• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Jumat, Maret 20, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Info Otoritas

Sustainable Finance Dorong Jasa Keuangan Ciptakan Keselarasan Ekonomi dan Sosial

oleh Stella Gracia
15 November 2016 - 00:00
1
Dilihat
0
Bagikan
1
Dilihat

JAKARTA, Stabilitas–Otoritas Jasa Keuangan menyusun road map sustainable finance untuk mendorong jasa keuangan dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan yang menghasilkan keselarasan bukan hanya profit namun juga dampak positif bagi sosial dan lingkungan. Kebijakan ini akan diterapkan mulai 2017 setelah disusun sejak Desember 2014.

Sustainable finance mengacu pada prinsip ekonomi berkelanjutan yang mencakup aspek ekonomi, aspek sosial, dan aspek lingkungan. Hal ini sejalan dengan pengelolaan perubahan iklim melalui pengelolaan sumber daya alam, pengembangan sumber daya alternatif, serta pemeliharaan ekosistem yang terancam.

“Sustainable growth tidak bisa dilihat dari kredit dan sustainable economy saja. Pimpinan bank tidak hanya bisa melihat keuntungan. OJK menjelaskan ada kriteria baru, sustainable baru, lembaga bank orientasinya harus berubah,” terang Ahli Ekonomi sekaligus Ahli Lingkungan Hidup, Emil Salim pasa Media Workshop di Jakarta, Selasa (15/11).

BERITA TERKAIT

OJK: Program Suistanable Finance Dukung Komitmen Pemerintah di G20

Jauh sebelum OJK menyusun sustainable finance, Cina telah menerapkan regulasi bagi lembaga keuangan untuk memerhatikan dampak lingkungan dan sosial bagi masyarakat, hal tersebut bisa menjadi pertimbangan bagi Indonesia khususnya OJK untuk merubah sistem keuangan yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi.

“Ketika pembagunan itu akan berjalan maka perlu financing maka perlu sustainable finance atau 3 pilar. Ekonomi, people, lingkungan. Gak bisa berorientasi hanya pada profit, karena bisa aja pertumbuhan GDP tinggi tapi sosial rusak. Walaupun sudah ada di AMDAL masih banyak proyek yg berdampak negatif bagi sosial dan lingkungan. Cina sudah memasukkan regulasi ke lembaga jasa keuangan. Kita melihat itu bisa jadi pertimbagan, karena dampak lingkungan di Cina besar,” terang Deputi Komisioner Pengawas Perbankan, Mulya Efendi Siregar.

OJK akan memberi konsekuensi dan insentif bagi industri jasa keuangan yang memberikan kredit kepada industri berdampak pada lingkungan. OJK juga berharap agar regulasi ini nantinya industri jasa keuangan sadar akan dampak lingkungan dan sosial.

“Tentu ada konsekuensi dari OJK kepada bank yg memberi kredit pada perusahaan berdampak buruk. Bukan hanya sanksi, tapi insentif. Harapan kami dengan adanya regulasi itu antara profit dengan dampak sosial dan lingkungan, sebagai guidance di OJK ada pengawasan di masing2 sektor. Induknya akan ada POJK mengenai sustainable finance, pertengahan 2017. Bukan menutupi kelangsungan perusahaan yg beroperasi, namun jika ada kesadaran maka tidak akan sulit,” tutur Mulya.

Program keuangan berkelanjutan ini didukung oleh beberapa peraturan yaitu Undang-undang Perseroan Terbatas Nomor 40 tahun 2007, Undang-undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup nomor 32 tahun 2009, dan PBI tentang Penilaian Kualitas Aset Bank Umum nomor 14/15/PBI/2012. OJK juga pernah bekerja sama dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk menyelenggarakan Training Analisis Lingkungan (TAL) pada tahun ini, tujuannya untuk meningkatkan portofolio industri jasa keuangan pada sektor ekonomi ramah lingkungan khususnya sektor energi baru terbarukan dan konservasi energi. (Ima)

Tags: OJK,Suistanable Finance
 
 
 
 
Sebelumnya

OJK Dorong UUS Lakukan Spin Off

Selanjutnya

OJK Rancang Regulasi Perlindungan Konsumen Fintech

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Redam Volatilitas Global, Bank Indonesia Tahan BI-Rate di Level 4,75%

Redam Volatilitas Global, Bank Indonesia Tahan BI-Rate di Level 4,75%

oleh Sandy Romualdus
17 Maret 2026 - 19:29

Stabilitas.id — Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 16-17 Maret 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate di level 4,75%. Keputusan ini...

OJK Bongkar Dugaan Pencatatan Palsu Pindar Crowde, Libatkan 62 Mitra Fiktif

OJK Tuntaskan Tipibank BPR Duta Niaga: Debitur dan Direksi Masuk Penjara

oleh Stella Gracia
16 Maret 2026 - 10:13

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mempertegas komitmen penegakan hukum di sektor perbankan dengan membidik debitur yang terbukti melakukan tindak...

Tekan Risiko dan Overutilitas, OJK Terbitkan POJK 33 dan POJK 36

Buntut Skandal Dana IPO POSA, OJK Blacklist Benny Tjokrosaputro Seumur Hidup

oleh Stella Gracia
16 Maret 2026 - 10:07

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhkan sanksi administratif dan larangan beraktivitas di pasar modal terhadap sejumlah pihak terkait pelanggaran...

LPS Perkuat Transparansi, Dana Konvensional dan Syariah Kini Dipisah

LPS Perkuat Transparansi, Dana Konvensional dan Syariah Kini Dipisah

oleh Sandy Romualdus
15 Maret 2026 - 07:55

Stabilitas.id — Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mulai memisahkan pencatatan dan laporan keuangan antara sistem konvensional dan syariah. Langkah ini dilakukan...

Tok! Paripurna DPR Sahkan Friderica Widyasari Jadi Ketua OJK, Fokus pada Pertumbuhan Ekonomi

Tok! Paripurna DPR Sahkan Friderica Widyasari Jadi Ketua OJK, Fokus pada Pertumbuhan Ekonomi

oleh Sandy Romualdus
14 Maret 2026 - 16:24

Stabilitas.id — Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) resmi menetapkan lima calon Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas...

5 Calon Wakil Ketua DK LPS Diajukan ke Presiden, Ada Chief Economist Bank Mandiri & Asisten Gubernur BI

Gerak Cepat LPS Bayarkan Rp14,19 Miliar Dana Nasabah PT BPR Koperindo

oleh Stella Gracia
13 Maret 2026 - 09:45

Stabilitas.id - Lembaga Penjamin Simpanan telah memulai proses pembayaran tahap 1 klaim simpanan nasabah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Koperindo yang...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Tekan Risiko dan Overutilitas, OJK Terbitkan POJK 33 dan POJK 36

    Catut Nama Perusahaan Asing, Satgas PASTI Blokir AMG Pantheon dan Mbastack

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPST Bank Jateng Angkat Bambang Widiyatmoko Jadi Dirut, Adnas Jabat Komut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Skandal BEBS Terkuak: OJK Geledah Kantor PT MASI Terkait Goreng Saham hingga 7.000 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga BBM Oktober 2025: Pertamina Naikkan Dexlite dan Pertamina Dex, Subsidi Tetap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Skandal BPR Panca Dana Depok: Modus Kredit Fiktif Rp32 Miliar dan Bobol Deposito

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kompak Naik! Ini Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo per 2 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPST BNI Setujui Dividen Rp13 Triliun dan Buyback Saham Rp905 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Milenial vs Gen Z: Siapa yang Paling Boros Belanja Baju Sarimbit Lebaran Tahun Ini?

APBN Jadi Perisai, Menkeu Purbaya Sebut Harga BBM Bisa Bertahan Hingga Akhir 2026

Berbagi Kebaikan, Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik melalui Program Mudik Bersama Gratis

Sambangi Beringharjo, Menkeu Purbaya Bantah Pasar Tradisional Mati Suri: Omzet Tembus Rp2 Triliun

Melayani Sepenuh Hati, Bank Mandiri Salurkan Program Sosial bagi Lebih dari 114.000 Penerima Manfaat

Mudik Gratis Bersama BNI Disambut Antusias, Ribuan Peserta Rasakan Manfaat

Pacu Kredit Properti Syariah, BSN Rangkul APSI

BNI Berangkatkan 7.000 Pemudik dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026

Redam Volatilitas Global, Bank Indonesia Tahan BI-Rate di Level 4,75%

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya

OJK Rancang Regulasi Perlindungan Konsumen Fintech

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance