Jakarta – United Overseas Bank Limited (UOB) dan Temasek menyepakati bakal kucuran dana senilai US$500 juta sebagai utang ventura. Pendanaan itu ditujukan bagi perusahaan-perusahaan start-up di Tiongkok, India dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Menurut Managing Director and Head of Commercial Banking UOB Group, Eric Tham kolaborasi ini melihat ada potensi pasr untuk utang ventura di kawasan tersebut. Menilik laporan Ernest & Young (EY), potensi pasar untuk utang ventura di Singapura, Tiongkok dan India sebesar US$2,2 miliar.
“Utang ventura sangat penting karena hal ini membantu perusahaan-perusahaan start-up di Asia menjadi perusahaan kelas dunia. Kami melihat hal ini di Tiongkok dan India dimana mereka memiliki ekosistem yang mendukung, Singapura sendiri menjadikan dirinya sebagai pusat start-up di kawasan Asia Tenggara” ujar Eric Tham melalui keterangan resmi, Kamis (23/7).
Dia pun mengatakan kolaborasi tersebut menggabungkan kekuatan dan pengalaman UOB di segmen usaha kecil dan menengah dengan keahlian Temasek sebagai investor menengah atas kelas dunia.
Dana itu akan disediakan dalam kurun waktu lima tahun. Perusahaan-perusahaan start-up yang dibiayai nantinya akan bergerap di bidang teknologi, konsumer, kesehatan, dan yeknologi ramah lingkungan yang inovatif.
“Sebagai bagian dari kesepakatan UOB akan mendapatkan bagian sebesar 50% di InnoVen Capital (InnoVen), anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya oleh Temasek, sembari menunggu persetujuan regulator,” jelas Eric. Kepemilikan InnoVen yang setengahnya akan dipegang UOB pun mewajibkan UOB dan Temasek menyetorkan modal US$100 untuk InnoVen.
Managing Director, Enterprise Development Group Temasek, Ong Beng Teck, mengungkapan Temasek berniat membangun InnoVen dan perusahaan-perusahaan inovatif tersebut. “Temasek berkomitmen untuk bekerjasama dengan berbagai pengusaha dan pemodal ventura di kawasan Asia,” sahut Ong.
Inisiatif pembiayaan modal ventura lintas Asia dikatakannya menjadi bantuan yang dibutuhkan para perusahaan. Dia pun berharap kesuksesan dapat diraih oleh perusahaan-perusahaan yang mendapat pendanaa tersebut di masa depan.

















