Jakarta – Standard & Poor’s (S&P), salah satu badan peringkat terkemuka di dunia, menaikan peringkat Standard Chartered Bank dari A+ menjadi AA- efektif sejak 1 Desember 2011. Hal ini merujuk pada kekuatan neraca keuangan Standard Chartered didukung oleh pendekatan manajemen resiko dan posisi strategis di berbagai pasar-pasar dinamis di Asia, Afrika, dan Timur Tengah.
Adapun pertimbangan S&P untuk meningkatkan peringkat Standard Chartered adalah berdasarkan beberapa pertimbangan. Pertama, kondisi likuiditas Standard Chartered Bank yang kuat dan permodalan ‘di atas rata-rata’. S&P menegaskan bahwa peningkatan peringkat terkait likuiditas hanya akan diberikan kepada bank yang memiliki kondisi ‘istimewa’. S&P menyebutkan bahwa Standard Chartered Bank memiliki ‘persediaan aset yang kaya dan likuid’ dan bahwa Standard Chartered Bank merupakan institusi yang berkualitas.
Pertimbangan kedua adalah posisi bisnis yang kuat. S&P menyebutkan bahwa Standard Chartered Bank berada di posisi pasar yang baik, memiliki fleksibilitas dalam berperan penting di berbagai pasar, memiliki pertumbuhan ekonomi yang kuat di seluruh pasar, serta memiliki pendapatan yang berasal dari beragam pasar geografis
BERITA TERKAIT
Dan pertimbangan terakhir adalah posisi manajemen resiko yang kuat. Untuk hal ini S&P menyebutkan bahwa Standard Chartered Bank memiliki manajemen resiko yang baik serta dengan tingkat resiko konservatif.
Menurut Group Finance Director Standard Chartered Richard Meddings, peningkatan peringkat S&P tersebut jelas mendemonstrasikan posisi unik Standard Chartered Bank di antara bank internasional lainnya. Peningkatan peringkat ini juga memperkuat neraca keuangan Group Standard Chartered, meminimalisasikan persyaratan pendanaan wholesale, diversifikasi jalur pendapatan, serta kekuatan posisi dan likuiditas Standard Chartered Bank.
“S&P memahami bahwa Standard Chartered Bank memiliki posisi unik dibandingkan bank internasional lainnya. Standard Chartered Bank beroperasi di berbagai pasar dinamis, memiliki pengelolaan pendapatan yang baik, kondisi keuangan yang solid, dan didukung oleh manajemen yang kuat. Ini adalah ketiga kalinya kami menerima peningkatan peringkat sejak krisis finansial terjadi, dan kami terus membukukan kinerja yang baik dari tahun ke tahun,” katanya dalam siaran persnya, Senin (6/12).
Untuk diketahui, Standard Chartered Bank merupakan salah satu di antara beberapa bank internasional lain yang mengalami peningkatan peringkat dari S&P dengan menggunakan metodologi baru – sementara sebagian besar institusi mengalami penurunan peringkat atau berada di peringkat yang sama.
Richard mengatakan, Standard Chartered juga merupakan satu-satunya bank internasional terdepan yang mengalami perbaikan peringkat oleh tiga badan peringkat sejak awal krisis finansial: oleh S&P menjadi AA-; oleh Fitch menjadi AA-; dan oleh Moody’s menjadi A1.

















