• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Minggu, Oktober 18, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Asuransi

Sektor Jasa Keuangan Tetap Resilien, Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional

by Stella Gracia
4 Agustus 2025 - 16:32
12
VIEWS
Sektor Jasa Keuangan Tetap Resilien, Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional
0
SHARES
12
VIEWS

JAKARTA, Stabilitas.id – Stabilitas sektor jasa keuangan (SJK) tetap terjaga di tengah dinamika global, sebagaimana disampaikan dalam Rapat Dewan Komisioner Bulanan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 30 Juli 2025. Sektor jasa keuangan menunjukkan ketahanan yang kuat, menjadi pilar penting dalam mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi nasional.

International Monetary Fund (IMF) merevisi naik proyeksi pertumbuhan ekonomi global, termasuk Indonesia, untuk 2025 dan 2026. Peningkatan ini didorong oleh kinerja ekonomi semester I-2025 yang melebihi ekspektasi, penurunan tarif resiprokal Amerika Serikat (AS), perbaikan likuiditas global, dan kebijakan fiskal yang akomodatif. Tensi perang dagang yang mereda, ditambah kesepakatan tarif AS dengan sejumlah negara mitra, turut mendukung tren positif indikator ekonomi global. Kinerja manufaktur dan perdagangan global meningkat, dengan pertumbuhan ekonomi AS dan Tiongkok pada kuartal II-2025 melampaui prediksi.

  • Baca juga: Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Di pasar keuangan global, investor menunjukkan sikap risk-on dengan volatilitas yang menurun, mendorong aliran modal ke negara berkembang, termasuk Indonesia. Secara domestik, indikator permintaan tetap stabil dengan inflasi rendah dan pertumbuhan uang beredar yang meningkat. Sisi penawaran menunjukkan surplus neraca perdagangan yang konsisten dan cadangan devisa yang tinggi, meski PMI manufaktur masih di zona kontraksi. Kesepakatan tarif Indonesia-AS sebesar 19%, salah satu yang terendah di kawasan, meningkatkan daya saing Indonesia dibandingkan negara lain yang menghadapi tarif lebih tinggi.

BERITA TERKAIT

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Kenalkan Tokenisasi Aset Riil di Unair: OJK Minta Mahasiswa Cermati Prinsip 2L dan Hindari FOMO

Indonesia Tuan Rumah BCBS–ICBS 2026 di Bali: Bahas Risiko Kripto hingga Komputasi Kuantum Perbankan

Gagal Pulihkan Kinerja: OJK Cabut Izin Usaha PT Porto Ventura Kapital

Kinerja Pasar Modal dan Derivatif Keuangan

Pasar saham domestik menunjukkan performa positif. Per 31 Juli 2025, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencapai 7.484,34, menguat 5,71% secara year-to-date (ytd), meski pada 30 Juni 2025 sempat melemah 2,15% ytd di level 6.927,68. Sektor teknologi, infrastruktur, dan industri mencatat penguatan terbesar pada Juli 2025. Kapitalisasi pasar saham mencapai rekor tertinggi pada 29 Juli 2025 sebesar Rp13.701 triliun, dan ditutup pada Rp13.492 triliun di akhir bulan. Namun, investor non-residen mencatatkan net sell Rp8,34 triliun secara month-to-date (mtd) dan Rp61,91 triliun ytd.

  • Baca juga: Kenalkan Tokenisasi Aset Riil di Unair: OJK Minta Mahasiswa Cermati Prinsip 2L dan Hindari FOMO

Likuiditas pasar saham meningkat, dengan rata-rata nilai transaksi harian per Juli 2025 mencapai Rp13,42 triliun, lebih tinggi dibandingkan Rp13,29 triliun pada Juni 2025 dan Rp12,85 triliun pada 2024. Di pasar obligasi, indeks ICBI menguat 1,17% mtd ke level 418,84, dengan yield SBN rata-rata turun 10,82 bps mtd (41,10 bps ytd). Investor non-residen mencatatkan net buy Rp13,28 triliun mtd di pasar obligasi pemerintah dan Rp0,32 triliun mtd di obligasi korporasi.

Industri pengelolaan investasi juga menunjukkan pertumbuhan. Nilai Asset Under Management (AUM) per 31 Juli 2025 mencapai Rp856,62 triliun, naik 1,95% mtd dan 2,30% ytd. Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana tercatat Rp526,53 triliun, meningkat 3,21% mtd dan 5,46% ytd, dengan net subscription Rp14,43 triliun mtd. Penghimpunan dana di pasar modal tetap positif, dengan nilai penawaran umum Rp144,78 triliun, termasuk Rp8,49 triliun dari 16 emiten baru, dan 11 pipeline penawaran umum senilai Rp12,95 triliun.

Pasar derivatif keuangan mencatat transaksi Rp3.191,01 triliun pada Juli 2025, dengan rata-rata harian Rp138,74 triliun. Sejak Januari hingga Juli 2025, total volume transaksi derivatif dengan efek sebagai aset dasar mencapai 655.632 lot, bernilai Rp4.500,10 triliun. Di bursa karbon, sejak diluncurkan pada 26 September 2023 hingga 31 Juli 2025, tercatat 116 pengguna jasa dengan total volume 1.599.357 tCO2e dan nilai Rp77,95 miliar.

Tata Kelola dan Pengawasan Pasar Modal

  • Baca juga: Indonesia Tuan Rumah BCBS–ICBS 2026 di Bali: Bahas Risiko Kripto hingga Komputasi Kuantum Perbankan

Indonesia mencatat kemajuan signifikan dalam ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) 2025, dengan kenaikan skor rata-rata nasional sebesar 9%, tertinggi di ASEAN. Empat emiten Indonesia masuk dalam Top 50 ASEAN, dengan dua emiten perbankan berada di 10 besar. Jumlah perusahaan Indonesia dalam ASEAN Asset Class meningkat dari 9 menjadi 23, mencerminkan penguatan tata kelola, transparansi, dan keberlanjutan.

Pada periode 20 Maret–31 Juli 2025, 45 emiten melaporkan rencana buyback senilai Rp26,52 triliun, dengan realisasi Rp3,7 triliun oleh 36 emiten. OJK juga menegakkan aturan dengan sanksi administratif pada Juli 2025, termasuk denda Rp8,63 miliar kepada 19 pihak, 6 peringatan tertulis, 1 perintah tertulis, dan pencabutan izin usaha dua perusahaan efek. Sepanjang 2025, sanksi administratif meliputi denda Rp19,41 miliar kepada 33 pihak, pencabutan izin usaha 4 perusahaan efek, dan 304 sanksi denda serta 90 peringatan tertulis untuk pelaku usaha jasa keuangan. ***

Tags: #IHSG#Pertumbuhan EkonomiBursa KarbonBuybackDerivatif KeuanganojkPasar Modalsanksi administratifsektor jasa keuanganTata Kelola
 
 
 
 
 
Previous Post

Bank Mandiri Rombak Formasi Pimpinan, Riduan Ditunjuk Jadi Direktur Utama

Next Post

Sektor Asuransi dan Dana Pensiun Tumbuh Stabil, OJK Perketat Pengawasan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

by Sandy Romualdus
17 Oktober 2026 - 00:22

LPS menargetkan aktivasi Program Penjaminan Polis asuransi berlaku mulai Juli 2027 dengan menerapkan skema pendaftaran bertahap dan seleksi kesehatan modal....

Tanggapi Hasil Review MSCI, OJK Sebut Daya Tahan Investor Lokal Mampu Redam Outflow

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 19:53

Hans Kwee menilai bursa RI mustahil turun kelas ke Standalone Market di tengah pendapatan emiten kuartal II/2026 yang tumbuh 13,31...

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 19:45

OJK menjatuhkan denda rekor total Rp2,1 triliun kepada DSSA, BREN, dan CUAN atas pelanggaran manipulasi pasar dan penjatahan semu penawaran...

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 11:34

MSCI mengusulkan penurunan status bursa saham Indonesia langsung ke Standalone Market akibat isu transparansi free float dan dugaan transaksi terkoordinasi....

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 10:33

Rupiah terperosok ke level Rp18.000 per dolar AS bersamaan dengan trading halt IHSG, Bank Indonesia gelar intervensi terpadu di pasar...

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 09:19

IHSG dibuka anjlok 8,01 persen ke level 5.393,92 pada Jumat (16/10/2026), memicu penghentian sementara perdagangan BEI akibat sentimen usulan MSCI...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Filosofi Bahtera di Atas Laut, Pemprov DKI Resmikan Masjid Apung An-Nur di Pantai Ancol

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Sektor Jasa Keuangan Tetap Resilien, Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Sektor Asuransi dan Dana Pensiun Tumbuh Stabil, OJK Perketat Pengawasan

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance