• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Sabtu, Februari 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home BUMN

Raih Tiga ISO, Pos Logistik Incar Revenue Rp300 M di 2014

oleh Sandy Romualdus
17 Desember 2013 - 00:00
8
Dilihat
Posindo  Targetkan Bisnis Properti Sumbang Laba 12%
0
Bagikan
8
Dilihat

Jakarta – Meraih tiga sertifikasi berstandar internasional (ISO 9001:2008, ISO 14001:2004, dan OHSAS 18001:2007) menjelang tutup tahun ini, PT Pos Logistik Indonesia berharap dapat mendorong pertumbuhan bisnis di tahun depan dengan meraih target pendapatan hingga Rp300 miliar.

"Setidaknya ada dampak ke brand PT Pos Logistik dengan tiga ISO. Sejak awal (2011) revenue kita memang kecil. Tetapi terus tumbuh positif di 2012 dan tahun ini. Sehingga tahun depan kita berharap meraih pendapatan Rp300 miliar," ungkap Direktur Utama PT Pos Logistik Indonesia, Febriyanto di Jakarta, Senin (16/12).

Memang, jika dilihat secara konsolidasi, sumbangan pendapatan perseroan ke induk usaha, PT Pos Indonesia (Posindo), masih kecil. Pasalnya, jika melihat target revenue PT Posindo yang sebesar Rp4,3 triliun di 2014, maka sumbangan pendapatan PT Pos Logistik yang sebesar Rp300 miliar baru mewakili 7-8% dari target pendapatan induk usaha.

BERITA TERKAIT

OJK Sikat Influencer Saham BVN, Denda Rp5,35 Miliar Akibat Manipulasi Pasar

Bareskrim Bidik TPPU Emas Ilegal Rp992 Triliun, Toko Emas di Jatim Digeledah

Mari Elka Pangestu: Reformasi Bursa Jadi Kunci RI Raih Dana Asing Rp1.118 Triliun

Neraca Pembayaran 2025 Defisit US$7,8 Miliar, Tertekan Outflow Investasi Portofolio

Febriyanto menguraikan, di 2013 perseroan mentargetkan pendapatan sebesar Rp205 miliar. Hingga November, realisasi pendapatan sudah mencapai Rp186 miliar. "Dengan sisa sebulan, kami optimis target 2013 tercapai," katanya.

Namun dari sisi laba, dia mengungkapkan ada peningkatan melampaui 100% dari target 2013. "Tahun ini kita targetkan laba sebesar Rp11 miliar, tetapi realisasinya Rp6 miliar. Di tahun depan laba kita targetkan meningkat Rp24 miliar," pungkas dia.

Pertumbuhan target tersebut, menurut Febriyanto, akan diikuti dengan perbaikan layanan oleh perseroan. Terutama dengan suntikan modal senilai Rp75 miliar yang diperoleh perseroan dari induk usaha di akhir tahun ini.

"Artinya ada suntikan modal membuat ekspansi bisnis kita ke depan. Kami akan gunakan dana Rp75 miliar ini untuk pengadaan kendaraan dan peremajaan sistem IT, serta modal kerja demi layanan ke pelanggan yang lebih baik" ungkap Febriyanto.

Dia menyebutkan, saat ini PT Pos Logistik Indonesia melayani setidaknya 40 pelanggan korporat. Rata-rata korporat besar. Sebut saja PT Unilever Tbk, PT Pertamina (Persero), PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, dan tentu saja PT Pos Indonesia selaku induk usahanya. "Semua pelanggan kita dilayani dengan durasi kontrak jangka panjang," kata dia.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pos Indonmesia, Budi Setiawan mengatakan, tahun depan perseroan menganggarkanm capex senilai Rp 800 miliar. Untuk pertumbuhan revenue dan laba, lanjut dia, di kisaran 15-20%. "Ini memperhitungkan pelemahan pertumbuhan ekonomi dan kondisi global.

Sementara rencana anak usahanya PT Pos Logistik mengakusisi perusahaan logistik, Budi menegaskan rencana aksi tersebut ditangguhkan sementara waktu. Saat ini sebagai induk usaha, Posindo mencoba dengan menyuntik modal baru sebesar Rp75 miliar.

"Itu untuk beli gedung, tambah armada, dan modal kerja. Karena merger/akusisi itu butuh waktu, sementara Pos Logistik baru operasi 2011. Jadi dengan tambahan modal itu kita lihat lagi perkembngan tahun depan seperti apa, nanti 2015 bisa disuntik lagi modal, sehingga bisa memungkinkan untuk akuisisi," jelas Budi.

 
 
 
 
Sebelumnya

BNI Tegaskan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan

Selanjutnya

Bank Masih Jadi Sasaran Utama Money Laundering

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

BNI dan BNI Ventures Luncurkan Dropbox Kertas, Dorong Ekonomi Sirkular di Lingkungan Kantor

BNI dan BNI Ventures Luncurkan Dropbox Kertas, Dorong Ekonomi Sirkular di Lingkungan Kantor

oleh Sandy Romualdus
17 Februari 2026 - 13:51

Stabilitas.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI bersama anak usahanya, BNI Ventures, memperkuat komitmen keberlanjutan melalui peluncuran...

Jasa Marga Kenalkan Ekosistem Travoy di IIMS 2026, Siap Kawal Mudik Lebaran

Jasa Marga Kenalkan Ekosistem Travoy di IIMS 2026, Siap Kawal Mudik Lebaran

oleh Stella Gracia
12 Februari 2026 - 12:08

Stabilitas.id — PT Jasa Marga (Persero) Tbk. memperkenalkan ekosistem aplikasi Travoy (Travel with Comfort and Joy) dalam ajang Indonesia International...

Bangkit dari PHK, UMKM Binaan BRI Rolly Bakery Tembus Pasar Global

Bangkit dari PHK, UMKM Binaan BRI Rolly Bakery Tembus Pasar Global

oleh Stella Gracia
11 Februari 2026 - 12:47

Stabilitas.id — Berawal dari pemutusan hubungan kerja (PHK), Natali berhasil membangun usaha roti dan kue kering rumahan bernama Rolly Bakery...

Permudah Pembayaran, BRImo Perkenalkan Fitur QRIS Tap

Permudah Pembayaran, BRImo Perkenalkan Fitur QRIS Tap

oleh Stella Gracia
9 Februari 2026 - 09:07

JAKARTA, Stabilitas.id – Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus memperluas kemudahan transaksi digital untuk mendukung mobilitas harian masyarakat Jakarta melalui pengembangan...

BNI Dorong Edukasi Lingkungan, Fondasi Keberlanjutan Aksi Bersih Pantai di Bali

BNI Dorong Edukasi Lingkungan, Fondasi Keberlanjutan Aksi Bersih Pantai di Bali

oleh Sandy Romualdus
8 Februari 2026 - 14:34

Stabilitas.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menegaskan upaya menjaga lingkungan tidak cukup dilakukan melalui satu kali...

BNI Lanjutkan Aksi Bersih Pantai, Perkuat TPS3R Sekar Tanjung di Bali

BNI Lanjutkan Aksi Bersih Pantai, Perkuat TPS3R Sekar Tanjung di Bali

oleh Sandy Romualdus
7 Februari 2026 - 18:43

Stabilitas.id — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI) melanjutkan aksi bersih Pantai Mertasari, Bali, dengan menyalurkan bantuan sarana pengelolaan...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Puncak BIK 2025: Ribuan Warga Banyumas Dapat Akses Keuangan Baru dari LJK

    OJK Tunjuk Friderica sebagai ADK Pengganti Ketua dan Wakil Ketua OJK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Scam di Indonesia Tertinggi di Dunia, Capai 274 Ribu Laporan dalam Setahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Akhiri Riwayat BPR Bank Cirebon, Ini Kronologi Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1 Sak Mortar Plester Berapa m²? Simak Cara Hitung dan Keunggulan Semen Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Jejak Panji Irawan, Dirut Bank Mandiri Taspen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Korupsi Pertamina, Riza Chalid Masuk Daftar Buronan Internasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

OJK Sikat Influencer Saham BVN, Denda Rp5,35 Miliar Akibat Manipulasi Pasar

Bareskrim Bidik TPPU Emas Ilegal Rp992 Triliun, Toko Emas di Jatim Digeledah

Mari Elka Pangestu: Reformasi Bursa Jadi Kunci RI Raih Dana Asing Rp1.118 Triliun

Neraca Pembayaran 2025 Defisit US$7,8 Miliar, Tertekan Outflow Investasi Portofolio

Siap-siap! THR TNI/Polri dan ASN Mulai Disalurkan Minggu Pertama Ramadan

Purbaya Tolak Usulan IMF Naikkan PPh 21, Fokus Jaga Daya Beli Masyarakat

Strategi Pembiayaan APBN: Serapan Lelang SUN Tembus Rp40 Triliun di Tengah Penurunan Bids

Outlook Moody’s Negatif, BI Pastikan Likuiditas Perbankan Jumbo Tetap Solid

Barter Tarif: 1.819 Produk Ekspor RI Jadi 0%, Gandum & Kedelai AS Bebas Bea Masuk

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Bank Masih Jadi Sasaran Utama Money Laundering

Bank Masih Jadi Sasaran Utama Money Laundering

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance