• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Senin, Desember 8, 2025
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Info Otoritas

Pasar Modal ASEAN Siap Masuki Fase Baru, ACMF Rilis 11 Prioritas Strategis Lima Tahun ke Depan

oleh Stella Gracia
7 November 2025 - 14:03
19
Dilihat
Pasar Modal ASEAN Siap Masuki Fase Baru, ACMF Rilis 11 Prioritas Strategis Lima Tahun ke Depan
0
Bagikan
19
Dilihat

Stabilitas.id – ASEAN Capital Markets Forum (ACMF) meluncurkan Rencana Aksi 2026–2030 (ACMF Action Plan 2026–2030 / AP 2026) yang menjadi peta jalan pengembangan pasar modal ASEAN lima tahun ke depan. Inisiatif ini diumumkan dalam ACMF International Conference 2025 yang diselenggarakan oleh Securities Commission Malaysia (SC), bertepatan dengan pertemuan ke-43 para Ketua ACMF yang digelar sehari sebelumnya.

AP 2026 dirancang untuk memperkuat integrasi, keberlanjutan, dan daya saing pasar modal kawasan dengan 11 prioritas utama dan 24 inisiatif strategis yang terbagi dalam lima pilar, antara lain; Membangun ACMF yang berkelanjutan, Membangun ASEAN yang tangguh dan berkelanjutan, Mendorong inklusivitas dan pemberdayaan keuangan, Memperkuat integrasi regional dan posisi global, serta Mendorong digitalisasi.

Ketua ACMF 2025, Dato’ Mohammad Faiz Azmi, menegaskan bahwa lima tahun ke depan akan menjadi fase penting bagi transformasi pasar modal ASEAN.

BERITA TERKAIT

OJK, Pemda, dan KPK Bersinergi Bangun Tata Kelola Keuangan yang Berintegritas

Aset Dana Pensiun Tembus Rp1.593 Triliun, OJK Perkuat Reformasi Industri

OJK Dorong Industri Pergadaian yang Sehat, Tangguh, dan Adaptif

Gandeng Kemenimipas, BRI Bangun BLK untuk Warga Binaan di Nusakambangan

“Melalui AP 2026, kami membangun fondasi untuk kawasan yang lebih terhubung, kredibel, dan kompetitif. Tujuannya tidak hanya menarik modal global, tetapi juga menyalurkannya ke arah pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Konferensi internasional tersebut dibuka oleh Menteri Keuangan II Malaysia, Datuk Seri Amir Hamzah Azizan, dan dihadiri oleh regulator, pelaku industri, serta pembuat kebijakan dari 11 negara anggota ASEAN.

Diskusi berfokus pada berbagai isu strategis seperti pembiayaan lintas batas, transisi iklim, pengembangan pasar karbon sukarela, serta pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam pengawasan pasar modal.

Sejumlah publikasi penting turut diluncurkan, di antaranya: ASEAN Simplified ESG Disclosure Guide (ASEAN SEDG) versi 2 bagi UMKM dalam rantai pasok, White Paper “Mitigation Co-benefit and Adaptation for Resilience (mARs)” hasil kolaborasi dengan UNEP FI dan SFIA, ASEAN Voluntary Carbon Market (VCM) Development Plan dan panduan ASEAN VCM bersama Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA), serta ASEAN Taxonomy for Sustainable Finance versi 4, yang melengkapi standar teknis untuk seluruh sektor fokus dan sektor pendukung.

Dalam pertemuan ke-43, para regulator juga membahas kerja sama dalam Asia Green Transformation (GX) Consortium, kolaborasi dengan International Sustainability Standards Board (ISSB) terkait standar pengungkapan keberlanjutan IFRS, serta penguatan kerangka ASEAN Collective Investment Scheme (CIS).

Selain itu, ACMF menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan ERIA untuk memperkuat riset, kebijakan, dan pembangunan kapasitas di bidang keuangan berkelanjutan, integrasi pasar, dan digitalisasi.

Pertemuan ditutup dengan serah terima kursi kepemimpinan ACMF dari Securities Commission Malaysia kepada Securities and Exchange Commission (SEC) Filipina. “Sinergi lintas negara ASEAN menjadi fondasi penting untuk memperkuat ketahanan ekonomi kawasan di tengah dinamika global,” tegas Dato’ Faiz. ***

Tags: ACMFAction Plan 2026–2030ASEAN Capital Markets ForumASEAN integrationASEAN VCMcarbon marketDato Mohammad Faiz Azmidigitalisasi pasar modalEkonomi BerkelanjutanERIAESG ASEANISSBSecurities Commission Malaysiasustainable finance
 
 
 
 
Sebelumnya

Likuiditas Valas Terjaga, Cadangan Devisa RI Tembus USD149,9 Miliar

Selanjutnya

Maybank Indonesia Bidik Potensi Industri Subang Lewat Pembukaan KCP Baru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Lewat Dialog Akhir Tahun, OJK Tekankan Penguatan UMKM, KPR, dan Digitalisasi Keuangan

Lewat Dialog Akhir Tahun, OJK Tekankan Penguatan UMKM, KPR, dan Digitalisasi Keuangan

oleh Stella Gracia
8 Desember 2025 - 10:16

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan pentingnya penguatan peran industri jasa keuangan dalam mendukung program prioritas pemerintah. Pesan itu...

POJK Baru Sederhanakan Regulasi Pergadaian, Akses Pembiayaan Masyarakat Diperluas

POJK Baru Sederhanakan Regulasi Pergadaian, Akses Pembiayaan Masyarakat Diperluas

oleh Stella Gracia
8 Desember 2025 - 10:03

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui penyederhanaan regulasi industri pergadaian. Langkah ini diwujudkan lewat penerbitan...

OJK Temukan 47 Kredit Bermasalah, Direksi Bankaltimtara Terjerat Dugaan Pidana Perbankan

oleh Stella Gracia
8 Desember 2025 - 07:51

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan telah merampungkan penyidikan dugaan tindak pidana perbankan yang melibatkan Direksi/Pemimpin PT BPD Kalimantan Timur...

Penjaminan Polis LPS : Sabuk Pengaman Industri Asuransi yang Lama Tertekan

Penjaminan Polis LPS : Sabuk Pengaman Industri Asuransi yang Lama Tertekan

oleh Sandy Romualdus
6 Desember 2025 - 17:18

Stabilitas.id - Di tengah tantangan meningkatkan kembali kepercayaan masyarakat terhadap industri asuransi, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mulai menapaki peran barunya:...

Kasus Penggelapan Premi 2018–2022 Tuntas Disidik, Dua Tersangka Diserahkan OJK ke Jaksa

Kasus Penggelapan Premi 2018–2022 Tuntas Disidik, Dua Tersangka Diserahkan OJK ke Jaksa

oleh Stella Gracia
5 Desember 2025 - 09:35

Stabilitas.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi melimpahkan tersangka dan barang bukti perkara tindak pidana perasuransian berupa penggelapan premi asuransi...

Survei Orientasi Bisnis Perbankan OJK: Optimisme Industri Perbankan Hadapi Risiko Ekonomi Global

OJK Perketat Aturan Perdagangan Aset Digital dan Derivatif Kripto Lewat POJK 23/2025

oleh Stella Gracia
5 Desember 2025 - 09:29

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan POJK Nomor 23 Tahun 2025 yang mengubah POJK Nomor 27 Tahun 2024...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Kasus Scam di Indonesia Tertinggi di Dunia, Capai 274 Ribu Laporan dalam Setahun

    Kasus Scam di Indonesia Tertinggi di Dunia, Capai 274 Ribu Laporan dalam Setahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • WIKA Umumkan Gagal Bayar Surat Utang Jumbo Rp4,64 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 50 Tahun Summarecon: Membangun Kota, Merawat Ingatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 106 Perusahaan Asuransi Raih Predikat Market Leaders 2025 Versi Media Asuransi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga BBM Oktober 2025: Pertamina Naikkan Dexlite dan Pertamina Dex, Subsidi Tetap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ratusan Pinjol Ilegal Dibongkar, Satgas PASTI Soroti Modus Penipuan AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

BNI Perkuat Pemberdayaan Disabilitas Lewat Dukungan Usaha dan Program UMKM Inklusif

Lewat Dialog Akhir Tahun, OJK Tekankan Penguatan UMKM, KPR, dan Digitalisasi Keuangan

Dorong Aksi Hijau, BRI Lanjutkan Komitmen ESG Lewat Penanaman Pohon Produktif

POJK Baru Sederhanakan Regulasi Pergadaian, Akses Pembiayaan Masyarakat Diperluas

Anak usaha BRI Group Catat Laba Rp8,2 Triliun, Kontribusi ke Induk Capai 19,9%

OJK Temukan 47 Kredit Bermasalah, Direksi Bankaltimtara Terjerat Dugaan Pidana Perbankan

“Timur” Resmi Tayang Perdana, BNI Bawa Angin Segar Film Laga Nasional Bersama Iko Uwais

Penjaminan Polis LPS : Sabuk Pengaman Industri Asuransi yang Lama Tertekan

Buah Gotong Royong Baru: Saat 16.000 Mangrove Menjadi Jejak Kolaborasi Blibli Tiket Action

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Maybank Indonesia Bidik Potensi Industri Subang Lewat Pembukaan KCP Baru

Maybank Indonesia Bidik Potensi Industri Subang Lewat Pembukaan KCP Baru

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance