

Tags: #IHSGASEAN Corporate Governance ScorecardBEIBursa KarbonESGICBIinvestor pasar modalIPOkapitalisasi pasarKPEIMahendra SiregarojkPasar Modal Indonesiapipeline IPOtransaksi harian
 
 
 
 
 
Previous Post

Plafon KUR UMKM Jadi Rp20 Miliar, Dorong Daya Saing Nasional

Next Post

Ricky Perdana Gozali Resmi Jabat Deputi Gubernur Bank Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Investor Muda Tembus 55 Persen Tapi Kuasai Aset Minim, Analis Ingatkan Risiko Saham Rp1 dan Short Selling

Investor Muda Tembus 55 Persen Tapi Kuasai Aset Minim, Analis Ingatkan Risiko Saham Rp1 dan Short Selling

by Stella Gracia
9 Oktober 2026 - 14:03

EBC Financial Group mengingatkan 55 persen investor muda di BEI untuk mewaspadai aturan saham Rp1, short selling, dan pengumuman indeks...

Buka Akses Modal Mini: OJK Rancang Regulasi Aset Riil Tertokenisasi dan Stablecoin

Buka Akses Modal Mini: OJK Rancang Regulasi Aset Riil Tertokenisasi dan Stablecoin

by Stella Gracia
9 Oktober 2026 - 14:02

OJK mulai menyusun regulasi tokenisasi aset riil berbasis blockchain agar masyarakat dapat berinvestasi SBN dan emas mulai Rp10 ribu. Stabilitas.id...

Modal Asing Rp8,12 Triliun Kabur dari RI Pekan Lalu, Investor Ramai Jual SBN & SRBI

Insentif Likuiditas Tembus Rp461 Triliun: BI Guyur Kredit Perumahan Rp68 Triliun Serap 500 Ribu Pekerja

by Stella Gracia
9 Oktober 2026 - 11:59

BI menyalurkan insentif likuiditas KLM Rp461 triliun hingga Oktober 2026, memicu kredit perumahan Rp68 triliun dan membuka 500 ribu lapangan...

Tanggapi Hasil Review MSCI, OJK Sebut Daya Tahan Investor Lokal Mampu Redam Outflow

Lindungi Investor: BEI Wajibkan Saldo Laba Positif di Papan Utama dan Hapus Batas Minimal Harga IPO

by Sandy Romualdus
9 Oktober 2026 - 10:45

BEI memperketat aturan pencatatan saham melalui revisi Peraturan I-A tahap kedua dengan mewajibkan saldo laba positif di Papan Utama mulai...

Himpun Dana Rp186 Triliun: OJK Pacu Reformasi Struktural Pasar Modal dan Inovasi Produk Baru

Himpun Dana Rp186 Triliun: OJK Pacu Reformasi Struktural Pasar Modal dan Inovasi Produk Baru

by Stella Gracia
9 Oktober 2026 - 10:07

OJK memacu reformasi pasar modal di tengah capaian penghimpunan dana Rp186,03 triliun dan lonjakan jumlah investor yang menembus 32 juta...

Dukung Modal Kerja, Hartadinata (HRTA) Perpanjang Kredit Rp 2,175 Triliun dari Bank Mandiri

HRTA dan AMMN Pimpin Top Gainers LQ45, IHSG Uji Penguatan di Awal Perdagangan

by Sandy Romualdus
9 Oktober 2026 - 09:42

IHSG dibuka rebound 0,15 persen ke level 6.040,52 pada perdagangan Jumat (9/10/2026) ditopang penguatan saham barang baku dan perbankan. Stabilitas.id...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Bukan Cuma Urusan Tim IT: Bos Teknologi BNI dan CIMB Niaga Ungkap Kunci Sukses Adopsi AI

Defisit APBN Tembus Rp319 Triliun per September 2026, Menkeu Pastikan Postur Fiskal Tetap Kredibel

Bank Raya Tunjuk Direktur Bisnis Baru di Tengah Pertumbuhan Kredit Digital 22 Persen

Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen: Pemerintah Butuh Investasi Rp2.258 Triliun pada 2027

Permintaan Emas RI Melonjak 40 Persen: Bank Mandiri Hadirkan Ekosistem Bulion Terpadu di Aplikasi Livin’

Investor Muda Tembus 55 Persen Tapi Kuasai Aset Minim, Analis Ingatkan Risiko Saham Rp1 dan Short Selling

Buka Akses Modal Mini: OJK Rancang Regulasi Aset Riil Tertokenisasi dan Stablecoin

Insentif Likuiditas Tembus Rp461 Triliun: BI Guyur Kredit Perumahan Rp68 Triliun Serap 500 Ribu Pekerja

KPR Bank Danamon Tumbuh 5 Persen Ditopang Segmen Rumah Rp1,5 Miliar

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Ricky Perdana Gozali Resmi Jabat Deputi Gubernur Bank Indonesia

Ricky Perdana Gozali Resmi Jabat Deputi Gubernur Bank Indonesia

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance