• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Selasa, September 22, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Info Otoritas

RGS 2026 : Kunci Menarik Investor Adalah Kepastian Hukum dan GRC yang Kredibel

oleh Sandy Romualdus
14 Juli 2026 - 15:10
22
Dilihat
RGS 2026 : Kunci Menarik Investor Adalah Kepastian Hukum dan GRC yang Kredibel
0
Bagikan
22
Dilihat

OJK menggelar Risk and Governance Summit (RGS) 2026 untuk memperkuat tata kelola (GRC) dan manajemen risiko nasional di tengah ancaman siber dan penyalahgunaan AI

Stabilitas.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat penerapan tata kelola (governance), manajemen risiko, dan budaya integritas di sektor jasa keuangan. Langkah ini dinilai krusial sebagai fondasi dalam membangun industri keuangan yang tangguh, adaptif, dan berdaya saing guna menyokong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

  • Baca juga: Tantangan Ganda Himbara: OJK Soroti Transmisi Bunga Kredit dan Risiko Pembiayaan Megaproyek Pemerintah

Komitmen tersebut ditegaskan dalam pergelaran Risk and Governance Summit (RGS) 2026 dengan tema “Future-ready Governance for Sustainable Growth and National Prosperity” yang berlangsung di Jakarta, Selasa (14/7/2026).

Anggota Dewan Komisioner OJK, Sophia Wattimena, mengungkapkan bahwa keberhasilan pembangunan nasional sangat bergantung pada kualitas tata kelola yang mampu menerjemahkan setiap kebijakan menjadi hasil yang nyata bagi masyarakat.

BERITA TERKAIT

Tantangan Ganda Himbara: OJK Soroti Transmisi Bunga Kredit dan Risiko Pembiayaan Megaproyek Pemerintah

Krisis Modal dan Likuiditas Tak Tertolong, OJK Resmi Cabut Izin Usaha BPR Pasarraya Kuta Bali

Ambil Alih Wewenang Bappebti, OJK Terbitkan Dua POJK Bursa Mineral dan Komoditas Strategis

OJK Pacu Sustainable Finance: Siasat Berantas Greenwashing dan Rebut Pasar Karbon Asia

Saat ini, lanskap risiko global berkembang sangat cepat dan makin kompleks. Organisasi dituntut untuk tidak hanya bertahan, melainkan proaktif mengantisipasi berbagai disrupsi baru.

Beberapa tantangan risiko utama yang disoroti meliputi:

  • Ancaman dan serangan siber (cyber risks).

  • Penyalahgunaan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI).

  • Ketidakpastian geopolitik global dan gangguan rantai pasok.

  • Perubahan regulasi serta dampak perubahan iklim (climate change).

    • Baca juga: Krisis Modal dan Likuiditas Tak Tertolong, OJK Resmi Cabut Izin Usaha BPR Pasarraya Kuta Bali

Menurut Sophia, kerangka kerja Governance, Risk, and Compliance (GRC) kini telah bertransformasi menjadi pilar utama ketahanan organisasi, bukan lagi sekadar instrumen pemenuhan kepatuhan (compliance) administratif.

“Penguatan GRC ini juga sejalan dengan Asta Cita ketujuh Pemerintah yang menitikberatkan pada penguatan reformasi birokrasi, pencegahan dan pemberantasan korupsi, serta penerapan tata kelola pemerintahan yang baik,” jelas Sophia.

Future-Ready Governance

Dukungan senada disampaikan oleh Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN, Ferry Irawan, yang hadir mewakili Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Ferry menegaskan bahwa tata kelola yang kokoh merupakan modal utama untuk meningkatkan nilai tawar Indonesia di mata global.

“Tata kelola yang baik bukan sekadar masalah kepatuhan, tetapi fondasi yang memperkuat kredibilitas kelembagaan, memberikan kepastian bagi pelaku usaha dan investor, serta pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” kata Ferry.

Ia menambahkan, konsep future-ready governance mewajibkan institusi untuk tanggap mendeteksi potensi risiko sebelum berkembang menjadi krisis makro, terutama di tengah volatilitas pasar keuangan global saat ini.

Dari sisi teknologi, Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital, Edwin Hidayat Abdullah (mewakili Menkomdigi), mengingatkan bahwa pemanfaatan teknologi digital harus ditempatkan sebagai pendorong produktivitas masyarakat, bukan tujuan akhir. Edwin menilai tata kelola yang baik tidak akan membatasi ruang inovasi, melainkan justru memberikan rasa aman bagi pelaku industri untuk terus berkreasi secara berkelanjutan.

Inovasi Generasi Muda

RGS 2026 yang diselenggarakan secara hybrid ini berhasil menarik atensi luas dengan diikuti oleh lebih dari 20.000 peserta secara daring dan luring. Forum ini menghadirkan diskusi mendalam bersama para pakar GRC global dan domestik, termasuk perwakilan dari Meta, Danantara Indonesia, Bank CIMB Niaga, University of Antwerp, UNOPS, Orbis Business School, BCA, dan Bank BTN.

  • Baca juga: Ambil Alih Wewenang Bappebti, OJK Terbitkan Dua POJK Bursa Mineral dan Komoditas Strategis

Sebagai bagian dari kampanye edukatif untuk generasi muda, OJK juga menggelar Innovation Paper Competition Volume 2 dengan tema “Building Digital Trust and Ethical Governance for Indonesia’s Future”. Kompetisi riset ilmiah ini sukses menjaring 408 karya dari 135 perguruan tinggi di seluruh Indonesia, menunjukkan tingginya kepedulian akademisi muda terhadap masa depan tata kelola digital tanah air.***

Tags: #GRC#Manajemen Risikokecerdasan artifisialojkRisiko SiberRisk and Governance Summit 2026Sophia WattimenaTata Kelola Perusahaan
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Tembus Rp 159,8 Triliun, Penyaluran KUR Hingga Juli 2026 Jangkau 2,5 Juta Debitur

Selanjutnya

Perangi Scam dan Judol, OJK Bersama Komdigi dan Perbankan Sepakat Putus Aliran Dana

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Asing Borong SBN Rp15,3 Triliun, Penghimpunan Dana Pasar Modal Tembus Rp128,8 Triliun

Aturan Main Demutualisasi Terbit, OJK Larang Keras Kepemilikan Mayoritas Saham BEI

oleh Sandy Romualdus
21 September 2026 - 12:27

OJK merilis POJK 13 Tahun 2026 sebagai landasan demutualisasi bursa. Aturan ini membatasi kepemilikan saham maksimal 5% tanpa izin khusus...

Aturan Main POJK Segera Terbit, Kepemilikan Saham Mayoritas BEI Wajib Lewati Skrining Ketat OJK

Aturan Main POJK Segera Terbit, Kepemilikan Saham Mayoritas BEI Wajib Lewati Skrining Ketat OJK

oleh Sandy Romualdus
21 September 2026 - 12:20

Bursa Efek Indonesia (BEI) menyiapkan skema right issue dalam proses demutualisasi. Danantara membidik 40% saham bursa seraya menunggu restu dan...

Krisis Modal dan Likuiditas Tak Tertolong, OJK Resmi Cabut Izin Usaha BPR Pasarraya Kuta Bali

Krisis Modal dan Likuiditas Tak Tertolong, OJK Resmi Cabut Izin Usaha BPR Pasarraya Kuta Bali

oleh Stella Gracia
21 September 2026 - 08:34

OJK resmi mencabut izin usaha PT BPR Pasarraya Kuta Bali pada 17 September 2026 akibat kegagalan pemegang saham dalam menyelesaikan...

Rotasi Strategis BI: Destry Damayanti Tunjuk Mal Isnaini Nakhodai Kebijakan Makroprudensial

Transaksi QRIS Tembus Rp600 Triliun, BI Soroti Kesenjangan Literasi dan Darurat Anti-Scam

oleh Stella Gracia
21 September 2026 - 08:33

Menghadapi risiko kejahatan digital, Bank Indonesia menggandeng institusi global untuk memperkuat tata kelola, perlindungan konsumen, dan integrasi penanganan anti-scam. Stabilitas.id...

Kontestasi Seleksi Komisioner OJK

Ambil Alih Wewenang Bappebti, OJK Terbitkan Dua POJK Bursa Mineral dan Komoditas Strategis

oleh Sandy Romualdus
21 September 2026 - 08:26

OJK resmi menerbitkan dua POJK untuk mengambil alih wewenang pengaturan dan pengawasan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) dari Bappebti...

Rotasi Strategis BI: Destry Damayanti Tunjuk Mal Isnaini Nakhodai Kebijakan Makroprudensial

Rotasi Strategis BI: Destry Damayanti Tunjuk Mal Isnaini Nakhodai Kebijakan Makroprudensial

oleh Stella Gracia
21 September 2026 - 08:00

Gubernur BI Destry Damayanti melantik Mal Isnaini S. Meyyanti sebagai Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial demi memperkuat tata kelola dan stabilitas...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Desak Bank KBMI 1 Konsolidasi, Buka Opsi Merger Demi Penuhi Free Float 15%

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Aturan Main Demutualisasi Terbit, OJK Larang Keras Kepemilikan Mayoritas Saham BEI

Aturan Main POJK Segera Terbit, Kepemilikan Saham Mayoritas BEI Wajib Lewati Skrining Ketat OJK

IHSG Sesi I Tertekan ke Level 6.439, Aksi Jual Asing dan Sentimen Suku Bunga Jadi Pemicu

Tantangan Ganda Himbara: OJK Soroti Transmisi Bunga Kredit dan Risiko Pembiayaan Megaproyek Pemerintah

Kompak Kerek Harga, BBM Non-Subsidi Pertamina dan Swasta Kompak Tembus Rekor Baru

Konsisten Terapkan ESG, SIG Jaga Profitabilitas Lewat Praktik Tata Kelola Standar ACGS

Kinerja Semester I 2026 Mengkilap, KB Bank Catat Pertumbuhan Aset Menjadi Rp86,11 Triliun

Krisis Modal dan Likuiditas Tak Tertolong, OJK Resmi Cabut Izin Usaha BPR Pasarraya Kuta Bali

Transaksi QRIS Tembus Rp600 Triliun, BI Soroti Kesenjangan Literasi dan Darurat Anti-Scam

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
Perangi Scam dan Judol, OJK Bersama Komdigi dan Perbankan Sepakat Putus Aliran Dana

Perangi Scam dan Judol, OJK Bersama Komdigi dan Perbankan Sepakat Putus Aliran Dana

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance