Perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat berdampak pada perubahan yang luar biasa terhadap pola transaksi dan pengelolaan informasi pibadi. Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Perum Peruri), sebagai percetakan uang dan dokumen berharga tidak terlepas dari dampak global transformasi produk yang mengarah pada solusi teknologi informasi digital. Itu sebabnya Perum Peruri mendirikan PT Peruri Digital Security (PT PDS) untuk memastikan keberlanjutan usaha harus terus disesuaikan dengan zamannya.
“PT PDS yang 99 persen sahamnya milik Perum Peruri ini dibangun sebagai antisipasi Peruri dalam memasuki era ‘New Wave’ dimana digitalisasi sangat berperan,” papar Prasetio, Direktur Utama Perum Peruri, pada acara Customer Gathering & MoU Signing Ceremony PT PDS di Jakarta, Jumat (12/2).
Direktur Utama PT PDS Kemal Imam Santoso mengutarakan, dalam e-money terdapat komunitas merchant, bank, dan telekomunikasi. PT PDS akan menjadi pendukung komunitas tersebut, baik sistem maupun kartunya. “PDS bukan penerbit e-money. PDS memposisikan diri sebagai fasilitator yang berupaya untuk mewujudkan adanya interoperability sistem pembayaran nasional, termasuk mewujudkan implementasi Certification of Authority di dalam ekosistem pembayaran,” ujar mantan Wakil Dirut PT Askes ini.
BERITA TERKAIT
Hingga saat ini, setidaknya ada empat lini bisnis PT PDS: Smart Card Production & Personalization; Digital Security & Certificate of Authority of Transactions; Card Management System & Smart Loyalty Management System; E-Authotentication & Validation.





.jpg)










