• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Rabu, Juli 22, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Finance

Perikanan Masih Jauh dari Radar Perbankan

oleh Sandy Romualdus
17 Januari 2012 - 00:00
12
Dilihat
Perikanan Masih Jauh dari Radar Perbankan
0
Bagikan
12
Dilihat

Jakarta – Rencana industrialisasi sektor perikanan dalam program kerja Kementrian Kelautan dan Perikanan bakal menemui kendala berat. Terutama minimnya dukungan dari sisi perbankan. Sebagaiaman dikatakan Vice President Kredit Program Divisi Usaha Kecil Bank BNI Edy Awaludin, lebih mudah memberikan kredit kepada sektor pertanian dan perkebunan ketimbang ke sektor perikanan.

"Perikanan itu berbeda dengan perkebunan atau pertanian, karena perikanan tidak terlihat. belum pasti dengan tangkapannya," kaat Edy dalam seminar pemetaan logistik dan distribusi industrialisasi perikanan, Senin (16/1).

Dijelaskan Edy, sektor perkebunan seperti kebun kelapa sawit misalnya, bisa terlihat buah sawitnya. Sedangkan perikanan sulit diketahui keberadannya (ikan). Akibatnya, sektor perikanan masih sedikit memperoleh pembiayaan.

BERITA TERKAIT

Persaingan Asuransi Makin Ketat, Ini Daftar Market Leaders 2026

Volume Transaksi BNIdirect Tembus Rp 15,39 Triliun, BNI Dinobatkan Jadi Best SME Bank

Minat Jadi Mitra MagangHub 2026? Kemnaker Tegaskan Perusahaan Wajib Terdaftar di WLKP

The Busyness Trap

Tidak jelasnya kepastian tentang penghasilan maupun produksi dari nelayan, Edy menyebut butuh upaya luarbiasa agar perbankan setuju mengucurkan kredit bagi nelayan. Bahkan, jaminan berupa asuransi pun menurut Edy jarang ada yang menyetujui pinjaman nelayan tersebut. "Saat akan membiayai kapal ikan, asuransi tidak berani menutup. Asuransi saja tidak berani, apalagi bank," ujar Edy lagi.

Selain jenis penghasilan maupun produksi dari nelayan, Edy menilai karakter nelayan masih sulit diajak untuk berpikir kedepan. Nelayan menurutnya cenderung konsumeris atau berpikir pendek sehingga sulit bagi perbankan memberikan kredit. Namun, BNI menurutnya telah mencoba pola kerjasama linkage program dengan koperasi, BPR, dan perusahaan yang akan menjadi avalis. "Karena terus terang BNI tidak punya kemampuan bantuan nelayan," tutur Edy.

Edy juga menjelaskan, dengan penandatanganan MoU antara Bank BNI dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada tahun 2010, pihaknya telah berupaya untuk menyalurkan pembiayaan ke perikanan. "Kami masih main di pinggir-pinggir dulu, seperti perikanan budidaya, belum ke perikanan tangkap," timpal Edy.

BNI, lanjut Edy, menargetkan bisa menggelontorkan kredit Rp 1,3 triliun selama 2010-2012. Dari total angka tersebut, hingga saat ini pihaknya sudah mengucurkan kredit untuk perikanan Rp 660 miliar dan Rp 550 miliar diantaranya dikucurkan untuk usaha kecil menengah (UKM). Sebagian besar dikucurkan untuk perikanan budidaya.

Pengamat perikanan dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Diniah mengakui karakter nelayan Indonesia masih berpikir jangka pendek dan konsumeris. Melihat hal itu, Diniah menyarankan agar ada pendampingan kepada nelayan agar mampu berpikir jangka panjang.

"Pendampingan ini perlu, kita sadar nelayan kita banyak yang berpendidikan rendah. Pemerintah jangan diam saja, harus membantu nelayan kita bangkit dari kemiskinan," kata Diniah dikesempatan yang sama.

Diniah menyadari nelayan tidak memiliki agunan sedangkan bank berpikiran keuntungan. Meski begitu, Diniah mengharapkan perbankan lebih mempermudah proses kredit kepada nelayan karena selama ini nelayan lebih memilih meminjam uang di rentenir yang jelas lebih menjerat.

"Daripada minjam dari rentenir kan lebih baik minjam ke bank, kalau bukan kita yang membantu nelayan kita lalu siapa lagi," tutupnya.

 
 
 
 
 
Sebelumnya

Bank Mandiri Berencana Subdebt Tahun Depan

Selanjutnya

BRI Kucurkan Kredit 173 Juta Dollar AS ke PGN

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Volume Transaksi BNIdirect Tembus Rp 15,39 Triliun, BNI Dinobatkan Jadi Best SME Bank

Volume Transaksi BNIdirect Tembus Rp 15,39 Triliun, BNI Dinobatkan Jadi Best SME Bank

oleh Stella Gracia
21 Juli 2026 - 14:50

BNI sabet dua penghargaan dari Alpha Southeast Asia 2026 sebagai Best SME Bank dan Best Trade Finance Bank in Indonesia....

Marak CS Palsu dan Modus Galbay, SPinjam Imbau Pengguna Gunakan Kanal Resmi

Marak CS Palsu dan Modus Galbay, SPinjam Imbau Pengguna Gunakan Kanal Resmi

oleh Stella Gracia
21 Juli 2026 - 13:12

Meta Description: Marak CS palsu dan penipuan galbay, SPinjam imbau pengguna manfaatkan kanal resmi dan tidak bagikan kode OTP atau...

OJK Blokir 32.454 Rekening Judi Online, Perbanas Perketat Sistem Pengawasan Fraud

OJK Blokir 32.454 Rekening Judi Online, Perbanas Perketat Sistem Pengawasan Fraud

oleh Stella Gracia
21 Juli 2026 - 12:31

PERBANAS, OJK, dan Kemkomdigi memperkuat kolaborasi memberantas judi online dan scam. Lebih dari 32 ribu rekening diblokir OJK. Stabilitas.id -...

Pacu Bisnis Konsumer, BRI Kembali Siapkan KKB Expo Serentak di 131 Titik

Pacu Bisnis Konsumer, BRI Kembali Siapkan KKB Expo Serentak di 131 Titik

oleh Sandy Romualdus
21 Juli 2026 - 12:26

BRI siap menggelar BRI KKB Expo serentak di 131 titik pada 10–14 Agustus 2026. Nikmati bunga mulai 1,8% dan DP...

Perkuat Layanan Korporasi, BNI Borong Enam Penghargaan Digital CX Awards 2026

Perkuat Layanan Korporasi, BNI Borong Enam Penghargaan Digital CX Awards 2026

oleh Stella Gracia
21 Juli 2026 - 08:58

BNI borong enam penghargaan internasional di Digital CX Awards 2026 berkat keandalan platform BNIdirect. Simak capaian kinerja dan strateginya di...

Jalan Pulang Rosyidah: Dari Rantau Malaysia ke Pesisir Indramayu Menembus Pasar Olahan Laut

Jalan Panjang Kursumawati Membuka Akses Bank di Ceruk Pesisir Simalungun

oleh Sandy Romualdus
21 Juli 2026 - 07:13

Kisah Kursumawati, Agen BRILink asal Serbalawan, Simalungun. Sukses kelola 2.000 transaksi/bulan, dorong inklusi keuangan, hingga raih mobil Super Agen BRILink....

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Kejar Target Rp2.357 Triliun, DJP Bidik Rp200 Triliun dari Ekstensifikasi Pajak

    Tarik PPh 22 di Marketplace, DJP Bidik Pajak Digital Melonjak Hingga Rp 24 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DJP Kejar Pajak Digital, Strava dan Kling AI Resmi Kena PPN 11 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Danamon-Manulife Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Laba Rp66,59 Miliar, RUPST KB Bank (BBKP) Rombak Jajaran Direksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Daftar Forbes 2026: BCA Peringkat 1 Bank Terbaik RI, SeaBank Juara di Kategori Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Persaingan Asuransi Makin Ketat, Ini Daftar Market Leaders 2026

Volume Transaksi BNIdirect Tembus Rp 15,39 Triliun, BNI Dinobatkan Jadi Best SME Bank

Minat Jadi Mitra MagangHub 2026? Kemnaker Tegaskan Perusahaan Wajib Terdaftar di WLKP

The Busyness Trap

Stabilitas Edisi 224 : Alarm Waspada dari Bank Sentral

Marak CS Palsu dan Modus Galbay, SPinjam Imbau Pengguna Gunakan Kanal Resmi

OJK Siapkan Tiga Fokus Strategis Mendorong Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah

OJK Blokir 32.454 Rekening Judi Online, Perbanas Perketat Sistem Pengawasan Fraud

Pacu Bisnis Konsumer, BRI Kembali Siapkan KKB Expo Serentak di 131 Titik

STABILITAS CHANNEL

 
Selanjutnya
Kata Kuncinya adalah Inovasi

Kata Kuncinya adalah Inovasi

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance