JAKARTA, Stabilitas.id – PT Taspen (Persero), Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang jaminan sosial bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), resmi mengangkat Fary Djemy Francis sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen. Penunjukan ini sejalan dengan komitmen Taspen dalam memperkuat tata kelola perusahaan melalui kehadiran figur-figur profesional dengan rekam jejak yang kuat di bidang pemerintahan, investasi, dan pengelolaan keuangan negara.
Fary Djemy Francis bukan sosok baru dalam jajaran kepemimpinan nasional. Pria kelahiran Watampone, Sulawesi Selatan, pada Februari 1968 ini memiliki latar belakang pendidikan dan karier yang solid di berbagai bidang strategis. Ia merupakan lulusan Program Doktor Ilmu Lingkungan dari Universitas Indonesia (UI) pada tahun 2010, setelah sebelumnya meraih gelar Magister Manajemen Agribisnis dari Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 1999, dan Sarjana Sosial Ekonomi Pertanian dari universitas yang sama.
Tak hanya menempuh pendidikan formal di dalam negeri, Fary juga mengembangkan kompetensinya lewat berbagai program internasional. Ia pernah mengikuti Program Peace and Conflict Resolution di Ohio University, Amerika Serikat, pada 2003, serta pelatihan Micro Watershed Management for Community Development di Andra Pradesh, India. Pada awal masa studinya, ia juga sempat menimba ilmu di Universitas Timor Timur (UNTIM), Dili, pada 1989.
Karier Fary di sektor publik dan pengelolaan investasi negara terbilang luas dan beragam. Saat ini, ia menjabat sebagai Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan di Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) sejak awal 2025. Sebelumnya, ia dipercaya menduduki posisi Komisaris Utama PT ASABRI (Persero) pada periode 2020–2025, sebuah BUMN strategis di sektor asuransi dan pensiun bagi prajurit TNI/Polri dan ASN Kemhan.
Selain perannya di BUMN, Fary juga aktif dalam dunia akademik. Ia merupakan dosen pascasarjana di beberapa perguruan tinggi, dan kerap diundang sebagai narasumber dalam berbagai forum nasional mengenai kebijakan publik, lingkungan hidup, hingga tata kelola investasi.
Nama Fary juga dikenal luas dalam dunia politik. Ia pernah menjabat sebagai Anggota DPR RI selama dua periode dari tahun 2009 hingga 2019 mewakili daerah pemilihan Nusa Tenggara Timur II. Selama di parlemen, ia memimpin Komisi V DPR RI, yang membidangi infrastruktur, transportasi, dan perhubungan. Di bawah kepemimpinannya, Komisi V banyak melahirkan program strategis pembangunan di daerah tertinggal dan perbatasan.
Dengan penunjukan ini, Taspen berharap kehadiran Fary Djemy Francis dapat membawa perspektif kepemimpinan yang kuat, integritas, dan pengalaman luas dalam mendukung visi perusahaan sebagai penyelenggara jaminan sosial ASN yang andal, modern, dan berkelanjutan. ***





.jpg)










