• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Minggu, Februari 22, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Info Otoritas

Pasar Modal ASEAN Siap Masuki Fase Baru, ACMF Rilis 11 Prioritas Strategis Lima Tahun ke Depan

oleh Stella Gracia
7 November 2025 - 14:03
21
Dilihat
Pasar Modal ASEAN Siap Masuki Fase Baru, ACMF Rilis 11 Prioritas Strategis Lima Tahun ke Depan
0
Bagikan
21
Dilihat

Stabilitas.id – ASEAN Capital Markets Forum (ACMF) meluncurkan Rencana Aksi 2026–2030 (ACMF Action Plan 2026–2030 / AP 2026) yang menjadi peta jalan pengembangan pasar modal ASEAN lima tahun ke depan. Inisiatif ini diumumkan dalam ACMF International Conference 2025 yang diselenggarakan oleh Securities Commission Malaysia (SC), bertepatan dengan pertemuan ke-43 para Ketua ACMF yang digelar sehari sebelumnya.

AP 2026 dirancang untuk memperkuat integrasi, keberlanjutan, dan daya saing pasar modal kawasan dengan 11 prioritas utama dan 24 inisiatif strategis yang terbagi dalam lima pilar, antara lain; Membangun ACMF yang berkelanjutan, Membangun ASEAN yang tangguh dan berkelanjutan, Mendorong inklusivitas dan pemberdayaan keuangan, Memperkuat integrasi regional dan posisi global, serta Mendorong digitalisasi.

Ketua ACMF 2025, Dato’ Mohammad Faiz Azmi, menegaskan bahwa lima tahun ke depan akan menjadi fase penting bagi transformasi pasar modal ASEAN.

BERITA TERKAIT

Economic Outlook 2026: OJK Perkuat Ketahanan Finansial dan Dorong Ekosistem Bullion

Hadir di WEF 2026, CEO BRI Beberkan Tantangan Utama Pembiayaan Berkelanjutan di Emerging Markets

Kejar Indonesia Emas 2045, Menkeu Dorong Sinkronisasi Fiskal, Keuangan, dan Investasi

OJK, Pemda, dan KPK Bersinergi Bangun Tata Kelola Keuangan yang Berintegritas

“Melalui AP 2026, kami membangun fondasi untuk kawasan yang lebih terhubung, kredibel, dan kompetitif. Tujuannya tidak hanya menarik modal global, tetapi juga menyalurkannya ke arah pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Konferensi internasional tersebut dibuka oleh Menteri Keuangan II Malaysia, Datuk Seri Amir Hamzah Azizan, dan dihadiri oleh regulator, pelaku industri, serta pembuat kebijakan dari 11 negara anggota ASEAN.

Diskusi berfokus pada berbagai isu strategis seperti pembiayaan lintas batas, transisi iklim, pengembangan pasar karbon sukarela, serta pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam pengawasan pasar modal.

Sejumlah publikasi penting turut diluncurkan, di antaranya: ASEAN Simplified ESG Disclosure Guide (ASEAN SEDG) versi 2 bagi UMKM dalam rantai pasok, White Paper “Mitigation Co-benefit and Adaptation for Resilience (mARs)” hasil kolaborasi dengan UNEP FI dan SFIA, ASEAN Voluntary Carbon Market (VCM) Development Plan dan panduan ASEAN VCM bersama Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA), serta ASEAN Taxonomy for Sustainable Finance versi 4, yang melengkapi standar teknis untuk seluruh sektor fokus dan sektor pendukung.

Dalam pertemuan ke-43, para regulator juga membahas kerja sama dalam Asia Green Transformation (GX) Consortium, kolaborasi dengan International Sustainability Standards Board (ISSB) terkait standar pengungkapan keberlanjutan IFRS, serta penguatan kerangka ASEAN Collective Investment Scheme (CIS).

Selain itu, ACMF menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan ERIA untuk memperkuat riset, kebijakan, dan pembangunan kapasitas di bidang keuangan berkelanjutan, integrasi pasar, dan digitalisasi.

Pertemuan ditutup dengan serah terima kursi kepemimpinan ACMF dari Securities Commission Malaysia kepada Securities and Exchange Commission (SEC) Filipina. “Sinergi lintas negara ASEAN menjadi fondasi penting untuk memperkuat ketahanan ekonomi kawasan di tengah dinamika global,” tegas Dato’ Faiz. ***

Tags: ACMFAction Plan 2026–2030ASEAN Capital Markets ForumASEAN integrationASEAN VCMcarbon marketDato Mohammad Faiz Azmidigitalisasi pasar modalEkonomi BerkelanjutanERIAESG ASEANISSBSecurities Commission Malaysiasustainable finance
 
 
 
 
Sebelumnya

Likuiditas Valas Terjaga, Cadangan Devisa RI Tembus USD149,9 Miliar

Selanjutnya

Maybank Indonesia Bidik Potensi Industri Subang Lewat Pembukaan KCP Baru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

OJK Sikat Influencer Saham BVN, Denda Rp5,35 Miliar Akibat Manipulasi Pasar

OJK Sikat Influencer Saham BVN, Denda Rp5,35 Miliar Akibat Manipulasi Pasar

oleh Sandy Romualdus
20 Februari 2026 - 19:31

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengambil langkah tegas terhadap praktik manipulasi pasar yang melibatkan pegiat media sosial. Otoritas resmi...

Bank Indonesia Tetapkan Jadwal Rapat Dewan Gubernur Bulanan 2026, Fokus Transparansi Kebijakan

Outlook Moody’s Negatif, BI Pastikan Likuiditas Perbankan Jumbo Tetap Solid

oleh Stella Gracia
20 Februari 2026 - 15:11

Stabilitas.id – Bank Indonesia (BI) menegaskan ketahanan sektor perbankan nasional tetap kokoh di tengah langkah Moody’s Ratings yang merevisi outlook...

BI Tahan Suku Bunga 4,75%, Fokus Perkuat Rupiah dan Akselerasi Kredit Sektor Riil

BI Tahan Suku Bunga 4,75%, Fokus Perkuat Rupiah dan Akselerasi Kredit Sektor Riil

oleh Sandy Romualdus
19 Februari 2026 - 16:57

Stabilitas.id – Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 18-19 Februari 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate di level 4,75%. Keputusan...

OJK Tetapkan Tiga Kebijakan Prioritas 2026, Jaga Ketahanan Sektor Jasa Keuangan

Economic Outlook 2026: OJK Perkuat Ketahanan Finansial dan Dorong Ekosistem Bullion

oleh Stella Gracia
19 Februari 2026 - 12:07

Stabilitas.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menetapkan arah kebijakan tahun 2026 yang bertumpu pada tiga pilar utama guna membentengi...

Terjerat Fraud & Modal Cekak, Izin Usaha BPR Kamadana Dicabut OJK

Terjerat Fraud & Modal Cekak, Izin Usaha BPR Kamadana Dicabut OJK

oleh Stella Gracia
19 Februari 2026 - 10:47

Stabilitas.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin usaha PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Kamadana yang berlokasi di Kintamani,...

Kredit Tumbuh, Likuiditas Terjaga: OJK Ungkap Proyeksi Perbankan 2025

OJK Bidik Praktik Jual Beli Rekening, Nasabah Terancam Masuk Daftar Hitam Perbankan

oleh Stella Gracia
15 Februari 2026 - 16:09

Stabilitas.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperketat pengawasan terhadap fenomena jual beli rekening bank yang marak terjadi di platform media...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Puncak BIK 2025: Ribuan Warga Banyumas Dapat Akses Keuangan Baru dari LJK

    OJK Tunjuk Friderica sebagai ADK Pengganti Ketua dan Wakil Ketua OJK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Scam di Indonesia Tertinggi di Dunia, Capai 274 Ribu Laporan dalam Setahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Akhiri Riwayat BPR Bank Cirebon, Ini Kronologi Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1 Sak Mortar Plester Berapa m²? Simak Cara Hitung dan Keunggulan Semen Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Jejak Panji Irawan, Dirut Bank Mandiri Taspen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Korupsi Pertamina, Riza Chalid Masuk Daftar Buronan Internasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

HPSN 2026: BNI Perkuat Aksi Lingkungan, 423 Kg Sampah Berhasil Diangkut dari Pantai Mertasari

BNI Rayakan Imlek 2577 Kongzili Bersama Nasabah, Perkuat Komitmen Tumbuh Berkelanjutan

OJK Sikat Influencer Saham BVN, Denda Rp5,35 Miliar Akibat Manipulasi Pasar

Bareskrim Bidik TPPU Emas Ilegal Rp992 Triliun, Toko Emas di Jatim Digeledah

Mari Elka Pangestu: Reformasi Bursa Jadi Kunci RI Raih Dana Asing Rp1.118 Triliun

Neraca Pembayaran 2025 Defisit US$7,8 Miliar, Tertekan Outflow Investasi Portofolio

Siap-siap! THR TNI/Polri dan ASN Mulai Disalurkan Minggu Pertama Ramadan

Purbaya Tolak Usulan IMF Naikkan PPh 21, Fokus Jaga Daya Beli Masyarakat

Strategi Pembiayaan APBN: Serapan Lelang SUN Tembus Rp40 Triliun di Tengah Penurunan Bids

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Maybank Indonesia Bidik Potensi Industri Subang Lewat Pembukaan KCP Baru

Maybank Indonesia Bidik Potensi Industri Subang Lewat Pembukaan KCP Baru

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance