• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Sabtu, Oktober 24, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Finance

2014, Laba Bersih CIMB Niaga Capai Rp2,3 Triliun

by Sandy Romualdus
12 Februari 2015 - 00:00
14
VIEWS
CIMB Niaga Perluas Pasar KPR di Pekanbaru
0
SHARES
14
VIEWS

Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga; IDX: BNGA), melaporkan perolehan laba bersih konsolidasi (audited) yang berakhir 31 Desember 2014 sebesar Rp2,3 triliun (2013: Rp4,3 triliun), dengan pertumbuhan pendapatan bunga bersih sebesar 5,6% Year on Year/YoY menjadi Rp10,7 triliun. Perolehan laba bersih ini menghasilkan earning per share (EPS) sebesar Rp93,2.

Pendapatan operasional sebesar Rp13,5 triliun didukung oleh adanya kenaikan pendapatan bunga bersih sebesar 5,6% YoY meskipun terjadi perlambatan pertumbuhan pada pendapatan non bunga sebagai akibat dari adanya peraturan baru terkait bancassurance dan melemahnya kondisi pasar. Biaya operasional tercatat sebesar 5,3% YoY, dengan kenaikan hanya sebesar 1,2% YoY pada biaya karyawan.

  • Baca juga: Kredit Tembus Rp1.605 Triliun, Laba Bersih Bank Mandiri Melesat 20,7 Persen di Kuartal III/2026

Dengan total aset mencapai Rp233,2 triliun per 31 Desember 2014 atau meningkat sebesar 6,5% YoY, CIMB Niaga melanjutkan posisinya sebagai bank terbesar kelima di Indonesia dari sisi aset. Hal ini seiring dengan meningkatnya jumlah kredit yang disalurkan sebesar 12,4% YoY menjadi Rp176,4 triliun di akhir tahun.

BERITA TERKAIT

No Content Available

Dari total kredit tersebut, semua segmen mencatatkan pertumbuhan yang positif. Kredit di segmen Korporasi tumbuh 26,2% YoY menjadi Rp55,4 triliun, kredit Small Medium Micro Enterprise (SMME) naik 12,2%YoY menjadi Rp34,9 triliun, sementara kredit Perbankan Komersial tumbuh 5,7% YoY menjadi Rp36,1 triliun. Adapun kredit di segmen Konsumer mengalami pertumbuhansebesar 4,4% YoY menjadi Rp50,0 triliun.

Sejumlah segmen bisnisdi kredit Konsumer,mampu mencatatkan pertumbuhan yang menggembirakan. Personal loan tumbuh sebesar 37,3% YoY menjadi Rp2,2 triliun,sedangkan kartu kredit naik 29,2% YoY menjadi Rp5,3 triliun. Jumlah kartu kredit mencapai 1,8 juta, tumbuh 11,4% YoY. Adapun Micro Finance yang merupakan bagian dari kredit SMME, berhasil tumbuh 27,1% YoY menjadi Rp3,0 triliun di akhir tahun 2014.

Presiden Direktur CIMB Niaga Arwin Rasyid mengatakan, “Kondisi ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2014 sangat menantang akibat pemilu presiden, pencabutan subsidi, kenaikan inflasi dan gejolak mata uang serta harga komoditas. Industri perbankan sendiri merasakan persaingan untuk menghimpun dana semakin ketat sedangkan pasar modal melemah dan kualitas aset menjadi perhatian. CIMB Niaga dapat beradaptasi dengan tantangan-tantangan tersebut, sebagaimana terlihat dari kenaikan biaya operasional yang tidak terlalu tinggi, yakni masih di bawah laju inflasi. Meski demikian, kami mencatat adanya kenaikan provisi sepanjang 2014.”

Dalam kondisi ini, CIMB Niaga telah melakukan sejumlah inisiatif, antara lain re-pricing kredit berdenominasi Rupiah, meningkatkan Current Account Savings Account (CASA), mempercepat restrukturisasi dan recovery kredit, serta mengimplementasikan pengelolaan biaya yang efektif. “Kami juga akan meneruskan investasi dalam pengembangan sumber daya manusia, pengelolaan risiko, infrastruktur dan meningkatkan sistem perbankan untuk mendukung tahap pertumbuhan  selanjutnya,” tutur Arwin.

  • Baca juga: Transformasi Digital dan Perang Talenta: Strategi BTN Merebut Takhta Bank Konsumer Terbesar

Dana pihak ketiga (DPK) per 31 Desember 2014 tercatat sebesar Rp174,7 triliun atau tumbuh 6,7% YoY. CASA meningkat 8,8% YoY menjadi Rp78,4 triliun, dengan Current Account (giro) dan Savings Account (tabungan) masing-masing memberikan kontribusi sebesar Rp39,2 triliun (tumbuh 6,6% YoY), dan Rp39,2 triliun (tumbuh 11,2% YoY). Hasil ini berdampak positif terhadap rasio CASA CIMB Niaga yang meningkat 88 basis poin (bps) menjadi 44,9%.

CIMB Niaga mencatatkan rasio kredit bermasalah sebesar 3,9% per 31 Desember 2014, dengan pencadangan penghapusan kredit sebesar 88,8%.

Dari sisi perbankan Syariah, Unit Usaha Syariah CIMB Niaga (CIMB Niaga Syariah) mencatatkan penyaluran pembiayaan sebesar Rp6,4 trilliun serta perolehan DPK sebesar Rp6,8 trilliun per 31Desember 2014.

“Kami perkirakan kondisi pada semester pertama 2015 masih tetap menantang bagi industri perbankan, namun kami optimis perekonomian akan membaik pada semester kedua tahun ini. Mengingat lingkungan usaha masih belum menggembirakan, CIMB Niaga bersama CIMB Group akan menargetkan angka pertumbuhan yang moderat dengan terus mengontrol ketat biaya dan kualitas aset,” tambah Arwin.

Menghadapi kondisi perekonomian yang masih menantang, permodalan menjadi hal yang diperhatikan, dan CIMB Niaga berhasil meningkatkan Capital Adequacy Ratio (CAR) menjadi 15,58% di 2014, naik 22 bps dibandingkan posisi CAR di periode yang sama di 2013 sebesar 15,36%.

Branchless Banking

  • Baca juga: Sikapi Dinamika Bursa, BNI Pacu Aksi Buyback Terukur Berlandaskan Aset Rp1.434 Triliun

CIMB Niaga terus mengoptimalkan pemanfaatan teknologi terkini untuk pengembangan fitur digital atas layanan branchless banking-nya, termasuk melakukan pembaharuan pada sistem core banking untuk mendukung pertumbuhan bisnis ke depan.

Hingga akhir 2014, sekitar 84,2% dari total transaksi di CIMB Niaga telah dilakukan melalui layanan branchless banking seperti CIMB Clicks, Go Mobile, dan produk inovatif Rekening Ponsel. Jumlah pengguna CIMB Clicks tumbuh 30,4% YoY mencapai 1,0juta pengguna, sementara pengguna Go Mobile mencapai839 ribu pengguna, naik 58,6% YoY. Sedangkan jumlah pengguna Rekening Ponsel meningkat 146,0% YoY menjadi 674 ribu pengguna.

Tags: bank cimb niaga,laba,aset
 
 
 
 
 
Previous Post

OJK Gelar Expo iB Vaganza Di Mataram

Next Post

Survei: Pekerja Harap Kenaikan Gaji 35 %

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Kredit Tembus Rp1.605 Triliun, Laba Bersih Bank Mandiri Melesat 20,7 Persen di Kuartal III/2026

Kredit Tembus Rp1.605 Triliun, Laba Bersih Bank Mandiri Melesat 20,7 Persen di Kuartal III/2026

by Stella Gracia
23 Oktober 2026 - 17:05

Bank Mandiri membukukan laba bersih konsolidasi Rp45,5 triliun pada kuartal III 2026, tumbuh 20,7 persen ditopang kredit ekosistem dan transaksi...

Transformasi Digital dan Perang Talenta: Strategi BTN Merebut Takhta Bank Konsumer Terbesar

Transformasi Digital dan Perang Talenta: Strategi BTN Merebut Takhta Bank Konsumer Terbesar

by Sandy Romualdus
23 Oktober 2026 - 16:47

Simak strategi agresif Direksi Bank BTN mengakselerasi transformasi digital, mencetak talenta global, dan memperluas ekosistem bisnis perbankan konsumer. Stabilitas.id -...

BNI (BBNI) Serap USD700 Juta dari Global Bond, Oversubscribe hingga 3,6 Kali

Sikapi Dinamika Bursa, BNI Pacu Aksi Buyback Terukur Berlandaskan Aset Rp1.434 Triliun

by Sandy Romualdus
23 Oktober 2026 - 15:33

BNI melanjutkan aksi buyback saham dan mencermati peluang perpanjangan periode pelaksanaan, ditopang aset Rp1.434,1 triliun dan laba Rp14,33 triliun. Stabilitas.id...

Tawarkan 5.000 Aset Properti: BRI Gelar Gebyar Lelang Serentak Nusantara dan Siapkan KPR 25 Tahun

Redam Volatilitas Pasar, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

by Stella Gracia
23 Oktober 2026 - 15:16

BRI menyiapkan aksi buyback saham Tahap II sebesar-besarnya Rp1 triliun hingga Januari 2027 guna menjaga nilai saham di tengah volatilitas...

Perkuat Diplomasi Ekonomi, BRI Dorong Korporasi dan UMKM Lokal Masuk Rantai Pasok Global

Perkuat Diplomasi Ekonomi, BRI Dorong Korporasi dan UMKM Lokal Masuk Rantai Pasok Global

by Stella Gracia
23 Oktober 2026 - 15:15

BRI berkolaborasi dengan Kemlu dan BKPM menghadirkan FDI Services guna memfasilitasi investor global dan menghubungkan UMKM ke rantai pasok internasional....

Buka Akses Permodalan UMKM Perempuan, Kredivo Catat Lonjakan Pengguna hingga 10 Kali Lipat

Buka Akses Permodalan UMKM Perempuan, Kredivo Catat Lonjakan Pengguna hingga 10 Kali Lipat

by Stella Gracia
23 Oktober 2026 - 15:12

Riset LD FEB UI dan Kredivo mencatat 48 persen pengakses kredit pertama adalah perempuan, dengan 54 persen pembiayaan terserap ke...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Kredit Tembus Rp1.605 Triliun, Laba Bersih Bank Mandiri Melesat 20,7 Persen di Kuartal III/2026

Transformasi Digital dan Perang Talenta: Strategi BTN Merebut Takhta Bank Konsumer Terbesar

Sikapi Dinamika Bursa, BNI Pacu Aksi Buyback Terukur Berlandaskan Aset Rp1.434 Triliun

Di Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Janji Siapkan Pembiayaan Rakyat Rp400 Triliun

OJK Tegaskan Sanksi Denda Rp2,1 Triliun Bukan Akhir, Buka Peluang Jerat Pidana Pasar Modal

Redam Volatilitas Pasar, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

Perkuat Diplomasi Ekonomi, BRI Dorong Korporasi dan UMKM Lokal Masuk Rantai Pasok Global

Buka Akses Permodalan UMKM Perempuan, Kredivo Catat Lonjakan Pengguna hingga 10 Kali Lipat

Kick-Off HUT ke-131, BRI Pacu Transformasi BRIvolution Reignite dan Gerakan Ramah Lingkungan

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Survei: Pekerja Harap Kenaikan Gaji 35 %

Survei: Pekerja Harap Kenaikan Gaji 35 %

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance