• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Sabtu, Oktober 17, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Finance

Semangat Menabung dari Tapal Batas Selatan Nusantara

by Sandy Romualdus
19 Agustus 2026 - 16:05
24
VIEWS
Semangat Menabung dari Tapal Batas Selatan Nusantara
0
SHARES
24
VIEWS

OJK menggelar Puncak HIM 2026 di Rote Ndao NTT. Duta Literasi OJK mengedukasi pelajar SMA soal perencanaan keuangan dan bahaya judi online, diiringi pemecahan rekor MURI 220.194 rekening SimPel.

Stabilitas.id – Di SMA Negeri 1 Rote Selatan, riuh rendah suara para siswa memecah keheningan pulau paling selatan Nusantara, Rabu (19/8/2026). Hari itu, harapan baru ditiupkan dari Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT): mengajarkan anak-anak di tapal batas untuk berani merajut masa depan lewat selembar buku tabungan.

  • Baca juga: Lebih dari Sekadar Modal, KUR BRI Dorong Toko Grosir Fitriani Ciptakan Lapangan Kerja di Pesawaran

Puncak Hari Indonesia Menabung (HIM) 2026 yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTT bersama Pemerintah Provinsi NTT, Pemkab Rote Ndao, Bank NTT, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan berbagai pemangku kepentingan ini bukan sekadar seremoni finansial. Dari bumi Rote, gerakan ini menjadi ikhtiar meretas keterbatasan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Langkah edukasi ini hadir di tengah naiknya indeks literasi keuangan nasional. Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026, indeks literasi keuangan nasional tercatat sebesar 69,57 persen, menguat dari posisi 66,64 persen pada 2025. Adapun inklusi keuangan nasional menyentuh 93,61 persen. Sementara itu, Provinsi NTT membukukan indeks literasi keuangan 67,71 persen dan inklusi keuangan 92,78 persen.

BERITA TERKAIT

Lebih dari Sekadar Modal, KUR BRI Dorong Toko Grosir Fitriani Ciptakan Lapangan Kerja di Pesawaran

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

Kredit Petani Rumput Laut Sumba Timur Cetak NPL 0 Persen: Bank NTT Raih Apresiasi dari ILO

Tembus 2.200 Transaksi Sebulan: Agen BRILink di Lampung Selatan Dekatkan Layanan Bank ke Pelosok

Meski akses perbankan kian terbuka lebar, tingkat pemahaman masyarakat dalam mengelola risiko keuangan di lapangan masih terus diuji.

Menembus Jarak, Menjaga Keberlanjutan

Melalui sambungan virtual, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengingatkan bahwa kesetaraan akses harus menjangkau seluruh pelosok, termasuk wilayah yang tengah diuji bencana.

“Anak-anak kita, di mana pun mereka tinggal, di seluruh NTT, di setiap sudut, termasuk di Pulau Flores yang sedang terdampak musibah gempa bumi, harus memperoleh kesempatan yang sama untuk mengenal, memiliki, dan memanfaatkan layanan keuangan formal sejak dini,” tutur Melki.

Pesan tersebut mewujud nyata. Sebanyak 220.194 rekening Simpanan Pelajar (SimPel) resmi dibuka secara serentak di 22 kabupaten/kota se-NTT, melampaui target awal 208.000 rekening. Capaian ini memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) pembukaan rekening SimPel serentak terbanyak yang sebelumnya bertahan selama satu dekade.

Namun, Melki menegaskan bahwa rekor MURI ini bukanlah garis akhir dari Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR).

“Rekor ini bukan tujuan akhir. Rekor ini adalah penanda bahwa kita mampu bergerak bersama dalam skala besar. Rekor selesai, tapi jauh lebih penting adalah membuat rekening-rekening tersebut tetap aktif, anak-anak kita terus menabung, dan program ini kita bangun melalui pendampingan yang berkelanjutan,” kata Melki.

Guna menjaga keberlanjutan program, Pemprov NTT resmi meluncurkan Surat Edaran Gubernur tentang Program KEJAR sebagai landasan penguatan koordinasi antara pemerintah daerah, sekolah, perbankan, dan orang tua.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menyambut hangat kepercayaan yang diberikan ke daerahnya sebagai tuan rumah. Bagi warga Rote, batas geografis bukanlah penghalang untuk bertumbuh.

“Walaupun berada di ujung selatan Indonesia, kami percaya sebuah daerah tidak pernah benar-benar berada di ujung apabila hati dan semangat kita selalu terhubung dengan daerah lain,” ucap Paulus.

Dukungan serupa ditegaskan Direktur Utama Bank NTT Charlie Paulus. Menurutnya, mempersiapkan masa depan harus dimulai dari melatih kedisiplinan sejak usia sekolah.

“Hari ini, dari titik paling selatan Indonesia, kita harus berbangga bahwa NTT mencetak satu rekor baru untuk kegiatan menabung yang paling banyak. Ini hal yang sangat membanggakan dan saya berpikir mungkin inilah awal dari kebangkitan kita di NTT untuk menyongsong satu masa depan yang lebih baik,” ujar Charlie.

Navigasi Sampan Keuangan dan Simulasi Budgeting

Di tengah suasana dialog yang hangat di SMA Negeri 1 Rote Selatan, Duta Literasi Keuangan OJK yang juga Redaktur Majalah Stabilitas dari Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI), Romualdus San Udika, mengajak para siswa memahami dunia finansial lewat analogi yang dekat dengan keseharian masyarakat pesisir.

Ia mengibaratkan uang jajan seperti sampan yang digunakan untuk melaut. Jika perahu mengalami kebocoran kecil namun terus dipaksakan berlayar tanpa diperbaiki, perahu itu lambat laun akan tenggelam.

“Sama dengan kapal atau sampan yang bocor halus. Kalau kita paksa jalan, kita akan karam di lautan. Itu sama dengan kita punya uang jajan. Kalau kita tidak rencanakan dengan baik, maka dia akan bocor halus,” kata Sandy, demikian dia disapa.

  • Baca juga: Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

Di hadapan para pelajar, Sandy membedah simulasi pengelolaan uang jajan sederhana. Dari alokasi nominal Rp100.000 per minggu, ia memperkenalkan rumus proporsi kebutuhan:

  • 50% Kebutuhan (Rp50.000): Alokasi untuk ongkos transportasi menuju sekolah serta pemenuhan alat tulis atau fotokopi tugas.
  • 30% Keinginan (Rp30.000): Alokasi untuk kebutuhan sosial, jajanan harian, atau paket data.
  • 20% Tabungan (Rp20.000): Disisihkan secara disiplin di awal menerima uang jajan untuk dimasukkan ke rekening SimPel.

“Jadi prinsipnya begini Adik-adik, ketika dapat uang bulanan atau mingguan, langsung sisihkan di awal. Jangan tunggu sisa. Kalau hari-hari dapat Rp50.000, langsung sisihkan Rp20.000 untuk simpanan. Kalau disisihkan rutin, dalam satu semester bisa terkumpul Rp480.000 untuk beli sepatu sekolah baru tanpa beban orang tua,” ujarnya.

Ia menekankan agar tabungan yang ada di SimPel tidak ditarik kembali secara konsumtif atau digunakan oleh pihak lain untuk kebutuhan di luar pendidikan.

“Jangan cuma tabungan hari ini, besok uang sudah habis ditarik semua. Kalau tidak, Bapaknya ambil buat beli rokok, atau Mamanya ambil buat beli apa. Kalau bisa kita saling mendukung program yang bagus ini, menabung dari angka yang kecil,” tuturnya.

Edukasi langsung ini memberi impresi mendalam bagi para siswa, salah satunya Sidensi Miangada, siswi kelas 10B SMA Negeri 1 Rote Selatan. Ia mengaku biasa membawa uang saku Rp5.000 ke sekolah dan habis untuk berbelanja di kantin.

“Tadi dijelaskan bagaimana kalau kita dapat uang Rp50.000, kita bisa membagi 20 persen sebagai simpanan. Saya jadi paham untuk lebih mementingkan kebutuhan daripada sekadar keinginan,” ungkap Sidensi.

Meretas Risiko Digital dan Tugas Perlindungan OJK

Tak sekadar mengajarkan manajemen uang jajan, Sandy juga memperingatkan para pelajar akan bahaya kejahatan finansial digital yang kian marak mengincar kelompok usia muda. Ia menyoroti pembelian kuota game online yang berlebihan, jerat judi daring, modus penipuan “titip dana” melalui aplikasi pesan singkat, hingga tawaran kerja paruh waktu palsu.

Guna membentengi para siswa, ia memaparkan landasan hukum dan fungsi OJK sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011.

“Otoritas Jasa Keuangan berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 dibentuk dengan tiga fungsi utama: mengatur, mengawasi, dan melindungi. Melindungi konsumen dan masyarakat ini sangat penting,” kata Sandy.

Ia mengingatkan bahwa langkah perlindungan tersebut kian krusial karena pelajar SMA merupakan calon nasabah masa depan yang harus dibekali kecakapan keuangan sebelum memasuki jenjang perguruan tinggi maupun dunia kerja.

Dalam kesempatan yang sama, Plt Kepala OJK Provinsi NTT Yan Jimmy Hendrik Simarmata menegaskan kembali bahwa literasi dan inklusi harus berjalan seiring agar masyarakat tidak hanya memiliki akses, tetapi juga memahami manfaat, risiko, serta hak dan kewajibannya.

“Menabung bukan sekadar menyimpan uang, tetapi merupakan bagian dari proses membangun kebiasaan keuangan yang sehat, mulai dari menentukan prioritas, merencanakan kebutuhan, hingga mengambil keputusan keuangan secara bijak,” ujar Jimmy.

Upaya perlindungan masyarakat dari entitas keuangan ilegal juga terus diperketat secara nasional. Melalui Satgas PASTI, OJK telah memberantas lebih dari 13.000 entitas keuangan ilegal, yang terdiri dari lebih dari 11.000 pinjaman online ilegal dan 1.800 investasi bodong.

Untuk menghindari kerugian, para pelajar diimbau memegang teguh jurus “2L” OJK, yaitu Legal (memastikan lembaga keuangan memiliki izin resmi OJK) dan Logis (rasionalitas imbal hasil yang ditawarkan).

Aksi Nyata dan Optimalisasi Ekonomi Desa

Selain penguatan Program KEJAR, Puncak HIM 2026 di Rote Ndao dirangkaikan dengan penyerahan simbolis buku rekening SimPel, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku usaha, serta optimalisasi Program One Village One Agent (OVOA).

  • Baca juga: Kredit Petani Rumput Laut Sumba Timur Cetak NPL 0 Persen: Bank NTT Raih Apresiasi dari ILO

Melalui OVOA, Agen Laku Pandai diperkuat di tingkat perdesaan untuk mendekatkan akses transaksi perbankan tanpa harus membangun kantor cabang fisik. Program ini diselaraskan dengan strategi pembangunan ekonomi Pemprov NTT melalui One Village One Product (OVOP), One School One Product (OSOP), dan One Community One Product (OCOP).

Seluruh rangkaian acara ditutup dengan sesi edukasi kolaboratif dari OJK, LPS, dan Bank NTT mengenai pengenalan produk perbankan, kewaspadaan aktivitas keuangan ilegal, hingga peran LPS dalam menjamin simpanan masyarakat. Dari titik terselatan Indonesia, sebuah langkah awal telah diayunkan: menuntun generasi muda mengemudikan “sampan” keuangan mereka secara mandiri dan bijak demi menyongsong masa depan. ***
Tags: Bank NTTDuta Literasi Keuangan OJKHari Indonesia Menabung 2026inklusi keuanganLiterasi Keuangan NTTliterasi keuangan pelajarMajalah Stabilitas LPPIOJK NTTOVOA Laku PandaiProgram KEJARRekor MURI SimPelRomualdus San UdikaRote Ndao NTTSatgas PASTI OJKSimpanan PelajarYan Jimmy Hendrik Simarmata
 
 
 
 
 
Previous Post

Manfaatkan Karirhub, BSI dan Kemnaker Akselerasi Penyerapan Tenaga Kerja Digital

Next Post

Jaga Stabilitas Rupiah dari Gejolak Global, Bank Indonesia Tahan BI-Rate di Level 5,75%

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 21:02

BNI menyabet peringkat keempat Top 10 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026 berkat penguatan kanal digital wondr...

Porsi Kredit Produktif Tembus 62 Persen: Bank BPD Bali Salurkan Pembiayaan UMKM Rp14,15 Triliun

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

by Sandy Romualdus
16 Oktober 2026 - 20:36

Bank BPD Bali meraup laba Rp1 triliun dan menyalurkan kredit UMKM Rp14,43 triliun per kuartal III/2026 dengan NPL Gross terjaga...

Bicara di Forum IMF-World Bank: Wadirut Bank BSN Dorong Integrasi Pasar Syariah ASEAN

Bicara di Forum IMF-World Bank: Wadirut Bank BSN Dorong Integrasi Pasar Syariah ASEAN

by Sandy Romualdus
15 Oktober 2026 - 15:56

Wadirut Bank BSN Arga M. Nugraha menyerukan integrasi pasar keuangan syariah ASEAN guna melayani 250 juta umat Muslim di forum...

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

Lebih dari Sekadar Modal, KUR BRI Dorong Toko Grosir Fitriani Ciptakan Lapangan Kerja di Pesawaran

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 11:48

Berkat pembiayaan KUR BRI, Fitriani berhasil kembangkan kios kecil di Pesawaran jadi toko grosir sembako dan buka lapangan kerja warga...

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 09:49

Shifa Celluler di Binjai Utara jadi ujung tombak inklusi dan literasi keuangan BRI, layani 4.500 transaksi bulanan serta dampingi nasabah...

Porsi Kredit Produktif Tembus 62 Persen: Bank BPD Bali Salurkan Pembiayaan UMKM Rp14,15 Triliun

Apresiasi Layanan Pensiun Prima: Dirut Bank BPD Bali Nyoman Sudharma Tegaskan Komitmen Sinergi Digital

by Sandy Romualdus
14 Oktober 2026 - 20:31

Bank BPD Bali meraih predikat Terbaik II Mitra Kerja Pembayaran Pensiun dari PT Taspen dan Ditjen Perbendaharaan atas layanan prima...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Filosofi Bahtera di Atas Laut, Pemprov DKI Resmikan Masjid Apung An-Nur di Pantai Ancol

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Jaga Stabilitas Rupiah dari Gejolak Global, Bank Indonesia Tahan BI-Rate di Level 5,75%

Jaga Stabilitas Rupiah dari Gejolak Global, Bank Indonesia Tahan BI-Rate di Level 5,75%

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance