• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Minggu, Oktober 18, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Finance

Perikanan Masih Jauh dari Radar Perbankan

by Sandy Romualdus
17 Januari 2012 - 00:00
14
VIEWS
Perikanan Masih Jauh dari Radar Perbankan
0
SHARES
14
VIEWS

Jakarta – Rencana industrialisasi sektor perikanan dalam program kerja Kementrian Kelautan dan Perikanan bakal menemui kendala berat. Terutama minimnya dukungan dari sisi perbankan. Sebagaiaman dikatakan Vice President Kredit Program Divisi Usaha Kecil Bank BNI Edy Awaludin, lebih mudah memberikan kredit kepada sektor pertanian dan perkebunan ketimbang ke sektor perikanan.

"Perikanan itu berbeda dengan perkebunan atau pertanian, karena perikanan tidak terlihat. belum pasti dengan tangkapannya," kaat Edy dalam seminar pemetaan logistik dan distribusi industrialisasi perikanan, Senin (16/1).

  • Baca juga: BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Dijelaskan Edy, sektor perkebunan seperti kebun kelapa sawit misalnya, bisa terlihat buah sawitnya. Sedangkan perikanan sulit diketahui keberadannya (ikan). Akibatnya, sektor perikanan masih sedikit memperoleh pembiayaan.

BERITA TERKAIT

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Tidak jelasnya kepastian tentang penghasilan maupun produksi dari nelayan, Edy menyebut butuh upaya luarbiasa agar perbankan setuju mengucurkan kredit bagi nelayan. Bahkan, jaminan berupa asuransi pun menurut Edy jarang ada yang menyetujui pinjaman nelayan tersebut. "Saat akan membiayai kapal ikan, asuransi tidak berani menutup. Asuransi saja tidak berani, apalagi bank," ujar Edy lagi.

Selain jenis penghasilan maupun produksi dari nelayan, Edy menilai karakter nelayan masih sulit diajak untuk berpikir kedepan. Nelayan menurutnya cenderung konsumeris atau berpikir pendek sehingga sulit bagi perbankan memberikan kredit. Namun, BNI menurutnya telah mencoba pola kerjasama linkage program dengan koperasi, BPR, dan perusahaan yang akan menjadi avalis. "Karena terus terang BNI tidak punya kemampuan bantuan nelayan," tutur Edy.

  • Baca juga: Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Edy juga menjelaskan, dengan penandatanganan MoU antara Bank BNI dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada tahun 2010, pihaknya telah berupaya untuk menyalurkan pembiayaan ke perikanan. "Kami masih main di pinggir-pinggir dulu, seperti perikanan budidaya, belum ke perikanan tangkap," timpal Edy.

BNI, lanjut Edy, menargetkan bisa menggelontorkan kredit Rp 1,3 triliun selama 2010-2012. Dari total angka tersebut, hingga saat ini pihaknya sudah mengucurkan kredit untuk perikanan Rp 660 miliar dan Rp 550 miliar diantaranya dikucurkan untuk usaha kecil menengah (UKM). Sebagian besar dikucurkan untuk perikanan budidaya.

Pengamat perikanan dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Diniah mengakui karakter nelayan Indonesia masih berpikir jangka pendek dan konsumeris. Melihat hal itu, Diniah menyarankan agar ada pendampingan kepada nelayan agar mampu berpikir jangka panjang.

"Pendampingan ini perlu, kita sadar nelayan kita banyak yang berpendidikan rendah. Pemerintah jangan diam saja, harus membantu nelayan kita bangkit dari kemiskinan," kata Diniah dikesempatan yang sama.

  • Baca juga: Bicara di Forum IMF-World Bank: Wadirut Bank BSN Dorong Integrasi Pasar Syariah ASEAN

Diniah menyadari nelayan tidak memiliki agunan sedangkan bank berpikiran keuntungan. Meski begitu, Diniah mengharapkan perbankan lebih mempermudah proses kredit kepada nelayan karena selama ini nelayan lebih memilih meminjam uang di rentenir yang jelas lebih menjerat.

"Daripada minjam dari rentenir kan lebih baik minjam ke bank, kalau bukan kita yang membantu nelayan kita lalu siapa lagi," tutupnya.

 
 
 
 
 
Previous Post

Bank Mandiri Berencana Subdebt Tahun Depan

Next Post

BRI Kucurkan Kredit 173 Juta Dollar AS ke PGN

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 21:02

BNI menyabet peringkat keempat Top 10 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026 berkat penguatan kanal digital wondr...

Porsi Kredit Produktif Tembus 62 Persen: Bank BPD Bali Salurkan Pembiayaan UMKM Rp14,15 Triliun

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

by Sandy Romualdus
16 Oktober 2026 - 20:36

Bank BPD Bali meraup laba Rp1 triliun dan menyalurkan kredit UMKM Rp14,43 triliun per kuartal III/2026 dengan NPL Gross terjaga...

Bicara di Forum IMF-World Bank: Wadirut Bank BSN Dorong Integrasi Pasar Syariah ASEAN

Bicara di Forum IMF-World Bank: Wadirut Bank BSN Dorong Integrasi Pasar Syariah ASEAN

by Sandy Romualdus
15 Oktober 2026 - 15:56

Wadirut Bank BSN Arga M. Nugraha menyerukan integrasi pasar keuangan syariah ASEAN guna melayani 250 juta umat Muslim di forum...

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

Lebih dari Sekadar Modal, KUR BRI Dorong Toko Grosir Fitriani Ciptakan Lapangan Kerja di Pesawaran

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 11:48

Berkat pembiayaan KUR BRI, Fitriani berhasil kembangkan kios kecil di Pesawaran jadi toko grosir sembako dan buka lapangan kerja warga...

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 09:49

Shifa Celluler di Binjai Utara jadi ujung tombak inklusi dan literasi keuangan BRI, layani 4.500 transaksi bulanan serta dampingi nasabah...

Porsi Kredit Produktif Tembus 62 Persen: Bank BPD Bali Salurkan Pembiayaan UMKM Rp14,15 Triliun

Apresiasi Layanan Pensiun Prima: Dirut Bank BPD Bali Nyoman Sudharma Tegaskan Komitmen Sinergi Digital

by Sandy Romualdus
14 Oktober 2026 - 20:31

Bank BPD Bali meraih predikat Terbaik II Mitra Kerja Pembayaran Pensiun dari PT Taspen dan Ditjen Perbendaharaan atas layanan prima...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Filosofi Bahtera di Atas Laut, Pemprov DKI Resmikan Masjid Apung An-Nur di Pantai Ancol

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Kata Kuncinya adalah Inovasi

Kata Kuncinya adalah Inovasi

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance