Interkoneksi dipercaya dalam meningkatkan efisiensi nasabah dalam proses transaksi perbankan. Untuk itu Bank Mandiri dan PT Rintis Sejahtera (ATM PRIMA) merealisasi interkoneksi jaringan ATM sebagai hasil MoU yang telah ditandatangani sebelumnya.
Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini menjelaskan, realisasi interkoneksi ini merupakan upaya perusahaan untuk menguatkan dan memperluas jaringan ATM yang dapat memudahkan nasabah bagi transaksi perbankan. "Langkah ini juga diharapkan mendorong pertumbuhan transaksi melalui jaringan," ujarnya di Gedung BI Jakarta, Senin (16/1).
Ditambahkan Direktur Utama BCA Jahja Setiaatmadja, sinergi tersebut merupakan salah satu bentuk implementasi dari komeitmen BCA untuk meningkatkan layanan bagi nasabah.
BERITA TERKAIT
Sementara Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution yang turut hadir dalam acara tersebut mengatakan pihaknya bersama perbankan dan industri sistem pembayaran Indonesia akan selalu bekerja keras dalam menciptakan pembayaran yang efisien, handal, serta berkualitas. "Sehingga dapat diandalkan menjadi penopang pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional," tegasnya.
Melalui kerjasama ini, nasabah Bank Mandiri dapat bertransaksi tarif tunai, cek saldo dan transfer antar bank melalui lebih dari 31.700 ATM yang terhubung melalui ATM PRIMA. Termasuk 8.578 jaringan ATM BCA yang telah terkoneksi dengan Jaringan Cirrus yang tersebar di seluruh dunia.
Secara total penguatan ATM Mandiri akan mencapai lebih dari 40 ribu ATM yang terhubung ATM PRIMA, Link, maupun ATM Bersama yang tersebar di seluruh Indonesia. Sebaliknya nasabah BCA maupun bank perserta jaringan ATM PRIMA dapat melakukan transaksi berupa di 8.993 ATM Mandiri yang telah terkoneksi ke lebih dari 21 ribu jaringan ATM Link, 30 ribu jaringan ATM bersama dan lebih dari 1,7 juta ATM Visa Internasional yang tersebar di seluruh Indonesia.






.jpg)










